Theo Hernandez Sudah Sering Rugikan Milan, Kenapa Tak Ada yang Menegurnya?
Afdholud Dzikry | 19 Februari 2025 09:14
Bola.net - AC Milan harus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 1-2 dari Feyenoord. Kekalahan pahit ini terjadi setelah pertandingan leg kedua babak play-off 16 besar UCL yang berakhir imbang 1-1 di San Siro, Rabu (19/2/2025) dini hari WIB.
Setelah pertandingan Milan vs Feyenoord ini, sorotan tajam justru tertuju pada kartu merah yang diterima Theo Hernandez. Kejadian ini memicu kritik pedas dari Zvonimir Boban, legenda Rossoneri, yang menilai sikap Hernandez tidak layak dan harus segera diperbaiki.
Pertandingan tersebut menjadi saksi bisu bagaimana satu kartu merah dapat mengubah jalannya pertandingan dan menghancurkan asa sebuah tim besar. AC Milan, yang sebelumnya berambisi melaju ke babak selanjutnya, harus gigit jari karena ulah Hernandez.
Bukan hanya kerugian teknis di lapangan, kartu merah ini juga menimbulkan pertanyaan besar tentang profesionalisme dan mentalitas seorang pemain yang seharusnya menjadi contoh bagi tim.
Kritikan Boban terhadap Hernandez bukan tanpa alasan. Boban, yang kini menjadi analis sepak bola di Sky Sport Italia, mengungkapkan kekecewaannya atas perilaku Hernandez yang sudah berlangsung lama.
"Dia sudah melakukan ini selama bertahun-tahun, saya heran mengapa tidak ada yang menegurnya atau memperbaiki sikapnya," tegas Boban.
Kartu Merah Mematikan Harapan Milan

Kartu merah Hernandez bermula dari kartu kuning pertama yang ia terima karena pelanggaran di tengah lapangan. Pelanggaran yang sebenarnya tidak perlu ini sudah cukup membuatnya absen di pertandingan berikutnya, namun ia justru kembali melakukan kesalahan fatal.
Setelah kartu kuning pertama, Hernandez melakukan aksi yang dianggap sebagai diving di kotak penalti. Ia jatuh tanpa ada kontak dari pemain Feyenoord, Givairo Read, dan wasit pun langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
"Kartu kuning kedua itu sangat tidak masuk akal. Ini adalah tindakan yang tidak layak dan tidak sportif. Anda tidak seharusnya melakukan hal seperti itu," ujarnya.
"Sejak awal musim, kami melihat sosok Theo yang berbeda dari pemain yang kami kenal. Dia seolah tidak berusaha," kata Boban.
Boban Soroti Moralitas dan Profesionalisme Hernandez

Boban tidak hanya mengkritik tindakan Hernandez di lapangan, tetapi juga menyoroti aspek moralitas dan profesionalisme dalam sepak bola. Menurutnya, diving yang dilakukan Hernandez merupakan kesalahan serius.
"Secara moral, ini adalah kesalahan serius. Mengapa melakukan simulasi seperti itu? Dia seorang bek, seharusnya ia bisa maju dengan cepat, memiliki fisik yang baik. Ayo, tidak perlu jatuh seperti itu…" sindir Boban.
Boban menekankan pentingnya sikap sportif dan profesionalisme bagi seorang pemain sepak bola. Sebagai pemain berpengalaman dan mantan Direktur AC Milan, Boban memiliki pandangan yang luas mengenai hal ini. Ia berharap Hernandez dapat mengambil pelajaran berharga dari kejadian ini dan memperbaiki sikapnya.
Dampak Kartu Merah bagi Masa Depan Hernandez di AC Milan
Perilaku yang tidak konsisten dan kurangnya disiplin dapat menjadi pertimbangan serius bagi manajemen klub dalam negosiasi perpanjangan kontraknya. Boban secara gamblang menyatakan bahwa jika Hernandez tidak segera memperbaiki sikapnya, akan ada konsekuensi serius bagi kariernya di Milan.
"Ini bukan kali pertama pemain Prancis ini dikritik karena sikapnya. Jika tidak segera diperbaiki, bisa jadi akan ada konsekuensi serius bagi kariernya di Milan," tutup Boban.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Kartu Merah Hernandez: Mimpi AC Milan di Liga Champions Kandas di San Siro
- Rapor Pemain AC Milan saat Disingkirkan Feyenoord: Thiaw Bersinar, Hernandez Rugikan Tim
- Kartu Merah Theo Hernandez: Awal Petaka AC Milan di Liga Champions
- Hasil Liga Champions Tadi Malam: AC Milan Tersingkir, Bayern Lolos
- Kapan Terakhir Kali AC Milan Juara Liga Champions?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









