Toni Kroos Kembali, 5 Alasan Real Madrid Bakal Singkirkan PSG dari Liga Champions
Asad Arifin | 9 Maret 2022 15:44
Bola.net - Real Madrid tertinggal agregat 1-0 dari PSG di babak 16 Besar Liga Champions. Real Madrid punya peluang untuk membalikkan kedudukan pada leg kedua di Bernabeu pada Kamis (10/3/2022) dini hari WIB.
Madrid kalah 0-1 pada leg pertama. Kiper Thibaut Courtois sempat menepis penalti Lionel Messi di menit 62, tapi Madrid akhirnya menyerah setelah Kylian Mbappe mencetak gol di menit 90+4.
Madrid memenangi tiga laga terakhirnya di semua kompetisi. Madrid juga tak terkalahkan dalam 13 laga kandang terakhir. Peluang Real Madrid untuk menang atas PSG dan melaju ke babak perempat final cukup besar.
Pada babak knock-out, tidak ada lagi aturan gol tandang. Jadi, Madrid perlu kemenangan dengan selisih dua gol untuk menyingkirkan PSG dari Liga Champions dan berikut adalah lima alasannya. Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Toni Kroos Kembali

Toni Kroos sudah berlatih lagi sejak Senin (7/3/2022) dan keputusan final apakah dia bisa bermain atau tidak dibuat pada Selasa waktu setempat. Seandainya ia harus absen, Real Madrid akan kehilangan pemain yang bisa mendikte tempo permainan di lini tengah.
Sementara itu, Casemiro akan absen karena hukuman akumulasi kartu, yang artinya Eduardo Camavinga dan Fede Valverde bisa menjadi starter di lini tengah bersama Luka Modric.
Toni Kroos kemungkinan besar bakal dimainkan karena pentingnya duel melawan PSG. Dengan Kroos di lini tengah, peluang Madrid untuk menang atas PSG mungkin akan menjadi lebih besar.
Tetap Kuat di Kiri

Ferland Mendy tidak akan ada dalam daftar pemain yang dipersiapkan oleh Carlo Ancelotti saat menjamu PSG. Sebab, pemain asal Prancis itu harus menjalani hukuman akumulasi kartu.
Pelatih asal Italia itu telah memutuskan tidak akan memindahkan David Alaba ke posisi bek kiri dalam susunan pemain Real Madrid dalam laga kali ini. Alaba akan bermain untuk peran bek tengah.
Artinya akan ada pilihan antara Nacho Fernandez atau Marcelo yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh pemain asal Prancis itu. Marcelo atau Nacho adalah pemain berpengalaman dan secara teknis tidak perlu diragukan.
Posisi Sayap Kanan

Ancelotti harus memilih antara Marco Asensio dan Rodrygo Goes ketika tiba saatnya menentukan pemain yang akan bermain bersama Vinicius Junior dan Karim Benzema di lini serang Real Madrid.
Asensio merupakan pemain yang memiliki ancaman lebih besar dalam serangan dalam hal mencetak gol jika dibandingkan dengan Rodrygo pada musim ini. Namun, itu akan tergantung siapa yang dipilih Ancelotti.
Asensio telah mencetak delapan gol di La Liga 2021/2022 sejauh ini. Itu adalah rekor gol terbanyak Asensio dalam satu musim.
Pressing Tinggi

Ide Ancelotti adalah bagaimana Real Madrid akan melakukan pressing ketat di lapangan pada pertandingan di Santiago Bernabeu.
Los Blancos mencoba melatihnya dalam babak petama pertandingan melawan Real Sociedad di La Liga pada akhir pekan lalu, di mana pertahanan tim lawan harus membuat keputusan yang terburu-buru.
Namun, penyerang PSG yang merupakan kelas dunia, seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar, bisa menciptakan ancaman berbahaya melalui serangan balik.
Atmosfer Bernabeu

PSG memainkan pertandingan pertama di kandang dengan baik, tapi penggemar Real Madrid diperkirakan bakal memainkan peran besar dalam usaha tim kesayangan mereka untuk membalikkan situasi.
Ada begitu banyak yang dipertaruhkan ketika melawan PSG, lebih dari sekadar lolos ke perempat final Liga Champions, karena model dari kedua klub yang saling berhadapan.
Penggemar Real Madrid sadar bahwa atmosfer stadion bisa menjadi kunci dalam mendorong tim kesayangan mereka menuju kesuksesan.
Sumber: Marca
Disadur dari Bola.com: Benediktus Gerendo, 9 maret 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Cetak Trigol, Lewandowski Jadi Top Skorer Sementara Liga Champions 2021/2022
- Waduh! Ada Skenario 'Menjegal' Arsenal Lolos ke Liga Champions Walau Finis di Empat Besar
- 5 Pemain PSG yang Bisa Sakiti Real Madrid di Leg Kedua Liga Champions
- 5 Fakta Menarik Jelang Leg Kedua Real Madrid Vs PSG
- Pep Guardiola Menolak Banding Kartu Merah dan Pilih Semprot Kyle Walker: Bodoh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalur Chelsea Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 10:41
-
Jalur Liverpool Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 10:21
-
Guardiola: Laga Kontra Real Madrid Bikin Manchester City Lebih Baik
Liga Champions 28 Februari 2026, 10:01
-
Hansi Flick Waspadai Newcastle di Babak 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 28 Februari 2026, 09:41
LATEST UPDATE
-
Mumpung Gratis, Dua Klub Raksasa Serie A Ingin Sikat Casemiro dari Manchester United
Liga Italia 28 Februari 2026, 15:31
-
Head to Head Arsenal vs Chelsea: Statistik dan Fakta Jelang Derby London
Liga Inggris 28 Februari 2026, 15:01
-
Hasil Kualifikasi Moto2 Thailand 2026: Senna Agius Sabet Pole, Mario Aji Start Kesembilan
Otomotif 28 Februari 2026, 14:31
-
Arne Slot Pastikan Florian Wirtz Absen, Liverpool Dihantui Cedera Jelang Lawan West Ham
Liga Inggris 28 Februari 2026, 14:31
-
Prediksi Susunan Pemain Man City Lawan Leeds: Misi Pangkas Selisih Poin
Liga Inggris 28 Februari 2026, 14:01
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Villarreal: Ujian Berat di Puncak La Liga
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21





