Tradisi Final Senegara Lebih Memihak Dortmund
Editor Bolanet | 24 Mei 2013 16:06
- Tahukan Anda? Ada tradisi unik yang condong memihak Borussia Dortmund menjelang Final Liga Champions hari Minggu (26/5) kontra Bayern Munich.
Laga keduanya adalah kali keempat final Liga Champions mempertemukan dua klub dari 1 negara yang sama, dan dalam pertemuan final senegara sebelumnya tim yang berperingkat lebih rendah di Liga domestik lebih sering menang.
Seperti kasus final musim 1999-2000, Real Madrid yang menggasak 3-0 kala itu finish di peringkat 5 klasemen akhir La Liga, sedangkan El Che di peringkat 2.
Musim 2002-2003 cerita terulang, AC Milan yang menang adu penalti melawan berperingkat lebih jelek ketimbang Juve yang musim itu menjadi pemilik Scudetto Serie A.
Hanya final senegara musim 2007-2008 yang mematahkan tren di atas, yakni saat Manchester United menang atas . Kala itu Setan Merah juara Premier League sementara Chelsea hanya runner up, so akankah tren berlanjut memihak Dortmund atau patah sekali lagi guna memihak Munich?[initial]
Laga keduanya adalah kali keempat final Liga Champions mempertemukan dua klub dari 1 negara yang sama, dan dalam pertemuan final senegara sebelumnya tim yang berperingkat lebih rendah di Liga domestik lebih sering menang.
Seperti kasus final musim 1999-2000, Real Madrid yang menggasak 3-0 kala itu finish di peringkat 5 klasemen akhir La Liga, sedangkan El Che di peringkat 2.
Musim 2002-2003 cerita terulang, AC Milan yang menang adu penalti melawan berperingkat lebih jelek ketimbang Juve yang musim itu menjadi pemilik Scudetto Serie A.
Hanya final senegara musim 2007-2008 yang mematahkan tren di atas, yakni saat Manchester United menang atas . Kala itu Setan Merah juara Premier League sementara Chelsea hanya runner up, so akankah tren berlanjut memihak Dortmund atau patah sekali lagi guna memihak Munich?[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertahanan 'Kerupuk' Bisa Jegal Impian Liga Champions Manchester United
Liga Champions 8 September 2026, 14:33
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 13:37
-
Madrid Krisis Lini Tengah, Inter Punya Modal Sempurna
Liga Champions 8 September 2026, 12:53
-
Inter Berjalan Menuju Perangkap Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 12:48
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Nikmati Debut Penuh Bersama Arsenal saat Tekuk Chelsea
Liga Inggris 8 September 2026, 17:21
-
AEK Athena vs LASK Linz: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 17:13
-
Prediksi Chelsea vs Leeds, 10 September 2026
Liga Inggris 8 September 2026, 17:00
-
Lautaro Martinez Tegaskan Liga Champions Bukan Obsesi Inter Milan
Liga Champions 8 September 2026, 16:46
-
Club Brugge vs Aston Villa: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 16:17
-
Prediksi Susunan Pemain Porto vs Manchester City: Haaland Jadi Andalan di Lini Depan
Liga Champions 8 September 2026, 16:11
-
Prediksi PSG vs Slovan Bratislava 10 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 16:00
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Inter Milan: Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Champions 8 September 2026, 15:36
-
Prediksi Barcelona vs Feyenoord 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






