Transformasi Trent Alexander-Arnold: Bagaimana Real Madrid Mulai Menemukan Versi Terbaiknya
Gia Yuda Pradana | 27 November 2025 22:47
Bola.net - Real Madrid akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Olympiacos 4-3 dalam laga tandang Liga Champions, sekaligus meraih kemenangan kompetitif pertama mereka di tanah Yunani. Hasil tersebut menjadi angin segar setelah empat pertandingan tanpa kemenangan meskipun sejumlah masalah tetap terlihat sepanjang laga. Di balik perhatian yang teruju pada Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, performa Trent Alexander-Arnold menjadi salah satu catatan penting.
Keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool setelah lebih dari dua dekade bukanlah langkah mudah. Perjalanan awalnya di Real Madrid pun tidak langsung berjalan mulus akibat cedera dan persaingan dengan Dani Carvajal maupun Federico Valverde yang kerap membantu di posisi bek kanan. Namun, dua laga terakhir memberi sinyal positif setelah ia dipercaya tampil penuh selama 90 menit.
Kemenangan atas Olympiacos memperlihatkan peningkatan signifikan dalam performa Alexander-Arnold, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan. Dengan kemampuan distribusi yang semakin presisi dan kontribusi defensif yang solid, pemain berusia 27 tahun asal Inggris itu memberi harapan baru bagi struktur permainan Real Madrid.
Performa Menanjak Trent di Real Madrid: Distribusi Bola dan Kontribusi Defensif

Penampilan Alexander-Arnold mulai menunjukkan konsistensi sejak hasil imbang melawan Elche di La Liga. Dalam laga tersebut, ia menciptakan empat peluang, termasuk satu big chance, melakukan 91 sentuhan bola, dan hampir mencetak gol setelah sepakannya membentur mistar. Ia juga mencatatkan 4 dari 7 umpan panjang akurat. Meski performanya belum sempurna, itu merupakan modal penting dalam penampilan penuh pertamanya sejak Piala Dunia Antarklub.
Performa lebih impresif kembali terlihat saat menghadapi Olympiacos. Alexander-Arnold menyelesaikan 7 dari 7 umpan panjang akurat, termasuk satu umpan brilian yang ia lepaskan sesaat setelah mematahkan serangan lawan di sisi kiri pertahanan. Kemampuannya mengatur arah serangan memang tak pernah diragukan, tetapi yang mengejutkan justru kontribusinya dalam bertahan.
Dalam laga itu, ia tampil hampir sempurna secara defensif: memenangi 2 dari 2 tekel, melakukan satu sapuan, tiga blok tembakan, dan memenangi 3 dari 4 duel. Jika konsistensi ini mampu dipertahankan, Real Madrid jelas memiliki aset kelas dunia di sisi kanan pertahanan mereka.
Taktik Xabi Alonso untuk Maksimalkan Alexander-Arnold di Real Madrid

Pekerjaan rumah berikutnya berada di tangan Xabi Alonso. Alexander-Arnold bukan tipe pemain dengan mobilitas tinggi atau kecepatan eksplosif. Akan tetapi, ia bisa menjadi senjata andalan jika dikelilingi pemain dengan intensitas dan kapasitas fisik tinggi. Kehadiran Federico Valverde di sisi kanan lini tengah menjadi solusi ideal untuk menutup ruang dan mengimbangi kurangnya kecepatan bek kanan tersebut.
Di posisi bek tengah, Eder Militao merupakan tandem terbaik karena mobilitas dan kemampuannya menjaga area kanal (channel defending). Namun, masalah utamanya adalah ketersediaan sang pemain yang kerap terganggu cedera. Antonio Rudiger juga memiliki kualitas serupa, tetapi ia lebih sering berperan di sisi kiri pertahanan. Raul Asencio belum memiliki kualitas yang sama, sementara Dean Huijsen masih beradaptasi setelah tampil impresif bersama Bournemouth.
Jika Alonso mampu menciptakan sistem yang memadukan mobilitas Valverde dan kecepatan Militao di belakang Alexander-Arnold, potensi besar sang bek kanan akan terlihat sepenuhnya. Kemampuannya melepas umpan silang ke Jude Bellingham maupun bola panjang menuju Vinicius dan Mbappe adalah aset yang tidak boleh disia-siakan oleh Real Madrid.
Dengan fondasi taktikal yang tepat, Real Madrid dapat memaksimalkan kemampuan Alexander-Arnold dan menjadikannya komponen penting dalam perjalanan mereka musim ini.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Mengapa Crystal Palace vs Man United Punya Jadwal Kick-off Tak Biasa? Fakta, Alasan, dan Dampaknya
Chelsea vs Arsenal: 4 Pertanyaan Penting yang Harus Dicari Jawabannya oleh Maresca
AC Milan Bidik Peluang Baru: Romano Ungkap Potensi Transfer Striker Borussia Dortmund
AFC Setujui dengan Syarat: Laga AC Milan vs Como di Australia Semakin Dekat ke Kenyataan
Kenan Yildiz Jadi Katalis Penting, tapi Kemenangan Juventus Tak Ditentukan Seorang Diri
Mental Naik, Performa Terangkat: Juventus Mulai Menemukan Ritmenya
Juventus Tanpa Vlahovic di Laga Kontra Bodo/Glimt: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
This is Arsenal: Pemuncak Klasemen Premier League dan Liga Champions
Bedah Keterpurukan Liverpool: Taktik Slot Terbaca, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Habis?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








