Trio Liverpool Dinilai Kalah dari Pengalaman Madrid
Yaumil Azis | 26 Mei 2018 18:56
Bola.net - - Mantan pemain Chelsea dan Barcelona, Eidur Gudjohnsen, mengklaim bahwa Liverpool bisa dibilang memiliki trio penyerang paling bahaya di Eropa. Tetapi, ia menganggap hal tersebut belum cukup untuk mengalahkan Real Madrid di final Liga Champions.
Gudjohnsen sendiri sempat mengangkat trofi bergengsi tersebut bersama Barcelona pada musim 2008-2009 silam. Kali ini, ia menyempatkan dirinya untuk memberikan opini mengenai laga final antara Liverpool dan Real Madrid.
Mantan pemain Islandia tersebut mengakui perkembangan yang telah dibuat oleh Jurgen lopp kepada tim. Namun, Gudjohnsen tetap beranggapan bahwa klub besutan Zinedine Zidane yang akan menjadi pemenangnya.
Liverpool memiliki bagian kedua musim yang fantastis, tapi Madrid punya pengalaman. Mereka punya pemain yang bisa mengubah permainan dalam sebuah momen, ujarnya kepada Omnisport.
Saya pikir dengan pengalaman dua tahun terakhir dan sejarah klub, Madrid akan kembali mengangkat trofi. Tidak mudah untuk dikatakan, tapi itulah opini saya, lanjutnya.
Trio Berbahaya di Eropa

Mereka [Liverpool] punya banyak variasi dalam permainannya. Kuncinya adalah organisasi lini belakang. Pertahanannya lebih baik di tahun ini ketimbang sebelumnya, ujar Gudjohnsen lagi.
Lalu mereka memiliki tiga pemain depan yang bisa mengubah permainan. Saat [Sadio] Mane, [Roberto] Firmino, dan [Mohamed] Salah fit dan bermain bersama, mereka hampir menjadi trio paling berbahaya di sepakbola eropa, pungkasnya.
Final Liga Champions

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















