Tuchel: Chelsea Takkan Jadi Klub Terakhir yang Dikalahkan Juventus
Yaumil Azis | 2 Oktober 2021 06:01
Bola.net - Tatap muka antara Chelsea dengan Juventus dalam ajang Liga Champions telah berlalu. Namun pelatih the Blues, Thomas Tuchel, masih belum bisa melupakannya.
Seperti yang diketahui, Chelsea bertamu ke markas Juventus untuk menjalani matchday kedua fase grup Liga Champions hari Kamis (30/9/2021) kemarin. Sayangnya, mereka harus membawa pulang kekalahan dengan skor tipis 0-1.
Tidak ada yang bisa memungkiri kalau penampilan Chelsea kala itu sudah sangat bagus. The Blues memegang kendali permainan selama 90 menit dan mencatatkan penguasaan bola hingga 74 persen.
Sayangnya, mereka tidak efektif di lini depan. Dari 16 kali tembakan, cuma satu yang mengarah tepat ke gawang. Di sisi lain, Juventus lebih efektif karena mampu memanfaatkan satu-satunya tembakan tepat sasaran yang dimiliki.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Chelsea Tidak Bermain di Level Terbaik
Kekalahan ini masih belum bisa hilang dari benak Tuchel. Meski sebagian kalangan sepakat kalau Chelsea tampil apik, pria berdarah Belanda tersebut merasa kalau performa anak asuhnya tidak mencapai level terbaik.
"Apakah kami memainkan level terbaik kami? Tidak. Manchester City membuat kami tampil di bawah standar. Kami merasa sudah siap. Melawan Juventus, apakah kami mampu mencapai level terbaik kami? Tidak," kata Tuchel.
"Ini adalah permainan konsentrasi, mengingatkan saya pada laga melawan Atletico di Bucharest. Kami tampil dalam laga yang hampir sama dan menang 1-0 berkat gol yang dianulir lalu diberikan oleh VAR," lanjutnya.
Bukan Klub Terakhir yang Dikalahkan Juventus
Dengan demikian, Juventus sudah mencatatkan kemenangan dalam tiga pertandigan berturut-turut di semua ajang. Tuchel mengungkapkan kekagumannya dan meyakini bahwa Chelsea takkan menjadi klub terakhir yang dikalahkan Bianconeri.
"Mungkin akan lebih mudah untuk menjadi tenang dan berkonsentrasi, dan sekarang akan terasa sulit lagi untuk memainkan laga tandang. Kami takkan menjadi tim terakhir yang kalah melawan Juventus," pungkasnya.
Kedua tim akan kembali beraksi pada akhir pekan ini. Juventus bakalan bertandang ke rival sekotanya, Torino, di ajang Serie A hari Sabtu (2/9/2021). Sementara Chelsea menjamu tim papan bawah Premier League, Southampton, di hari yang sama.
(Football Italia)
Baca Juga:
Penilaian Trezeguet Soal Chiesa: Pemain Paling Menentukan di Juventus
Madesu di Chelsea, Timo Werner Pertimbangkan Cabut di 2022?
Juventus vs Chelsea, Cuadrado Akui Bianconeri Bermain di Bawah Standar
Kans Antonio Rudiger Bertahan di Chelsea Masih 50:50
Lawan Southampton, Chelsea Dapat Dua Amunisi Tambahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













