UCL Classics: Ketika Chelsea Hajar Liverpool 7-5 dalam Dua Leg Perempat Final 2009
Richard Andreas | 30 April 2020 13:00
Bola.net - 11 tahun lalu, Chelsea dan Liverpool pernah menyuguhkan drama 8 gol dalam satu pertandingan Liga Champions 2008/09. Kala itu mereka bertemu di leg kedua perempat final, di Stamford Bridge, yang menandai kemenangan The Blues.
Sebelumnya, Liverpool harus mengakui kekuatan Chelsea di leg pertama. The Reds takluk 1-3 di Anfield meski sempat unggul cepat lewat Fernando Torres di menit ke-6.
Chelsea merupakan salah satu kandidat juara terkuat pada musim itu. Usai mengalahkan Liverpool di perempat final, The Blues bersua Barcelona di Liga Champions.
Mereka berhasil menahan imbang Barca 0-0 di Camp Nou, tapi terpaksa tersingkir di Stamford Bridge dengan skor 1-1, salah satu laga paling kontroversial dalam sejarah Liga Champions.
Kali ini Bola.net ingin mengulas pertemuan perempat final Chelsea dan Liverpool yang berakhir dengan agregat 7-5. Apa saja yang terjadi pada dua pertandingan itu?
Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Leg Pertama: Liverpool 1-3 Chelsea
Chelsea saat itu bermain di bawah Guus Hiddink, Liverpool ditangani Rafael Benitez. Kedua tim bermain di level tinggi. Chelsea dengan kejayaan di Premier League, Liverpool yang tangguh di Eropa.
Skuad Liverpool saat itu terbilang kuat, tapi ada kelemahan jelas di lini pertahanan mereka. Torres membawa The Reds unggul di menit ke-6, tapi unggul satu gol percuma jika pertahanan tim lemah.
The Blues membalas satu gol lewat Branislav Ivanovic di menit ke-39, babak pertama berakhir 1-1. Liverpool seharusnya bangkit di babak kedua, bagaimanapun mereka bermain di kandang.
Namun, petaka datang menghampiri The Reds. Ivanovic mencetak gol keduanya di menit ke-62, sama-sama dari tendangan sudut. Lalu Drogba mencetak gol ketiga di menit ke-67.
Leg Kedua: Chelsea 4-4 Liverpool
Meski bermodalkan kekalahan 1-3 di leg pertama, Liverpool tetap percaya diri memasuki leg kedua. Mereka menyambangi Stamford Bridge dengan kepala tegak, dengan rasa percaya diri karena bermain di Liga Champions.
Kepercayaan diri itu terbukti di lapangan. Liverpool mencetak gol terlebih dahulu lewat Fabio Aurellio di menit ke-19, lalu Xabi Alonso mengubah skor jadi 2-0 di menit ke-28.
Saat itu, wajar Liverpool percaya diri. Mereka sudah menyamakan agregat jadi 2-2, setidaknya perlu mencetak satu gol lagi.
Bencana di Babak Kedua
Sayangnya, sama seperti kasus leg pertama, babak kedua berjalan bak bencana bagi Liverpool. Drogba mencetak satu gol balasan di menit ke-51, yang mengubah situasi jadi jauh lebih sulit bagi The Reds.
Kepercayaan diri Liverpool jelas goyah, kebobolan satu gol mengubah banyak hal. Terbukti, kelengahan pertahanan The Blues terlihat kembali ketika Alex menggandakan gol Chelsea di menit ke-57. Skor imbang 2-2, Liverpool mulai putus asa.
Kemudian, seakan-akan situasi masih kurang buruk, Lampard muncul mencetak gol ketiga Chelsea di menit ke-76. Skor berbalik, Chelsea 3-2 Liverpool.
Drama 10 Menit Akhir
Pertandingan seharusnya sudah berakhir bagi Liverpool, toh defisit gol mereka terlalu besar. Biar begitu, perjuangan The Reds patut diacungi jempol.
Lucas Leiva berhasil mencetak gol penyeimbang di menit ke-81, skor jadi 3-3, agregat 6-4. Lalu Dirk Kuyt mencetak gol keempat Liverpool pada laga itu, di menit ke-83, agregat jadi 6-5. Liverpool mulai berharap.
Nahasnya, ketika harapan itu kian dekat, Lampard kembali mencetak gol untuk memupus mimpi Liverpool. Kapten The Blues ini mencetak gol di menit ke-79 yang sekaligus mengubah agregat jadi 7-5 untuk kemenangan Chelsea.
Data dan Fakta (Leg I)
Susunan Pemain
Liverpool (4-4-2): Reina, Aurellio, Skrtel, Carragher, Arbeloa; Riera, Xabi Alonso, Lucas Leiva, Kuyt; Gerrard, Torres
Chelsea (4-5-1): Cech; Ashley Cole, Alex, Terry, Ivanovic; Essien, Lampard, Ballack, Malouda, Kalou; Drogba
Statistik Liverpool - Chelsea
Gol: 1 - 3
Total Shots: 11 - 14
On Target: 4 - 9
Corner: 7 - 9
Offsides: 1 - 2
Yellow Cards: 1 - 2
Fouls: 11 - 14
Data dan Fakta (Leg II)
Susunan Pemain
Chelsea (4-5-1): Cech; Cech; Ashley Cole, Alex, Carvalho, Ivanovic; Essien, Lampard, Ballack, Malouda, Kalou, Drogba
Liverpool (4-3-3): Reina, Aurellio, Skrtel, Carragher, Arbeloa; Mascherano, Xabi Alonso, Lucas Leiva; Benayoun, Torres, Kuyt
Statistik Chelsea - Liverpool
Gol: 4 - 4
Total Shots: 12 - 11
On Target: 6 - 7
Corner: 4 - 4
Offsides: 3 - 4
Yellow Cards: 3 - 2
Fouls: 14 - 29
Sumber: UEFA
Baca ini juga ya!
- Edin Dzeko 2016/17: Serigala Roma yang Menunjukkan Taringnya
- Kilas Balik: Kisah Kegagalan Honda Tandemkan Stoner-Marquez
- Ada yang Ingat? Ini Skuad Liverpool Saat Terakhir Kali Juara Liga Inggris
- Roberto Baggio dan Gol Perdananya untuk Italia, Tendangan Bebas vs Uruguay
- Profil Wesley Sneijder: Nomor 10 yang Sempurna, Pernah Tolak MU dan Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 08:00
-
Man of the Match Aston Villa vs Chelsea: Joao Pedro
Liga Inggris 5 Maret 2026, 06:10
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37

















