UEFA Berencana Pakai VAR di Perempat Final Liga Champions
Yaumil Azis | 23 Agustus 2018 10:00
- UEFA nampaknya sudah melunak dengan Video Assistant Referee (VAR). Menurut laporan yang beredar, Federasi tertinggi sepak bola Eropa itu berencana untuk menggunakan teknologi tersebut dimulai pada babak perempat final nanti.
VAR sejatinya sudah mulai dikembangkan pada tahun 2010 lalu, namun namanya mulai populer setelah Serie A dan Bundesliga menggunakannya sejak musim lalu. Beberapa kompetisi lain, seperti La Liga, juga sudah menerapkannya pada musim ini.
FIFA pun cukup terkesan dengan kehadiran teknologi pembantu wasit itu dan menggunakannya pada ajang Piala Dunia 2018 kemarin. Sejauh ini, hanya Premier League dan Liga Champions yang masih bersikeras tak ingin bergantung pada VAR.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Petinggi UEFA Terkesan dengan VAR

Menurut laporan The Times, yang dikutip ItaSportPress, para petinggi UEFA merasa terkesan dengan perkembangan VAR. Terlebih dengan penggunaannya saat pagelaran Piala Dunia 2018 di Rusia beberapa waktu lalu.
Aleksandar Ceferin selaku presiden UEFA sebelumnya telah menegaskan bahwa Liga Champions tidak akan menggunakan teknologi itu. Walau begitu, petinggi lainnya diyakini sangat serius mempertimbangkan pengadaan VAR di kompetisi tertinggi Eropa tersebut.
Namun berdasarkan kabar yang beredar, VAR hanya akan digunakan dimulai pada babak perempat final nanti. Keputusan resminya akan diumumkan pada bulan September mendatang, sedangkan agenda rapat mengenai permasalahan itu digelar pekan depan.
Kontroversi di Liga Champions

Tanpa VAR, Liga Champions mengalami banyak kontroversi terkait keputusan wasit pada musim kemarin. Salah satu yang populer adalah saat Real Madrid bertemu Juventus pada laga leg kedua perempat final.
Kala itu, Juventus sudah unggul 3-0 dari Real Madrid dan bisa memaksakan pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu. Namun di menit-menit akhir, Michael Oliver yang ditunjuk sebagai wasit memberikan hadiah penalti kontroversial kepada Madrid.
Keputusan wasit tersebut membuat harapan Bianconeri untuk melaju ke babak selanjutnya pupus seketika, dan membuat pemain serta penggemarnya berang. Bahkan Oliver sampai mendapatkan kecaman keras hingga ancaman pembunuhan.
Presiden Juventus sekaligus presiden ECA (European Club Association), Andrea Agnelli, berulang kali memaparkan wacana akan membawa VAR ke pentas Liga Champions. Ia menganggap wasit yang dipekerjakan UEFA tidak begitu bagus.
Saksikan Juga Video Ini

Ketinggalan aksi-aksi menarik dalam pertandingan bulu tangkis tunggal Putri antara Korea Selatan vs Indonesia di Asian Games 2018? Saksikan cuplikannya melaluai tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













