UEFA Didesak Hukum Gianluigi Donnarumma karena Aksi Kontroversial Lawan Arsenal
Aga Deta | 1 Mei 2025 15:09
Bola.net - Gianluigi Donnarumma menjadi sorotan usai laga semifinal Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal. Aksinya di menit akhir pertandingan menuai kritik tajam dari mantan ketua PGMOL, Keith Hackett.
Penjaga gawang asal Italia tampil gemilang sepanjang laga, termasuk menggagalkan peluang emas dari Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard. Namun, momen kontroversial terjadi saat Donnarumma tampak sengaja menjatuhkan diri saat terjadi kontak minimal dengan Ben White.
Wasit langsung meniup peluit dan memberikan pelanggaran untuk PSG. Keputusan itu dinilai merugikan Arsenal yang tengah menekan untuk menyamakan kedudukan.
Arsenal sendiri menelan kekalahan dengan skor 0-1 dalam pertandingan di Emirates Stadium tersebut. Pasukan Mikel Arteta tidak mampu membalas gol cepat dari Ousmane Dembele.
Desakan Hukuman untuk Donnarumma

Keith Hackett mendesak UEFA menjatuhkan hukuman kepada Donnarumma atas tindakannya yang dianggap mencoreng integritas permainan. Ia menyebut aksi sang kiper sebagai bentuk kecurangan yang harus diberi sanksi tegas.
"Perilaku yang benar-benar memalukan ini adalah bentuk kecurangan dan mereka yang bertugas menjaga integritas dari permainan hebat kita harus memastikan bahwa tindakan diambil dan kiper tersebut dijatuhi sanksi larangan bermain," ujarnya kepada Football Insider.
"Pertandingan ini ditonton di seluruh dunia dan tidak memberikan contoh yang baik tentang bagaimana sepak bola seharusnya dimainkan.
"IFAB (International Football Association Board), dalam kalimat pembuka Hukum Permainan, berbicara tentang filosofi dan semangat permainan kita. Maka mereka harus melakukan sesuatu agar pernyataan tersebut tidak ternodai."
Kartu Kuning Saka Ikut Dikritik

Tak hanya Donnarumma, Hackett juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap kartu kuning Bukayo Saka. Penyerang Arsenal itu dianggap mendorong Nuno Mendes, meskipun tayangan ulang memperlihatkan tidak ada pelanggaran yang jelas.
Saka kemudian diganjar kartu kuning karena menendang bola sebagai bentuk frustrasi atas keputusan wasit. Menurut Hackett, wasit Slavko Vincic dan timnya gagal membaca situasi secara adil.
“Saya melihat banyak pujian untuk wasit semalam, tetapi timnya gagal melihat aksi Donnarumma dan menghukum Saka untuk pelanggaran yang tidak terjadi,” ujar Hackett.
Sumber: Express
Hasil dan Jadwal Semifinal Liga Champions

Leg 1
Rabu, 30 April 2025
02:00 WIB Arsenal 0-1 PSG
Kamis, 1 Mei 2025
02:00 WIB Barcelona 3-3 Inter Milan
Leg 2
Rabu, 7 Mei 2025
02:00 WIB Inter Milan vs Barcelona
Kamis, 8 Mei 2025
02:00 WIB PSG vs Arsenal
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















