Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa

Afdholud Dzikry | 9 April 2026 12:15
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Reaksi kecewa Lamine Yamal usai Barcelona kalah 0-2 melawan Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions, 9 April 2026 di Camp Nou. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona harus menerima kekalahan dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Mereka kalah 0-2, hasil yang jelas membuat situasi jadi lebih sulit.

Sejak awal, pertandingan memang tidak berjalan sesuai rencana. Barcelona bahkan harus bermain dengan sepuluh orang menjelang akhir babak pertama. Kondisi ini cukup memengaruhi jalannya laga, mau tidak mau.

Advertisement

Bek mereka, Ronald Araujo, mencoba memberi gambaran soal apa yang terjadi di lapangan. Ia menilai tim sudah berusaha semaksimal mungkin, meski hasilnya tidak sesuai harapan.

Meski tertinggal dua gol, peluang lolos sebenarnya masih ada. Tidak besar, tapi juga belum tertutup sepenuhnya.

1 dari 3 halaman

Dampak Kartu Merah Cubarsi

Dampak Kartu Merah Cubarsi

Pemain Barcelona Marcus Rashford bereaksi pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Barcelona, Spanyol, Rabu, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Kartu merah untuk Pau Cubarsi jadi salah satu titik balik dalam pertandingan. Setelah itu, Barcelona harus bekerja lebih keras menghadapi tekanan dari tuan rumah.

Padahal, sebelum insiden tersebut, permainan mereka cukup menjanjikan. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk dari Marcus Rashford yang hampir mengubah jalannya laga.

Ia juga menyebut bahwa timnya sempat berada di momen yang cukup baik sebelum situasi berubah.

"Saya tidak melihat kejadian pengusiran itu, namun kartu merah tersebut sangat mengondisikan permainan," ujar Ronald Araujo.

"Kami sedang menciptakan peluang dan Rashford mendapatkannya, kami bisa saja mencetak gol dan mengubah laga," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Perjuangan Maksimal Skuad Blaugrana

Perjuangan Maksimal Skuad Blaugrana

Pemain Barcelona Lamine Yamal terlihat kecewa setelah laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Barcelona, Spanyol, Rabu, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bermain dengan sepuluh pemain jelas tidak mudah. Meski begitu, Barcelona tidak hanya bertahan. Mereka tetap mencoba menguasai bola dan mencari celah, walau tidak selalu berhasil.

Di babak kedua, tekanan yang mereka berikan sebenarnya meningkat. Hanya saja, penyelesaian akhir masih jadi masalah. Beberapa peluang terbuang, dan itu cukup terasa dampaknya.

"Kami sudah mencobanya tetapi tidak bisa, di babak kedua kami tampil lebih kuat," kata Araujo memberikan penjelasan.

"Kami menguasai bola tetapi gagal mencetak gol, kami sedih namun saya pikir kami bisa membalikkan keadaan," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Optimisme Comeback di Markas Lawan

Leg kedua akan jadi penentuan. Barcelona butuh kemenangan dengan selisih yang cukup untuk membalikkan keadaan. Tugasnya jelas tidak ringan.

Araujo juga paham betul bermain di kandang lawan bukan hal mudah. Tapi, ia tetap menunjukkan keyakinan.

"Sangat sulit di lapangan mereka, tetapi jika ada yang mampu membalikkan keadaan, itu adalah kami," ucap Araujo dengan penuh keyakinan.

"Penting untuk menerapkan mentalitas positif dan biarkan para penggemar mempercayai kami," tegas sang bek andalan mengakhiri pernyataannya.

Barcelona masih punya satu kesempatan lagi. Hasil di leg pertama memang tidak ideal, tapi sepak bola kadang tidak selalu berjalan lurus. Masih ada ruang untuk kejutan, meski kecil.

LATEST UPDATE