Usai PSG vs Bayern Berakhir Hujan 9 Gol, Arsenal Muncul jadi Favorit Terkuat untuk Juarai Liga Champions

Ari Prayoga | 29 April 2026 10:27
Usai PSG vs Bayern Berakhir Hujan 9 Gol, Arsenal Muncul jadi Favorit Terkuat untuk Juarai Liga Champions
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan semangat kepada pemainnya saat melawan Sporting di leg kedua perempat final Liga Champions. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Clarence Seedorf memberikan dukungan penuh kepada Arsenal untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Prediksi itu ia lontarkan hanya beberapa menit setelah laga dramatis antara PSG kontra Bayern Munchen yang berakhir dengan skor mencolok 5-4.

Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut menyajikan kualitas serangan kelas dunia, namun di saat yang sama memperlihatkan rapuhnya lini pertahanan kedua tim.

Advertisement

Meski menghadirkan sembilan gol, baik PSG maupun Bayern justru meninggalkan lapangan dengan rasa kecewa setelah kebobolan dalam jumlah besar, sebuah rekor tersendiri untuk jumlah gol terbanyak di satu leg semifinal Liga Champions.

1 dari 3 halaman

Keuntungan untuk Arsenal

Keuntungan untuk Arsenal

Gabriel Magalhaes dan pemain Arsenal merayakan gol Kai Havertz ke gawang Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/arma

Di tengah euforia laga penuh gol itu, Seedorf justru melihat celah yang bisa dimanfaatkan Arsenal. Menurut mantan gelandang AC Milan tersebut, kekuatan utama The Gunners terletak pada soliditas pertahanan yang konsisten sepanjang kompetisi.

“Coba tanya para kiper apakah mereka senang kebobolan sebanyak itu. Clean sheet selalu jadi hal sakral,” ujar Seedorf.

Ia menambahkan bahwa Arsenal telah menunjukkan perbedaan signifikan berkat banyaknya catatan nirbobol yang mereka raih.

2 dari 3 halaman

Pertahanan PSG dan Bayern Buruk

Pertahanan PSG dan Bayern Buruk

Manuel Neuer gagal mencegah bola masuk ke gawangnya dalam laga PSG vs Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026). (c) AP Photo/Aurelien Morissard

Senada dengan Seedorf, Wayne Rooney juga mengkritik buruknya pertahanan dalam laga PSG kontra Bayern. Mantan penyerang Manchester United itu mengaku heran bagaimana sebuah tim bisa merasa puas setelah kebobolan empat hingga lima gol dalam satu pertandingan.

“Sebagai pemain atau pelatih, mustahil Anda masuk ruang ganti dengan kebobolan sebanyak itu dan merasa baik-baik saja,” kata Rooney.

Ia bahkan menyebut beberapa gol yang tercipta sebagai “gol level sekolah”, menyoroti kurangnya kedewasaan dalam bertahan di level tertinggi.

3 dari 3 halaman

Catatan Positif Arsenal

Catatan Positif Arsenal

Selebrasi Kai Havertz dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (c) AP Photo/Armando Franca

Di sisi lain, Arsenal justru tampil sebagai tim dengan rekor pertahanan terbaik di kompetisi musim ini. Konsistensi lini belakang menjadi fondasi penting yang membawa mereka melangkah hingga semifinal.

Pelatih Mikel Arteta menegaskan bahwa pencapaian timnya tidak datang secara instan. Ia mengingatkan bahwa belum lama ini Arsenal sempat absen cukup lama dari Liga Champions.

“Kami tahu betapa sulitnya berada di titik ini. Nikmati momen ini, tapi juga harus siap menghadapi tantangan besar,” ujar Arteta.

Arsenal dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada leg semifinal lainnya. Arteta menilai setiap lawan memiliki karakteristik berbeda, sehingga timnya harus mampu beradaptasi dengan baik, termasuk dalam mengantisipasi kekuatan dan kelemahan lawan.

LATEST UPDATE