Wah, Presiden UEFA Sendiri Bingung dengan VAR
Richard Andreas | 24 April 2026 18:48
Bola.net - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin kembali menyoroti polemik penggunaan VAR dalam sepak bola modern. Ia menilai interpretasi aturan yang ada saat ini kerap membingungkan, bahkan bagi dirinya sendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi di Madrid. Ceferin menyoroti bahwa kebingungan ini tidak hanya dirasakan oleh suporter, tetapi juga oleh pihak yang berada di dalam struktur sepak bola.
Situasi ini menunjukkan bahwa teknologi yang seharusnya membantu kejelasan justru memunculkan pertanyaan baru. Terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan interpretasi aturan, seperti handball.
Aturan Handball dan VAR Dinilai Membingungkan

Aleksander Ceferin menegaskan bahwa banyak keputusan dalam sepak bola kini sulit dipahami. Ia bahkan secara terbuka mengakui kebingungannya terhadap beberapa interpretasi aturan.
"Terkadang para pendukung tidak bisa memahami beberapa interpretasi aturan. Saya sendiri sering tidak mengerti," kata Ceferin.
Ia kemudian menyoroti secara spesifik aturan handball yang dinilai paling problematik.
"Misalnya, keputusan handball, tidak ada yang mengerti. Apakah itu penalti? Bukan penalti? Tidak ada yang tahu. Katakanlah handball itu disengaja, bagaimana Anda bisa tahu? Anda bukan seorang psikiater."
Menurut Ceferin, ketidakjelasan ini membuat keputusan di lapangan terasa tidak konsisten. Hal tersebut pada akhirnya berdampak pada persepsi publik terhadap keadilan pertandingan.
Durasi VAR dan Inkonsistensi Antar Liga Jadi Sorotan
Selain soal interpretasi aturan, Aleksander Ceferin juga mengkritik lamanya proses VAR dalam mengambil keputusan. Ia menilai intervensi seharusnya hanya terjadi dalam situasi yang benar-benar jelas.
"Kami mencoba menjelaskan kepada wasit bahwa wasit di lapangan adalah yang mengambil keputusan," tegas Ceferin
"Dan hanya jika ada kasus pelanggaran yang jelas, Anda baru boleh melakukan intervensi. Dan bahkan intervensi harus dilakukan dengan cepat. Saya melihatnya di Liga Inggris, kadang laga terhenti 10-15 menit hanya untuk melihat sesuatu."
Ia juga menyoroti perbedaan interpretasi aturan di berbagai liga domestik di Eropa. Menurutnya, wasit yang bertugas di kompetisi Eropa kerap mengambil keputusan berbeda dibanding saat mereka memimpin di liga masing-masing.
"Saya melihat, terkadang wasit yang memimpin di level Eropa membuat keputusan secara berbeda dibanding di liga mereka sendiri."
Jangan Lewatkan!
Di Usia 18 Tahun Seperti Lamine Yamal, Apakah Lionel Messi Sudah Juara Liga Champions?
Pelajaran dari Tragedi Titanic Chelsea: Tiket UCL Sulit, Skandal Barbergate, Formasi Berantakan, Era Rosenior Segera Berakhir?
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Membayangkan Starting XI MU jika Membeli Marcos Senesi dan Eli Junior Kroupi: Bisa Bersaing di Liga Champions?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








