Wenger Kebal Tekanan
Editor Bolanet | 17 Maret 2015 11:46
- Sebagai pelatih yang punya puluhan tahun pengalaman di sepak bola level tertinggi, Arsene Wenger mengaku bahwa dirinya sudah kebal terhadap segala bentuk tekanan. Hal itu diungkapkan Wenger jelang misi super-sulit di kandang AS Monaco.
Pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2014/15, Arsenal dipecundangi Monaco 1-3 di kandang sendiri. Ganti melawat ke Stade Louis II, Rabu (18/3), The Gunners harus bisa menang setidaknya 3-0 jika ingin membalikkan keadaan. Tekanan berat pun berada di pundak Wenger dan pasukannya.
Pengalaman membuat saya sanggup mengatasi tekanan, kata Wenger seperti dilansir situs resmi UEFA.
Kami harus bermain sempurna, memberikan yang terbaik dan mengeluarkan kemampuan maksimal. Jika kami tidak percaya, kami takkan bisa membalikkan keadaan, pungkas Wenger.
Di Emirates Stadium, Arsenal bermain mengecewakan. Mereka dibobol tiga kali oleh Geoffrey Kondogbia, Dimitar Berbatov dan pemain pengganti Yannick Ferreira-Carrasco, yang hanya bisa dibalas sekali oleh Alex Oxlade-Chamberlain.
Di era Liga Champions, belum pernah ada tim yang lolos fase knockout dengan kewajiban mencetak lebih dari satu gol tandang pada leg kedua. Untuk menyingkirkan mantan klub asuhan Wenger, Arsenal wajib menulis ulang buku sejarah.
Tekanan berat jelas menggelayuti skuat Arsenal, terutama Wenger yang diharapkan bisa membawa The Gunners ke perempat final. Namun, seperti kata Wenger, dia sudah terbiasa dengan kondisi ini dan siap membimbing pasukannya untuk menciptakan sebuah keajaiban. [initial]
(uefa/gia)
Pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2014/15, Arsenal dipecundangi Monaco 1-3 di kandang sendiri. Ganti melawat ke Stade Louis II, Rabu (18/3), The Gunners harus bisa menang setidaknya 3-0 jika ingin membalikkan keadaan. Tekanan berat pun berada di pundak Wenger dan pasukannya.
Pengalaman membuat saya sanggup mengatasi tekanan, kata Wenger seperti dilansir situs resmi UEFA.
Kami harus bermain sempurna, memberikan yang terbaik dan mengeluarkan kemampuan maksimal. Jika kami tidak percaya, kami takkan bisa membalikkan keadaan, pungkas Wenger.
Di Emirates Stadium, Arsenal bermain mengecewakan. Mereka dibobol tiga kali oleh Geoffrey Kondogbia, Dimitar Berbatov dan pemain pengganti Yannick Ferreira-Carrasco, yang hanya bisa dibalas sekali oleh Alex Oxlade-Chamberlain.
Di era Liga Champions, belum pernah ada tim yang lolos fase knockout dengan kewajiban mencetak lebih dari satu gol tandang pada leg kedua. Untuk menyingkirkan mantan klub asuhan Wenger, Arsenal wajib menulis ulang buku sejarah.
Tekanan berat jelas menggelayuti skuat Arsenal, terutama Wenger yang diharapkan bisa membawa The Gunners ke perempat final. Namun, seperti kata Wenger, dia sudah terbiasa dengan kondisi ini dan siap membimbing pasukannya untuk menciptakan sebuah keajaiban. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Lepas Leandro Trossard ke Besiktas Seharga Rp374 Miliar
Liga Inggris 14 Juli 2026, 21:53
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











