10 Pemain Bermutu Tinggi yang Jadi Bapuk Setelah Datang ke Premier League
Aga Deta | 17 Februari 2023 16:45
Bola.net - Ada banyak pemain hebat yang menjadi andalan negara mereka di level internasional. Namun, tidak semuanya bisa bersinar ketika mereka datang dan menjalani kariernya di Premier League.
Secara umum, jika seorang pemain mampu bersinar di panggung internasional, mereka memiliki peluang bagus untuk membuat dampak di liga top Eropa mana pun. Akan tetapi, tidak semua pemain bisa melakukan hal tersebut.
Para pemain berikut membuktikan logika itu cacat. Mereka gagal memenuhi standar yang mereka tetapkan untuk tim nasional mereka saat meniti karir di Liga Inggris.
Apakah mereka terlalu muda, merasa terlalu tertekan, atau tidak sebagus seperti saat karier sebelumnya? Apa pun alasannya, 10 pemain ini terbukti sangat mengecewakan di Inggris.
Berikut 10 pemain top tetapi gagal total saat berkarier di Liga Inggris.
1. Mateja Kezman
Ekspektasi tinggi mengiringi Kezman, sang mesin gol PSV, saat tiba di Stamford Bridge. Tetapi dia gagal meniru performanya di Eredivisie untuk diterapkan di Inggris dan hanya mencetak empat gol dalam semusim.
Dia lebih sukses di tingkat internasional, saat memperkuat Yugoslavia maupun Serbia & Montenegro. Kezman mencetak 17 gol untuk kedua negara, serta tampil di Euro 2000 dan Piala Dunia 2006 meskipun timnya gagal juara.
2. Adrian Mutu

Kiprah pemain asal Rumania ini di Chelsea akan dikenang karena semua keburukannya. Dia mencetak tujuh gol dalam 27 pertandingan sebelum dipecat karena penggunaan kokain.
Namun, rekor mencetak golnya untuk Rumania sangat mengesankan, dengan 35 gol dalam 77 caps. Ini menjadikan Adrian Mutu sebagai pencetak gol terbanyak Rumania bersama Gheorghe Hagi.
3. Christian Poulsen
Kiprah Poulsen di Liverpool bakal terlupakan bagi semua orang. Dia terlalu lambat untuk beradaptasi menghadapi keganasan Premier League selama era nahas Roy Hodgson.
Tetapi, dia menyelesaikan kariernya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak kesembilan di Denmark dalam 96 caps. Dia berlaga di dua Piala Dunia dan satu Kejuaraan Eropa serta hal paling dikenang saat bintang Italia, Francesco Totti, meludahinya di Euro 2004.
4. Stephan Lichtsteiner

Setelah memenangi 11 trofi utama di Juventus, Lichtsteiner tampak seperti rekrutan cerdik Arsenal apalagi didapatkan secara gratis. Namun, kemudian menjadi jelas mengapa Bianconeri bersedia melepaskan pemain berusia 35 tahun tersebut. Dia pemain gagal di Premier League.
Meski pemain berjuluk sang kereta cepat ini gagal di Inggris, tetapi menjadi bek kanan andalan Swiss. Lichtsteiner telah mengoleksi 104 caps dan masuk skuad Swiss di lima turnamen besar antara 2008 dan 2018.
5. Andriy Shevchenko

Shevchenko adalah salah satu pemain langka yang benar-benar mendapatkan label legenda. Dia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Ukraina dengan 48 gol dan memenangi Liga Champions bersama AC Milan serta mendapatkan Ballon d'Or.
Pada 2006, Shevchenko pindah ke Chelsea dengan harga 30,8 juta pounds tetapi hanya mampu melesakkan sembilan gol dalam 48 laga. Dia akhirnya dipinjamkan kembali ke AC Milan sebelum pulang kampung ke klub pertamanya, Dynamo Kiev, dan menemukan kembali sentuhan mencetak golnya.
6. Robinho

Robinho tidak pernah berhasil membuktikan bahwa Manchester City tepat mengeluarkan 32,5 juta pounds demi membelinya dari Real Madrid pada 2008. Dia hanya mencetak 14 gol dalam 41 pertandingan Premier League.
Dia juga tidak berhasil meniru penampilan gemilangnya untuk Brasil, dengan 100 caps serta mengemas 28 gol dan tampil di dua Piala Dunia.
"Manchester City adalah satu-satunya tim yang saya tinggalkan tanpa memenangi gelar," ujar pemain yang kini berusia 35 tahun dan bermain di klub Turki, Istanbul Basaksehir.
7. Diego Forlan

Ketika gantung sepatu bersama Timnas Uruguay pada 2015, Forlan adalah pemain dengan penampilan terbanyak kedua di negaranya dengan 112 caps. Dia juga berada di peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 36 gol.
Fornal menyabet Golden Ball setelah mencetak gol terbanyak bersama di Piala Dunia 2010. Tetapi dia gagal membuat dampak yang sama di Manchester United karena hanya mampu menyumbangkan 10 gol dalam 63 laganya di Premier League.
8. El Hadji-Diouf
Diouf tampil di Piala Dunia 2002 dan mengantar Senegal ke perempat final yang membuat Liverpool merogoh kocek 10 juta pounds demi mendatangkannya. Namun, setelah awal yang menjanjikan, semua berakhir dengan malapetaka karena Diouf dianggap buruk secara prestasi maupun sikapnya.
Setelah di Liverpool, dia sempat memperkuat tim Premier League lainnya seperti Sunderland, Blackburn dan Bolton. Namun penampilannya juga tidak kunjung produktik karena hanya mencetak 28 gol dalam 243 pertandingan Premier League.
9. Claudio Bravo

Pep Guardiola langsung mengacuhkan Joe Hart saat mulai melatih Manchester City pada 2016. Guardiola memilih mendatangkan Claudio Bravo dari Barcelona yang juga mengantarkan Chile juara Copa America pada 2015 dan 2016.
Tetapi, ia gagal memenuhi harapan saat pasukan Guardiola tergagap hanya berada di posisi ketiga Premier League. Bravo tampaknya kehilangan semua kemampuan menghentikan tembakan lawan di Stadion Etihad dan kemudian hanya jadi pelapis ketika City mendatangkan Ederson.
10. Angel Di Maria

Louis Van Gaal datang menggantikan David Moyes yang gagal menangani Manchester United pada 2013/2-14. Sang pelatih merekrut Angel Di Maria, pemain bintang Argentina yang pada akhirnya membawa negaranya juara pada Piala Dunia 2022.
Akan tetapi kariernya di Manchester United tidak sebaik di Real Madrid. Dia beselisih dengan Van Gaal dan akhirnya dibuang ke Paris Saint-Germain setelah hanya semusim di Old Trafford.
Sumber: Four Four Two
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 17/2/2023
Baca Juga:
6 Bintang Mahal Premier League yang Kontraknya Habis pada Musim Panas 2023
6 Transfer Mewah Inter Milan di Era Erick Thohir
4 Bek Muda yang Jadi Bidikan Liverpool Musim Depan, Ada The Next Van Dijk
6 Pemain Tertua di Skuad Manchester United pada Musim 2022/2023, Dulu Ada Ronaldo
5 Rekrutan Baru Klub Premier League yang Sudah Mencetak Gol, Teranyar Gakpo
8 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

