10 Pemain Yang Dibeli Berdasarkan Performa di Piala Dunia Atau Euro
Aga Deta | 6 Januari 2017 10:52
Bola.net - Bola.net - Turnamen internasional bisa menjadi jalan bagi pemain berbakat untuk pindah ke klub lain. Pasalnya turnamen tersebut merupakan panggung bagi pemain untuk menampilkan permainan terbaiknya sehingga mampu menarik perhatian klub-klub besar.
Banyak pemain yang mendapat tawaran menggiurkan setelah tampil di Piala Dunia atau Euro. Berikut ini adalah 10 pemain yang direkrut cuma berdasarkan performa di Piala Dunia dan Euro seperti dilansir talkSPORT.
Stephane Guivarc'h (Prancis)

Dicap sebagai striker terburuk dalam sejarah Premier League oleh Daily Mail, Guivarc'h pindah ke Newcastle pada tahun 1998 setelah menjadi striker tunggal Prancis ketika menjuarai Piala Dunia. Ia tidak berhasil mencetak gol di turnamen tersebut dan menjadi starter karena Les Bleus kekurangan opsi di lini depan.
Guivarc'h kemudian dianggap sebagai kambing hitam atas kepergian Kenny Dalglish dari St James' Park karena gagal mendongkrak prestasi The Magpies. Guivarc'h hanya bermain dalam empat pertandingan untuk Newcastle sebelum dijual ke Rangers pada November 1998.
Patrik Berger (Republik Ceko)

Berger bermain dua kali di Anfield bersama Republik Ceko pada Euro 1996 sebelum pindah permanen ke sana dua bulan kemudian. Penampilan Berger muda menarik perhatian saat negaranya finis runner up di bawah Jerman sehingga mampu meyakinkan Roy Evans untuk merekrutnya.
Berger akhirnya mampu menjadi pemain favorit fans di mana ia mencetak 35 gol dari 196 penampilan untuk Liverpool. Momen terbaik Berger terjadi pada final FA Cup 2001 saat ia membuat umpan untuk Michael Owen yang mencetak gol kemenangan lawan Arsenal. Cedera menghantam Berger jelang akhir karirnya bersama The Reds dan ia kemudian melanjutkan karirnya dengan Portsmouth, Aston Villa dan Stoke City.
Bartosz Kapustka (Polandia)

Beberapa penggemar sepakbola mungkin sudah lupa pemain berusia 20 tahun tersebut pindah ke Leicester City. Sang gelandang tampil impresif di Euro 2016 pada musim panas kemarin dan performanya melawan Irlandia Utara cukup menarik perhatian sehingga jawara Premier League tersebut memutuskan merekrutnya. Kapustka belum membuat penampilan di tim utama The Foxes dan manajer Claudio Ranieri dikabarkan siap untuk melepas sang pemain baik secara permanen maupun pinjaman.
John Jensen (Denmark)

Satu gol Jensen di final Euro melawan Jerman sudah cukup untuk membuatnya pindah ke Arsenal pada tahun 1992. Ia mencetak satu gol dalam 98 pertandingan di Premier League dan meninggalkan The Gunners setelah empat tahun dengan medali juara Piala Winners, Piala Liga dan FA Cup.
Transfer Jensen ke Arsenal bisa dibilang cukup kontroversi. Hasil penyelidikan menemukan kalau mantan manajer George Graham menerima bayaran ilegal senilai £425.000 dari agen asal Norwegia, Rune Hauge, dalam transfer Jensen dan Pal Lydersen ke Highburry.
Enner Valencia (Ekuador)

Pemain Ekuador ini mendapatkan ganjaran dari penampilan impresifnya di Piala Dunia dengan mendapatkan tawaran pindah ke West Ham. Ia baru berada di Pachuca selama enam bulan sebelum pindah ke Premier League setelah mencetak tiga gol di turnamen Brasil pada tahun 2014. Ia membentuk duet yang bagus bersama Diafra Sakho di musim pertamanya dengan mencetak lima gol dari 37 penampilan.
Asamoah Gyan (Ghana)

Gyan adalah stiker Ghana yang mengenakan nomor punggung 3 ketika memimpin lini depan negaranya di Piala Dunia Afrika Selatan. Meski cuma mencetak dua gol di sana, Gyan berhasil mendapatkan kesempatan pindah ke Premier League bersama Sunderland.
Gyan kemudian tampil di Piala Dunia 2014 dan mencetak gol sehingga menjadi pemain Afrika yang paling banyak mencetak gol dalam sejarah Piala Dunia melewati legenda Roger Milla. Sekarang Gyan bermain di dubai dengan status pinjaman dari klub Liga Super Tiongkok Shanghai SIPG.
Oleg Salenko (Rusia)

Stiker Rusia Oleg Salenko mengukir rekor di Piala Dunia 1994 ketika ia mencetak lima gol untuk negaranya saat melawan Kamerun di Amerika Serikat. Ia mencetak satu gol lagi di babak penyisihan grup sebelum Rusia tersingkir dan berbagi Golden Boot bersama Hristo Stoichkov. Hal tersebut sudah cukup untuk mendapatkan tawaran besar dari Glasgow Rangers pada tahun 1995. Namun Salenko hanya bertahan beberapa bulan di Ibrox dan kemudian dilepas ke Istanbulspor.
Hal Robson-Kanu (Wales)

Ketika berangkat ke Prancis pada musim panas lalu, pemain Wales ini sedang mencari klub baru setelah dilepas klub Championship Reading. Sang striker kemudian menjadi pemain penting saat mengantarkan negaranya menembus semifinal dan mencetak gol fantastis ala Johan Cruyff saat melawan Belgia.
Setelah turnamen usai, Robson-Kanu akhirnya memutuskan bergabung dengan West Brom setelah dikaitkan dengan sejumlah klub Premier League. Pemain berusia 27 tahun itu baru mencetak gol di Premier League tapi jika tidak bermain di Euro 2016, sepertinya Robson-Kanu akan tetap menjadi pemain Championship.
Marcos Rojo (Argentina)

Rojo tidak menunjukkan permainan terbaiknya selama dua musim pertamanya di Manchester United tapi sekarang ia mulai menunjukkan kualitasnya. Ia adalah pembelian ketiga Louis van Gaal sejak menggantikan David Moyes di klub dan datang ke Old Trafford setelah tampil bagus di Piala Dunia saat Argentina kalah dari Jerman di final. Setelah sering mendapatkan kritik, penampilan Rojo belakangan ini mendapatkan pengakuan saat berduet dengan Phil Jones.
James Rodriguez (Kolombia)

Kolombia mencapai perempat final di Piala Dunia 2014 dan Rodriguez adalah pemain kunci dibalik penampilan mereka yang impresif. Ia memenangkan Golden Boot dengan enam gol dan dua assist serta golnya ke gawang Uruguay terpilih sebagai gol terbaik turnamen.
Rodriguez menarik perhatian dunia dan raksasa Spanyol Real Madrid langsung merekrutnya dengan nilai yang fantastis. Namun, Rodriguez justru kesulitan setelah datang ke Santiago Bernabeu dan gagal mendapatkan tempat utama. Meski sering diberitakan akan hengkang pada Januari, Rodriguez menegaskan akan tetap bertahan dan ingin terus membuktikan diri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
LATEST UPDATE
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26



