10 Pemain Yang Tidak Pantas Mendapatkan Medali Juara UCL
Aga Deta | 11 Maret 2016 10:13
Bola.net - Bola.net - Tidak semua pemain sepakbola dianugerahi talenta luar biasa untuk memenangkan Liga Champions. Pasalnya, semua pemain tak bisa menjadi Lionel Messi.
Hanya pemain terbaik yang bisa membantu timnya meraih kesuksesan di kompetisi elit antar klub Eropa dan mengangkat Si Kuping Besar setinggi-tingginya. Namun, anggapan itu juga tidak selalu benar.
Ada beberapa kasus di mana seorang pemain yang kurang berkontribusi tapi bisa ikut merasakan indahnya mengangkat trofi juara Liga Champions. Berikut ini adalah daftar pesepakbola yang sebenarnya kurang pantas mendapat medali juara Liga Champions karena tanpa perlu memeras keringat terlalu banyak di lapangan.
1 dari 10 halaman
Rene Krhin

Pemain muda asal Slovenia ini hanya sekali menghuni bangku cadangan dalam pertandingan fase grup melawan Rubin Kazan. Ia pun bahkan tidak masuk ke dalam 18 pemain untuk final saat Inter Milan mengalahkan Bayern Munchen 2-0 di Santiago Bernabeu.
Namun, hal tersebut ternyata tidak menghentikan Krhin mendapatkan medali juara Liga Champions. Khrin meninggalkan Inter Milan di tahun 2015 dan saat ini bermain di La Liga bersama Granada.
2 dari 10 halaman
Oier Olazabal

Olazabal hanya tampil sekali di La Liga selama tujuh musim memperkuat Barcelona. Ia bahkan tidak pernah tampil sekalipun di Liga Champions.
Namun, berkat kartu merah Jose Manuel Pinto di semifinal leg pertama melawan Real Madrid, Olazabal menjadi pemain cadangan di leg kedua dan final melawan Manchester United di Wembley. Barcelona akhirnya sukses meraih juara setelah mengalahkan Setan Merah dan Olazabal mendapat medali juara Liga Champions.
3 dari 10 halaman
Jamal Blackman

Jamal Blackman merupakan pemain didikan akademi Chelsea. Jamal belum pernah bermain untuk tim senior Chelsea tapi sudah mendapatkan medali Liga Champions.
Usut punya usut, nama Jamal ternyata termasuk dalam daftar pemain muda kompetisi Liga Champions tahun 2012. Atas dasar itulah, Jamal ikut mendapatkan medali juara ketika Chelsea berhasil menang atas Bayern Munchen di pertandingan final.
4 dari 10 halaman
Marko Arnautovic

Marko Arnautovic saat ini tengah bersinar di Stoke City. Meskipun begitu, ia pernah punya karir yang tidak sukses dengan Inter Milan.
Bomber asal Austria ini hanya bermain tiga kali sebagai pemain pengganti di Serie A. Arnautovic tidak pernah tampil di Liga Champions tapi mendapat medali juara setelah duduk di bangku cadangan melawan CSKA Moscow dan Barcelona.
5 dari 10 halaman
Valerio Fiori

Fiori bergabung dengan AC Milan pada usia 30 tahun dan menghabiskan delapan musim sebagai penghangat bangku cadangan di sana. Fiori hanya mampu membuat dua penampilan sepanjang karirnya bersama Rossoneri.
Di tahun 2003, Fiori cuma duduk di bangku cadangan dalam lima pertandingan Liga Champions sehingga sudah cukup untuk mendapatkan medali juara. Kemudian 90 menit di bench pada pertandingan fase grup melawan Lille tahun 2006 membuatnya mengoleksi medali juara Liga Champions keduanya.
6 dari 10 halaman
Scott Carson

Liverpool memboyong Carson pada Januari 2005 untuk menjadi pesaing Jerzy Dudek di bawah mistar. Ia membuat sembilan penampilan untuk Liverpool, termasuk saat mengalahkan Juventus di perempat final Liga Champions pada bulan April 2005.
Di musim itu, Carscon hanya tampil sekali sebagai starter di Liga Champions dan enam pertandingan lainnya sebagai pemain cadangan. Meskipun begitu, Carson tetap mendapatkan medali juara setelah The Reds menaklukkan AC Milan di final dengan cara yang dramatis.
7 dari 10 halaman
Valdo

Pemain Cape Verde ini bergabung dengan tim reserve Real Madrid pada awal musim 2001/02. Valdo sempat terlibat dalam tiga pertandingan senior Los Blancos pada musim tersebut.
Dua pertandingan diantaranya terjadi ketika masuk sebagai pemain pengganti melawan Lokomotiv Moscow dan Panathinaikos. Ia ikut mendapat medali juara Liga Champions setelah Madrid mengalahkan Bayer Leverkusen di final.
8 dari 10 halaman
Jonathan Greening

Ketika meraih treble winners, pemain akademi Manchester United Jonathan Greening tampil tujuh kali di musim tersebut. Namun, ia sama sekali tidak pernah tampil dalam pertandingan Liga Champions.
Greening ikut duduk di bangku cadangan ketika Setan Merah menang dramatis atas Bayern Munchen di Camp Nou. Meskipun begitu, hal tersebut sudah cukup untuk membuat Greening mendapatkan medali juara Liga Champions.
9 dari 10 halaman
Vladimir But

But menjadi pemain Rusia kedua yang memenangkan Liga Champions pada tahun 1997. Ketika itu Borussia Dortmund sukses menaklukkan Juventus dengan skor 3-1 di final.
Namun bila diteliti lebih jauh, kontribusi But untuk Dortmund pada saat itu terbilang sangat minim. Ia hanya tampil selama empat menit sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Steaua Bucharest.
10 dari 10 halaman
Carlos Aranda

Aranda merupakan pemain jebolan akademi Real Madrid. Namun, ia tidak pernah tampil sekalipun di La Liga bersama tim senior Los Blancos.
Meskipun kontribusinya di klub sangat minim, Aranda justru berhasil mendapatkan dua medali juara Liga Champions setelah tampil melawan Molde (1999-2000) dan Lokomotiv Moscow (2001-02). Usai memenangkan medali keduanya, Aranda bergabung dengan Numancia dan menghabiskan sisa karirnya dengan berpindah-pindah klub.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa Transfer Musim Panas
Editorial 2 Juni 2026, 19:13
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














