10 Pesepakbola Wanita Terbaik Sepanjang Sejarah
Editor Bolanet | 13 Juli 2013 05:29
Bola.net - Popularitas sepakbola wanita kian meningkat sejak berlangsungnya Piala Dunia Wanita 1991. Seiring perkembangan jaman, kualitas sepakbola wanita terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Beberapa nama popular seperti Mia Hamm (eks Timnas Amerika Serikat) dan (Timnas ) tentunya bukan hal asing di telinga kita; pemerhati sepakbola. Meskipun begitu, banyak juga pesepakbola wanita berprestasi yang namanya mungkin belum terdengar oleh pemerhati sekalian.
Berikut ini kolom editorial mengenai 10 Pesepakbola Wanita Terbaik Sepanjang Sejarah selengkapnya. (bola/rdt)
Mia Hamm (Amerika Serikat)

Legenda Timnas Amerika Serikat, Mia Hamm, diperdebatkan menjadi pesepakbola wanita terbaik sepanjang sejarah. Meski tak memiliki skil individu sebaik Marta (Brasil), ibu dari dua anak ini memiliki pengaruh besar dalam perkembangan sepakbola wanita.
Hamm yang saat ini menjadi duta besar Barcelona FC ini pernah meraih Fifa Women's World Player of the Year sebanyak dua kali. Namanya juga tercantum ke dalam 100 pesepakbola berpengaruh versi Fifa.
Ia sukses mempersembahkan dua titel Piala Dunia bagi Amerika Serikat, yakni di tahun 1991 dan 1999. Hamm menorehkan 158 gol dari 275 penampilannya bersama USA. Hamm pensiun dari dunia lapangan hijau pada umur 32 tahun.
Marta (Brasil)

Dijuluki sebagai Ronaldinho-nya wanita, Marta juga memiliki skil olah bola yang aktraktif nan menghibur. Bisa dibilang ia adalah pesepakbola wanita bertalenta (namun bukan terbaik) dalam sepanjang sejarah sepakbola wanita.
Meski minim prestasi bersama Tim Samba, Marta sanggup mengejutkan dunia dengan prestasi individualnya sebagai Fifa Women's World Player of the Year dalam kurun waktu lima tahun (2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010).
Marta, 27 tahun, juga pernah terpilih ke dalam daftar 20 atlet wanita satu dekade oelh majalah Sports Illustrated.
Birgit Prinz (Jerman)

Birgit Prinz termasuk salah satu pesepakbola wanita yang sanggup meraih Fifa Women's World Player of the Year secara tiga kali beruntun, yakni 2003, 2004 dan 2005. Ia juga sukses mengantarkan Timnas Jerman mengusung trofi Piala Dunia Wanita pada tahun 2003 dan 2007.
Prinz yang pensiuan di tahun 2011, telah mencetak gol sebanyak 128 gol dari 214 penampilan.
Ia juga berhasil memenangkan dua Bundesliga dan Piala Jerman bersama FSV Frankfurt. Hingga saat ini Prinz masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan koleksi 14 gol.
Sun Wen (China)

Sun Wen, penyerang Timnas China ini berhasil memborong Golden Boot dan Golden Ball, sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak di ajang Piala Dunia Wanita 1999.
Bersama Timnas China, Sun Wen mencetak 106 gol dari 152 penampilan, sebelum akhirnya pensiun di tahun 2006.
Homare Sawa (Jepang)

Puncak prestasi yang diraih Homare Sawa terjadi pada Piala Dunia Wanita 2011. Ia berhasil menuntun Timnas Jepang menjadi juara dunia, setelah mengalahkan Amerika Serikat di partai final melalui adu penalti.
Di ajang yang sama, Sawa berhasil menyabet predikat pencetak gol terbanyak (Golden Ball), dan terpilih menjadi pesepabola wanita terbaik Fifa Women's World Player of the Year di tahun 2012, mengalahkan Marta (Timnas Brasil).
Abby Wambach (Amerika Serikat)
Penyerang berusia 34 tahun ini akan selalu dikenang publik Amerika Serikat berkat golnya pada menit akhir di ajang Piala Dunia Wanita 2011. Kala itu Timnas USA menghadapi Brasil di babak perempat final. Pertandingan tersebut berlanjut hingga babak tambahan setelah di waktu norma kedua tim hanya bermain imbang 1-1.
Amerika sempat tertinggal 1-2 di babak tambahan, namun gol Ammy Wambach di detik-detik akhir menyelamatkan timnya dari kekalahan, hingga akhirnya mereka lolos ke babak semifinal usai menang adu penalti. Meski begitu Amerika harus puas duduk sebagai runner-up di ajang tersebut.
Wambach pernah dinobatkan sebagai pesepakbola wanita Amerika terbaik sebanyak lima kali (2003, 2004, 2007, 2010, dan 2011). Ia juga menerima penghargaan spesial Associated Press Soccer Athlete of the Year di tahun 2011.
Cristiane (Brasil)

Pesepakbola wanita yang memiliki nama lengkap Cristiane Rozeira de Souza Silva ini pernah menduduki posisi ketiga Fifa World Player of the Year secara dua tahun beruntun, yakni 2007 dan 2008. Bersama Tim Samba, Cristiane telah menorehkan 21 gol dalam 45 pertandingan.
Cristiane pernah membela klub Santos dan klub Bundesliga Vfl Wolfsburg. Bersamanya kedua klub tersebut, pesepakbola wanita yang masih aktif bermain ini sukses mempersembahkan satu gelar Liga Domestik.
Renate Lingor (Jerman)

Bersama die Nationalelt, Renate Lingor sukses mempersembahkan dua Piala Dunia Wanita (2003 dan 2007) serta Piala Eropa Wanita (2001 dan 2005).
Sedangkan bersama klubnya FFC Frankfurt, Lingor berkontribusi atas kesuksesan timnya meraih lima titel Liga Domestik dan Piala Jerman, serta dua Piala Uefa.
Hanna Ljungberg (Swedia)

Meski tak memiliki relasi dengan pemain legenda Arsenal Freddy Ljungberg, Hanna Ljungberg telah mencetak 72 gol bagi Timnas Swedia pada periode 1996-2008. Prestasi terbaiknya yakni mengantarkan Swedia menjadi runner-up Piala Dunia Wanita 2003. Hanna memutuskan untuk gantung sepatu pada 2009.
Kelly Smith (Inggris)

Pesepakbola wanita yang satu ini terbilang legendaris di kalangan sepakbola Inggris. Bersama tim sepakbola wanita Arsenal, Kelly Smith sukses mengoleksi 15 trofi untuk tim London Utara tersebut.
Ia melakoni debut bersama Timnas Inggris sejak berusia 17 tahun, kala itu di tahun 1995. Bersama The Three Lions, Smith sukses menyarangkan 45 gol dalam 111 pertandingan. Saat ini wanita berusia 34 tahun tersebut masih aktif bermain bersama Arsenal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Portugal Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo? Itu Pandangan Keliru!
Piala Dunia 19 Desember 2025, 09:58
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Diprotes, Di Mana Letak Kesalahan Terbesar FIFA?
Piala Dunia 18 Desember 2025, 10:55
-
Meroket! Harga Tiket Piala Dunia 2026 Melonjak, Fans Murka, FIFA Dikecam Keras
Piala Dunia 12 Desember 2025, 05:18
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








