
Bola.net - Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menghadirkan persaingan yang sangat ketat di antara negara-negara peserta. Dalam turnamen dengan margin kesalahan yang tipis, detail kecil sering kali menjadi pembeda.
Mantan gelandang Timnas Inggris, Joe Cole menilai salah satu faktor yang dapat menentukan hasil turnamen adalah efektivitas dalam memanfaatkan situasi bola mati. Menurutnya, kemampuan tersebut bisa memberi keuntungan besar bagi tim yang mampu menguasainya.
Pandangan itu muncul setelah musim Premier League yang menunjukkan betapa pentingnya peran tendangan sudut dan tendangan bebas dalam menghasilkan gol.
Situasi bola mati bahkan menjadi salah satu senjata utama sejumlah tim sepanjang musim.
Bola Mati Dinilai Bisa Menentukan Nasib Tim

Cole meyakini peluang Inggris di Piala Dunia akan meningkat apabila mereka mampu menguasai aspek tersebut. Namun, ia juga menyoroti rencana FIFA untuk memperketat pengawasan terhadap kontak fisik di area penalti.
FIFA sebelumnya menyatakan akan bertindak lebih tegas terhadap pelanggaran yang terjadi saat situasi bola mati. Langkah itu berpotensi mengubah pendekatan sejumlah tim yang selama ini memanfaatkan duel fisik di kotak penalti.
Meski demikian, Cole tetap melihat bola mati sebagai elemen penting yang dapat memengaruhi perjalanan sebuah tim di turnamen.
"FIFA sudah menyatakan bahwa mereka akan bersikap tegas dan akan menindak hal-hal seperti itu," buka Cole.
"Para wasit kehilangan kendali dalam dua tahun terakhir, dan itu membuat sejumlah hal yang sebenarnya tidak semestinya terjadi justru dibiarkan."
Menurut Cole, efektivitas bola mati tetap akan berperan besar terlepas dari perubahan pendekatan wasit yang mungkin diterapkan FIFA.
"Jika FIFA mengembalikan keadaan menjadi normal, bola mati tetap akan penting."
"Namun, jika FIFA tidak menindak hal itu dan membiarkannya menjadi situasi bebas tanpa kontrol, maka tim yang paling menguasai cara-cara tersebut akan memiliki peluang yang lebih baik."
Cole Minta Wasit Ambil Kendali Pertandingan
Sepanjang musim lalu, sejumlah situasi bola mati di Premier League kerap memicu perdebatan. Banyak insiden di kotak penalti harus ditinjau melalui VAR untuk menentukan pelanggaran yang terjadi.
Cole menilai wasit seharusnya bisa mengambil keputusan lebih cepat tanpa terlalu bergantung pada pemeriksaan video yang panjang.
Ia berharap para pengadil pertandingan kembali memegang kendali penuh terhadap jalannya laga dan menindak tegas pelanggaran yang jelas terlihat.
Cole menambahkan bahwa dalam banyak kasus musim lalu, wasit sebenarnya memiliki cukup alasan untuk mengambil keputusan tanpa bantuan teknologi.
"Pada beberapa kesempatan musim ini, wasit bisa saja memilih satu dari lima pelanggaran untuk diberikan. Jadi, Anda tidak memerlukan VAR untuk itu karena semuanya terlihat sangat jelas," lanjut Cole.
"Saya berharap wasit kembali mengambil kendali. Tetapi para pemain dan pelatih juga harus menjalankan peran mereka."
Jangan Lewatkan!
- Diincar Liverpool Jadi Pengganti Salah, Yan Diomande Malah Main Mata Dengan PSG
- Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
- Prediksi Formasi Liverpool Era Andoni Iraola: 3 Wajah Baru Bisa Langsung Masuk Starting XI
- Jarang Terjadi! Haruskah Real Madrid Malu? Crystal Palace Kirim Lebih Banyak Pemain ke Piala Dunia 2026
- Manchester City Ancam Tempuh Jalur Hukum setelah Kandidat Presiden Real Madrid Janji Datangkan Erling Haaland
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 06:00Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Juli 2026 06:00Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:33Tepergok Curi Motor di Setiabudi, 2 Pria Babak Belur Diamuk Massa
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:29Ketua IDI TTU Diperiksa, Ungkap Laporan Intimidasi Dokter Icha
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
MOST VIEWED
Rodri MVP, Mbappe Top Skor, Inilah Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia 2026
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Jangan Ditiru! Leandro Paredes Cekik dan Jungkalkan Pemain Spanyol usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Pengakuan Jujur Ferran Torres: Messi Buat Spanyol Kena Mental!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3910506/original/017346000_1642741912-motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302653/original/019167900_1784600959-175027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)

