10 Pesepakbola yang Terjerat Kasus Obat-obatan Terlarang
Editor Bolanet | 9 Desember 2014 12:21
Bola.net - Bola.net - Dunia olah raga sangat mengharamkan pemakaian obat-obatan terlarang, termasuk obat yang memiliki efek meningkatkan kemampuan fisik dan ketahanan tubuh seorang atlit. Kendati demikian, beberapa atlit pengguna obat-obatan terlarang nyatanya masih bisa ditemukan.
Padahal hukuman yang menanti bagi para atlit pengguna obat-obatan terlarang sangatlah berat. Mulai dari hukuman skorsing, larangan bermain seumur hidup, hingga pencabutan gelar. Khusus membahas ranah sepak bola, berikut ini Bolanet merangkum jajaran pesepakbola yang terjerat kasus obat-obatan terlarang.
1 dari 10 halaman
Adrian Mutu

Pada tahun 2010, lagi-lagi Mutu terjerat kasus serupa, kali ini ia gagal lolos dalam tes doping yang digelar oleh FIGC. Hasilnya Mutu dijatuhi hukuman skorsing selama 9 bulan yang kemudian diturunkan menjadi 6 bulan saja.
2 dari 10 halaman
Jaap Stam

Baru beberapa bulan tiba di Italia, Stam sudah harus berurusan dengan komisi disiplin FIGC setelah dirinya didakwa positif menggunakan anabolic steroid nandrolone. Hasilnya Stam dijatuhi hukuman skorsing selama 5 bulan yang diringankan menjadi 4 bulan.
3 dari 10 halaman
Fernando Couto

4 dari 10 halaman
Edgar Davids

5 dari 10 halaman
Pep Guardiola

Namun karena merasa dirinya tidak bersalah, Pep mengajukan gugatan pada tahun 2007 dan memenangkannya. Nama Pep pun dibersihkan dari kasus penggunaan obat-obatan terlarang.
6 dari 10 halaman
Kolo Toure

Lucunya musibah itu terjadi tanpa ada unsur kesengajaan dari Kolo Toure. Pasalnya zat terlarang tersebut terkandung dalam obat pelangsing milik istrinya yang dikonsumsi oleh Kolo. Akibatnya ia mendapatkan hukuman skorsing dari FA dan denda dari Manchester City.
7 dari 10 halaman
Rio Ferdinand

Bukan karena Rio terbukti positif menggunakan obat-obatan terlarang, melainkan karena dirinya tidak menghadiri tes kesehatan yang sudah dijadwalkan oleh FA. Alhasil Rio dijatuhi denda sebesar 50.000 Pounds plus skorsing selama 8 bulan.
8 dari 10 halaman
Diego Maradona

Bukan cuma itu saja, pada Piala Dunia 1994, Maradona lagi-lagi terjerat kasus penggunaan obat-obatan terlang. Kali ini zat terlarang yang terkandung di dalam tubuhnya adalah ephedrine. Sang Tangan Tuhan kembali harus menjalani hukuman skorsing sebelum pada akhirnya membela Boca Juniors hingga gantung sepatu.
9 dari 10 halaman
Mark Bosnich

Pemain asal Australia itu sempat mengaku kalau ia dijebak, dengan cara kokain tersebut dicampur oleh pihak tak bertanggung jawab ke dalam minumannya. Klubnya saat itu, Chelsea langsung memutuskan kontrak sang pemain hingga kabarnya membuat Bosnich depresi.
10 dari 10 halaman
Claudio Caniggia

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Capello Anggap Cristiano Ronaldo tak Setara Lionel Messi, Ini Penjelasannya
Piala Dunia 12 Februari 2026, 04:33
-
Gol Krusial Benjamin Sesko Antar Man United Menang, Etos Kerja Tuai Pujian
Liga Inggris 4 Februari 2026, 05:35
-
Bangkit di Man United, Kobbie Mainoo Disebut Punya 'Kekuatan Super'
Liga Inggris 3 Februari 2026, 21:12
-
Lamine Yamal Samai Torehan Gol Diego Maradona di Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 12:56
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











