Prediksi Final Liga Champions Versi Legenda MU: Arsenal Bakal Bikin PSG Hancur Lebur Lewat Bola Mati

Prediksi Final Liga Champions Versi Legenda MU: Arsenal Bakal Bikin PSG Hancur Lebur Lewat Bola Mati
Selebrasi skuad Arsenal usai memastikan tiket ke final Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Rio Ferdinand meyakini Arsenal memiliki peluang besar menjuarai Liga Champions musim ini saat menghadapi PSG di final UCL. Menurut legenda Manchester United itu, kekuatan bola mati The Gunners bisa menjadi mimpi buruk bagi wakil Prancis tersebut.

Arsenal melaju ke final kedua dalam sejarah klub setelah menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Gol Bukayo Saka di Emirates Stadium memastikan langkah tim asuhan Mikel Arteta menuju partai puncak.

Kesempatan ini juga membuka peluang Arsenal menghapus kenangan pahit saat kalah dari Barcelona di final dua dekade lalu. Di saat yang sama, Arteta masih menjaga peluang meraih gelar Premier League musim ini.

Meski begitu, PSG datang dengan modal impresif setelah mencetak 44 gol sepanjang turnamen. Jumlah itu jauh di atas koleksi 29 gol milik Arsenal.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Kelemahan PSG yang Bisa Dimanfaatkan Arteta

Kelemahan PSG yang Bisa Dimanfaatkan Arteta

Pemain PSG Ousmane Dembele (kanan) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern vs PSG, 6 Mei 2026 (c) AP Photo/Matthias Schrader

Ferdinand melihat ada celah besar dalam permainan PSG, terutama saat menghadapi situasi bola mati. Ia menilai lini belakang tim asuhan Luis Enrique kerap kehilangan kontrol dalam duel udara.

Menurutnya, masalah itu sudah terlihat ketika PSG menghadapi Bayern Munich di semifinal. Arsenal pun dianggap sebagai salah satu tim paling berbahaya di Inggris dalam memaksimalkan tendangan bebas dan sepak pojok.

"PSG adalah tim yang lebih baik, 100 persen. Secara permainan mereka yang terbaik di planet ini saat ini, tapi mereka terlihat tidak nyaman dalam mengantisipasi bola mati," kata Rio Ferdinand melalui kanal YouTube miliknya.

"Arsenal memainkan banyak jenis permainan sepak bola dan banyak di antaranya berujung pada bola mati. Jika mereka mendapatkan tendangan bebas atau korner, mereka akan menciptakan kekacauan total melawan tim PSG yang kecil itu," lanjut mantan bek Inggris tersebut.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 19 Mei 2026
Arsenal Arsenal
02:00 WIB
Burnley Burnley

Duel Fisik di Puskas Arena

Duel Fisik di Puskas Arena

Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol bersama Declan Rice, Leandro Trossard, dan Eberechi Eze dalam laga Premier League kontra Fulham, Sabtu (2/5/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Ferdinand menilai final di Budapest akan banyak ditentukan oleh kekuatan fisik Arsenal. Ia percaya para pemain PSG bakal kesulitan menghadapi intensitas dan duel udara tim London Utara itu.

Arsenal memang memiliki sejumlah pemain dengan postur kuat dan agresif saat menyerang kotak penalti. Situasi bola mati diyakini bisa menciptakan tekanan mental bagi lini belakang PSG sepanjang pertandingan.

"Secara fisik, pada bola mati, PSG tidak bisa bersaing dengan Arsenal. Jika Arsenal mendapatkan penguasaan bola dan tendangan bebas di sekitar kotak penalti, atau bahkan garis tengah, mereka akan menimbulkan kerusakan," ujar Ferdinand.

"Saya pikir di stadion Anda akan merasakan aura dan energi ketidakpastian dari PSG. PSG sangat percaya diri dalam setiap aspek permainan mereka kecuali bola mati, dan di situlah Arsenal sangat kuat," tambahnya.

Potensi Sejarah Baru bagi The Gunners

Potensi Sejarah Baru bagi The Gunners

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Musim ini bisa menjadi salah satu periode terbaik dalam sejarah Arsenal jika mereka berhasil meraih gelar Liga Champions dan Premier League sekaligus. Ian Wright bahkan menyebut skuad saat ini layak disejajarkan dengan generasi terbaik klub.

Ferdinand setuju dengan penilaian tersebut. Menurutnya, belum ada tim Arsenal sebelumnya yang mampu mengawinkan dua gelar bergengsi itu dalam satu musim.

"Jika mereka memenangkan Premier League dan Liga Champions, tidak ada tim Arsenal yang pernah melakukannya. Banyak tim memenangkan salah satunya, tapi jika keduanya, mereka 100 persen adalah tim terbaik Arsenal," ucap Ferdinand.

"Arsenal adalah ancaman besar bagi tim PSG ini. Ada lebih banyak hal dalam sepak bola daripada sekadar gaya bermain, dan bola mati harus dipertimbangkan secara besar-besaran," pungkasnya.