10 Transfer Terburuk Premier League Musim Panas Ini, Florian Wirtz Masuk!
Aga Deta | 15 Oktober 2025 22:41
Bola.net - Musim panas lalu menjadi periode transfer paling sibuk dalam sejarah Premier League. Lebih dari 3 miliar poundsterling dihabiskan untuk mendatangkan pemain baru.
Sebanyak 155 transfer terjadi di antara 20 klub papan atas Inggris. Nilai itu bahkan melampaui total belanja gabungan klub-klub La Liga, Serie A, Ligue 1, dan Bundesliga.
Namun, tidak semua rekrutan baru berhasil memenuhi harapan besar yang disematkan pada mereka. Harga tinggi dan ekspektasi besar justru membuat beberapa pemain gagal beradaptasi.
Sejumlah nama langsung tampil gemilang sejak debut, tapi ada pula yang justru tenggelam dalam tekanan. Penampilan buruk mereka jadi bahan sorotan publik dan media.
Berikut daftar 10 transfer Premier League musim panas yang sejauh ini dinilai paling mengecewakan.
10. Thierno Barry (Everton)
Everton berharap Thierno Barry bisa menjadi solusi di lini depan setelah performa positif bersama Villarreal. Striker berusia 22 tahun itu didatangkan dengan harga 27 juta pounds.
Namun, Barry gagal memenuhi ekspektasi. Ia baru tampil dua kali sebagai starter dan belum mencetak gol maupun assist.
Performa buruknya membuat David Moyes lebih sering menurunkannya dari bangku cadangan. Barry harus bekerja keras agar bisa mendapat tempat reguler di tim utama.
9. Anthony Elanga (Newcastle United)

Anthony Elanga tampil gemilang bersama Nottingham Forest musim lalu dengan torehan 18 gol. Newcastle kemudian membelinya dengan harga 55 juta pounds.
Sayangnya, Elanga belum mampu memberikan kontribusi serupa di klub barunya. Dalam 10 laga, pemain asal Swedia itu belum mencetak gol maupun assist.
Persaingan ketat dengan Anthony Gordon dan Harvey Barnes membuat Elanga kesulitan mendapatkan menit bermain. Ia kini mulai tersisih dari rencana utama Eddie Howe.
8. Mads Hermansen (West Ham United)

West Ham menebus Mads Hermansen dari Leicester City seharga 20 juta pounds. Kiper asal Denmark itu diharapkan bisa menjadi solusi di bawah mistar.
Namun, beberapa blunder membuatnya kehilangan kepercayaan pelatih. Ia hanya tampil empat kali sebelum akhirnya digantikan oleh Alphonse Areola.
Pertahanannya yang rapuh membuat Hermansen sulit tampil konsisten. Kini posisinya di West Ham berada dalam ancaman serius.
7. Jean-Clair Todibo (West Ham United)

Jean-Clair Todibo direkrut permanen dari Nice dengan nilai 32,8 juta pounds. Sayangnya, performanya justru menurun drastis di bawah tekanan Premier League.
Masalah disiplin membuatnya berselisih dengan pelatih Graham Potter. Setelah Nuno Espírito Santo datang, Todibo tetap tidak masuk dalam rencana tim utama.
West Ham tampaknya kembali mengulang kesalahan dalam belanja pemain bertahan. Todibo kini menjadi beban baru dalam daftar pemain gagal klub.
6. James Trafford (Manchester City)

Manchester City mengeluarkan 31 juta pounds untuk membawa kembali James Trafford dari Burnley. Ia diharapkan bisa menjadi pelapis Ederson.
Namun, kedatangan Gianluigi Donnarumma membuat Trafford kehilangan tempat. Ia hanya menjadi kiper ketiga dan jarang mendapat kesempatan bermain.
Kesalahan fatal saat melawan Tottenham di awal musim memperburuk reputasinya. Keputusan kembali ke City kini tampak sebagai langkah yang salah.
5. Alexander Isak (Liverpool)

Liverpool memecahkan rekor transfer klub dengan membayar 125 juta pounds untuk Alexander Isak. Eks striker Newcastle itu digadang-gadang jadi mesin gol baru di Anfield.
Sayangnya, Isak belum menunjukkan performa terbaik. Ia masih beradaptasi setelah absen di pramusim dan kalah bersaing dengan Hugo Ekitike.
Meski begitu, pelatih Arne Slot percaya Isak akan segera menemukan bentuk terbaiknya. Namun sejauh ini, start-nya tergolong mengecewakan.
4. Yoane Wissa (Newcastle United)

Newcastle membayar 55 juta pounds untuk mendatangkan Yoane Wissa dari Brentford. Transfer ini terjadi setelah kepergian Isak ke Liverpool.
Harga itu dianggap terlalu mahal untuk pemain berusia 29 tahun. Parahnya, Wissa belum sempat debut karena cedera lutut yang dialaminya.
Jika sudah pulih, Wissa mungkin bisa membantu lini depan Newcastle. Namun sejauh ini, transfernya belum memberikan dampak sama sekali.
3. Jamie Gittens (Chelsea)

Chelsea menebus Jamie Gittens dari Borussia Dortmund seharga 51,5 juta pounds. Ia digadang-gadang menjadi bintang muda berikutnya di bawah asuhan Enzo Maresca.
Sayangnya, Gittens belum mampu tampil konsisten. Ia baru tiga kali menjadi starter dari tujuh penampilan di Premier League.
Pemain berusia 21 tahun ini masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan gaya permainan Chelsea. Namun, tekanan besar sudah mulai datang padanya.
2. Milos Kerkez (Liverpool)

Liverpool menebus Milos Kerkez dari Bournemouth dengan biaya 40 juta pounds. Ia didatangkan untuk menggantikan Andy Robertson di posisi bek kiri.
Namun, Kerkez tampil buruk di awal musim. Ia sering kalah duel dan kerap melakukan kesalahan dalam bertahan.
Pemain asal Hungaria ini masih muda, tapi harus segera memperbaiki performanya. Jika tidak, posisinya bisa direbut kembali oleh Robertson.
1. Florian Wirtz (Liverpool)

Florian Wirtz menjadi rekrutan paling mahal Liverpool musim panas ini dengan harga 116 juta pounds. Ia diharapkan menjadi pengatur serangan utama di lini tengah.
Namun, performanya justru di bawah ekspektasi. Dari sembilan laga, ia belum mencetak gol maupun assist dan kerap tampil tidak efektif.
Wirtz masih punya waktu untuk berkembang, tapi Arne Slot mulai mempertimbangkan opsi lain di lini tengah. Saat ini, tempatnya di tim utama mulai terancam.
Sumber: Sports Illustrated
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

