3 Alasan Barcelona Bisa Kawinkan Liga Champions dan La Liga Musim Ini
Aga Deta | 31 Oktober 2019 14:25
Bola.net - Pencarian Barcelona akan trofi Liga Champions masih belum berakhir. Mereka masih mencari trofi keenam mereka dan yang pertama di bawah Ernesto Valverde.
Lionel Messi sudah berjanji akan membawa pulang trofi Liga Champions ke Camp Nou. Hal itu diungkapkan Messi di hadapan seluruh pendukung Barcelona di Camp Nou pada awal musim ini.
Pencapaian Barcelona pada ajang Liga Champions selama beberapa tahun belakangan ini memang tidak mengesankan. Mereka bahkan tersingkir dengan cara menyakitkan dari AS Roma dan Liverpool.
Namun, Barcelona sangat mendominasi pada ajang La Liga. Mereka pasti ingin mempertahankan gelar La Liga mereka.
Fokus utama Barcelona pada musim ini sepertinya merebut Liga Champions. Namun, mereka menunjukkan tanda-tanda bisa menyabet kedua gelar tersebut pada musim ini.
Berikut 3 alasan mengapa Barcelona bisa mengawinkan gelar La Liga dengan Liga Champions pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.
Skuat Sangat Seimbang

Barcelona akhirnya memiliki keseimbangan di skuatnya. Dengan tambahan Antoine Griezmann, Frenkie de Jong, Junior Firpo, Ansu Fati dan Carles Perez, Barca cukup kuat di semua posisi.
Tim Catalan kesulitan pada musim lalu karena mereka tidak punya pelapis untuk Jordi Alba, yang terlihat kelelahan menjelang akhir musim. Tapi Ernesto Valverde sudah memperbaikinya dengan merekrut bek kiri Real Betis Junior Firpo.
De Jong sudah menjadi pemain penting di lini tengah Barca bersama Sergio Busquets dan Arthur. Pemain internasional Belanda itu menyatu dengan cepat dengan skuat sehingga seperti sudah bermain di sana selama satu dekade. De Jong sudah menetapkan standar yang sangat tinggi sehingga Ivan Rakitic kesulitan menemukan tempat di starting XI.
Sementara itu, Griezmann bersama Fati dan Perez mengambil kendali barisan depan Blaugrana ketika Lionel Messi absen dan Luis Suarez melempem. Sekarang Messi sudah kembali ke permainan terbaiknya dan pemain Uruguay itu kembali tajam sehingga lini depan Barca terlihat sangat menakutkan.
Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Barcelona selalu tampil di Liga Champions setiap tahunnya. Namun, mereka gagal berbuat banyak dalam beberapa tahun terakhir meski sangat mengesankan di liga.
Tim Catalan seperti kehabisan bensin pada babak sistem gugur sehingga selalu gagal juara. Alasan dari itu termasuk kurangnya eksperimen atau rotasi, kedalaman skuad yang tidak memadai, manajemen individu yang tidak efisien dan performa tandang yang buruk.
Valverde selalu memainkan formasi 4-3-3 dan sepertinya tidak tertarik untuk bereksperimen dengan skema itu. Namun, dia sudah belajar dari masa lalu dan merotasi skuadnya agar pemainnya tetap bugar dan termotivasi.
Valverde bahkan memperkuat posisi di mana Barca kalah pada musim lalu. Antoine Griezmann adalah pengganti jangka panjang ideal untuk Suarez dan sudah mulai menunjukkan kemampuannya.
Frenkie de Jong mampu menggantikan Phillipe Coutinho dengan mudah dan bermain dengan bagus. Nelson Semedo adalah bek kanan pilihan pertama mereka di depan Sergi Roberto. Sementara itu, pemain muda seperti Fati dan Perez sudah menanamkan energi baru di dalam skuad.
Selain itu, performa tandang Barcelona sudah membaik setelah kehilangan poin melawan Granada dan Athletic Bilbao pada awal musim. Barcelona sudah berkembang dan begitu juga kepercayaan para pemain.
Lionel Messi Mulai Bersinar Setelah Kembali dari Cedera

Lionel Messi sempat absen selama sebulan pada awal musim sehingga menjadi pukulan besar bagi Barcelona. Cedera betis bintang Argentina itu tampaknya menjadi penyebab terpuruknya Barca pada awal musim.
Setelah pulih, Messi masih kesulitan menunjukkan permainan terbaiknya bersama Barcelona. Namun, situasi sekarang sudah berubah.
Messi sekarang sudah mencetak empat gol dan empat assist hanya dalam lima penampilan di La Liga. Pemain Argentina itu tampil cemerlang saat melawan Sevilla dan Real Valladolid, dan dia juga sangat impresif di Liga Champions dengan mencetak gol melawan Slavia Praha.
Meskipun Barcelona gagal di Liga Champions musim lalu, Messi masih luar biasa karena ia mencetak 12 gol dan merupakan pencetak gol terbanyak di kompetisi. Dia juga menerima Sepatu Emas setelah mencetak 36 gol di La Liga.
Untuk kesuksesan Barcelona, Messi harus terus bermain bagus. Pemain berusia 32 tahun itu sudah menegaskan kembali tekadnya untuk membawa Liga Champions ke Camp Nou, dan itu bisa terjadi pada musim ini.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
LATEST UPDATE
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


