3 Alasan Carlo Ancelotti Tidak Cocok untuk Arsenal
Aga Deta | 17 Desember 2019 13:51
Bola.net - Arsenal saat ini masih berburu manajer baru. Mereka sedang mencari sosok yang pas untuk menggantikan Unai Emery yang dipecat bulan lalu.
Tim asal London Utara itu sudah dikaitkan dengan sejumlah manajer-manajer papan atas. Salah satunya adalah Carlo Ancelotti.
Ancelotti saat ini memang tengah menganggur. Juru taktik asal Italia itu belum lama ini diberhentikan oleh Napoli.
Arsenal saat ini sedang ditangani oleh manajer interim Freddie Ljungberg. Akan tetapi, performa The Gunners di bawah pria asal Swiss itu tidak sesuai harapan.
Kedatangan Ancelotti diharapkan mampu mendongkrak performa Arsenal. Sebab, dia berhasil meraih tiga trofi juara saat menukangi Chelsea pada periode 2009-2011.
Namun, ada baiknya jika Arsenal menunda untuk mendatang Ancelotti ke Emirates Stadium. Sebab, ada beberapa pertimbangan yang bisa membuatnya gagal di Arsenal.
Berikut ini tiga alasan Carlo Ancelotti tidak cocok untuk Arsenal seperti dilansir Sportskeeda.
Arsenal Tidak Punya Pondasi Kuat

Arsenal tentunya membutuhkan pondasi yang kuat agar bisa menjadi tim yang sukses. Arsene Wenger meninggalkan Arsenal tidak dalam kondisi yang bagus. Mereka hanya berkutat di Liga Eurooa selama dua tahun berturut-turut di tahun-tahun terakhir Wenger.
Ancelotti meraih kesuksesan di Real Madrid, tetapi pemain rekrutannya tidak memiliki dampak sebesar pemain yang sudah ada di sana. Pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Sergio Ramos sudah bermain untuk Los Blancos bahkan sebelum Ancelotti tiba. Manajer Italia itu memiliki pasukan kelas dunia dengan pondasi yang tepat untuk maju, sesuatu yang tidak akan dia dapatkan di Arsenal.
Dari menangani pemain-pemain seperti Alessandro Nesta, Sergio Ramos, Kalidou Koulibaly, Gennaro Gattuso dan John Terry ke Sokratis, Shkodran Mustafi dan David Luiz, Ancelotti akan dihadapkan dengan tugas yang sangat sulit. Dan petinggi Arsenal tidak akan mau belanja jor-joran di setiap bursa transfer.
Tak Ada Pemain Kelas Dunia

Karier Ancelotti dipenuhi dengan mengelola pemain legendaris, dan ia dianggap sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah olahraga. Namun, dia sepertinya tidak akan mendapat dukungan yang sama seperti di klub-klub sebelumnya saat tiba di Arsenal.
Arsene Wenger, dengan segala kesuksesannya, mengakhiri kariernya di Arsenal dengan cara yang paling buruk. Kurangnya dana transfer dan pemain dengan kemampuan rata-rata membunuh Arsenal, dan Wenger harus bertanggung jawab atas semua kesalahan.
Menurut laporan, Unai Emery ingin mendatangkan pemain-pemain seperti Harry Maguire, Thomas Partey dan Wilfried Zaha ke Arsenal. Namun, dia justru mendapat David Luiz.
Ancelotti menurunkan beberapa levelnya untuk melatih Arsenal. Skuad Arsenal sudah tidak bisa bersaing dan butuh perombakan besar.
Arsenal Butuh Manajer Muda dan Inovatif

Bukan rahasia lagi bahwa masa jabatan Emery di Arsenal mengecewakan, terutama dalam hal berakhirnya. Manajer Spanyol itu dipecat setelah serangkaian hasil yang buruk dan Freddie Ljungberg sekarang menjadi manajer interim.
Meskipun Emery bisa dibilang masih muda, ia gagal menemukan solusi untuk masalah di Arsenal, dan tekanannya terlalu besar bagi pria berusia 46 tahun itu. Sifat keras kepalanya karena tidak mau mengubah pendekatan defensifnya agar sesuai dengan setiap pertandingan akhirnya membuatnya dipecat. Dan itu juga sebabnya mengapa Carlo Ancelotti mungkin juga tidak cocok di sana.
Ancelotti adalah manajer kuno dan bisa menghentikan kapal dari tenggelam, tetapi filosofi kunonya tidak akan menguntungkan Arsenal dalam jangka panjang. The Gunners membutuhkan manajer yang bisa menyatukan skuad ini dan mencapai stabilitas. Tetapi lebih dari itu, mereka membutuhkan seseorang yang bisa mencoba lebih dari satu hal untuk mencapai tujuan, dan yang tidak menekankan pada satu cara bermain.
Julian Nagelsmann, Jesse Marsch atau Brendan Rodgers adalah contoh utama manajer yang inovatif, dan yang telah membuktikan bahwa mereka bisa mencapai prestasi yang patut dipuji dengan pasukan yang bukan kelas dunia. Sejujurnya, Nagelsmann akan menjadi manajer impian setiap penggemar Arsenal. Dia memiliki semua yang diperlukan untuk sukses di Arsenal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

