3 Alasan Lionel Messi Bisa Tinggalkan Barcelona Pada Akhir Musim
Aga Deta | 7 Februari 2020 11:00
Bola.net - Lionel Messi adalah sosok yang tidak tergantikan di Barcelona. Messi bisa dibilang telah menjadi nyawa dari permainan Barcelona hingga sekarang.
Messi juga berhasil mengantarkan Barcelona meraih banyak gelar bergengsi. Itu termasuk 10 gelar La Liga dan 4 trofi Liga Champions.
Melihat betapa pentingnya sosok Messi, sulit membayangkan La Pulga akan hengkang dari Barcelona. Terlebih, Messi sudah menjadi ikon sekaligus legenda hidup Barcelona.
Akan tetapi, masa depan Messi di Camp Nou menjadi bahan spekulasi belakangan ini. Hal itu dipicu dari konflik internal yang terjadi di kubu Barcelona.
Pemain Argentina tersebut dikabarkan kesal dengan situasi di klub. Bukan tak mungkin sang pemain akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim.
Berikut ini tiga alasan Lionel Messi bisa meninggalkan Barcelona pada akhir musim seperti dilansir Sportskeeda.
Kekacauan di Klub

Konflik internal klub mungkin akan berdampak pada Messi. Messi adalah pemain terbaik Barcelona dan mungkin juga dunia.
Namun, Messi belum lama ini terlibat pertikaian dengan Direktur Olahraga Eric Abidal. Rupanya menyalahkan para pemain Barca atas pemecatan Ernesto Valverde.
"Banyak pemain yang tidak puas atau bekerja keras. Ada pula masalah komunikasi internal," kata Abidal.
Messi tak terima dengan pernyataan Abidal tersebut. Melalui Instagram storinya, Messi meminta Abidal menyebutkan dengan jelas nama-nama pemain yang dituduhnya.
"Mereka yang bertanggung jawab di area manajemen olahraga juga harus memikil tanggung jawabnya dan terutama atas keputusan yang mereka ambil," tulis Messi.
"Akhirnya, saya pikir ketika membicarakan tentang para pemain Anda seharusnya menyebut nama, karena kalau tidak itu sama saja mencoreng semua pemain."
Selain itu, saga transfer Neymar yang tak berujung dan blunder di bursa transfer selama beberapa tahun terakhir mengindikasikan kalau Barcelona menjadi klub yang sangat kacau sekarang.
Tantangan Baru

Lionel Messi mengaku pernah kepikiran meninggalkan Barcelona saat tersandung kasus pajak di Spanyol. Rumor yang muncul pada 2017 juga mengatakan Messi ingin bereuni kembali dengan Josep Guardiola, direktur sepak bola Txiki Bergiristain dan chief eksekutif Ferran Soriano.
Ini bisa menjadi kemungkinan bagi Messi untuk meninggalkan Barcelona jika ia menginginkan tantangan baru dalam kariernya. Salah satu tujuan favorit Messi mungkin Manchester City.
Messi dan Barcelona menikmati kesuksesan luar biasa di bawah Guardiola dan dia mungkin tergoda untuk bergabung dengan mantan bosnya. Barcelona sekarang sedang dilanda krisis dan Messi mungkin tidak ingin bertahan selama proses pembangunan ulang.
Terlalu Ketergantungan

Lionel Messi selalu menjadi pemain yang bisa diandalkan Barcelona. Namun, sejak Neymar meninggalkan Spanyol, ??Barcelona terlalu bergantung pada Messi untuk mencetak gol.
Pada musim 2016-17, Barcelona mencetak 116 gol, dengan Messi mencetak 37 gol dan 9 assist. Di 2017-18 Messi kembali memiliki keterlibatan langsung dalam 46 gol (34 gol + 12 assist) dari 99 gol yang dicetak Barcelona. Pada 2018-19 Messi berkontribusi terhadap 49 gol (36 gol + 13 assist) dengan total 90 gol yang dicetak oleh Barcelona di liga.
Seperti yang diketahui, output Messi hampir sama, tetapi rasio kontribusinya telah meningkat secara drastis karena lebih sedikit gol yang dicetak oleh rekan setimnya.
Pada usia 32 tahun, Messi sudah memikul beban Barcelona terlalu lama. Dengan usia yang tidak muda lagi, Messi mungkin ingin bermain bersama lini serang yang lebih kuat. Menjadi satu-satunya pembeda dalam tim hanya akan membuat Messi lelah dan sang pemain mungkin ingin menghabiskan beberapa tahun terakhir di tempat lain.
Bagi Messi, meninggalkan Barcelona setelah 20 tahun yang panjang mungkin sangat tidak mungkin. Namun, kekacauan yang terjad di klub mungkin akan memaksanya untuk berubah pikiran.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









