3 Alasan Liverpool Harus Pulangkan Philippe Coutinho
Editor Bolanet | 23 Juli 2019 13:08
Philippe Coutinho mengalami periode yang sulit selama 18 bulan di Barcelona. Sebab, transfer impiannya ke klub raksasa La Liga itu berubah menjadi mimpi buruk.
Coutinho tidak disukai oleh para penggemar dan penampilannya masih belum sesuai dengan ekspektasi. Sang pemain saat ini sedang dikaitkan dengan kembali ke Liverpool.
Pemain Brasil itu bergabung dengan Liverpool pada 2013 dari Inter Milan dengan nilai 8,5 juta pounds. Selama lima tahun, ia menjadi pemain favorit penggemar berkat kemampuannya yang brilian.
Coutinho menjadi bintang Liverpool hingga musim dingin 2017. Ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Spanyol.
Coutinho pindah ke Barcelona pada Januari 2018, dengan harga yang mencapai 142 juta pounds. Namun, Tim Catalan sepertinya sedang berusaha untuk menjualnya pada musim panas ini.
The Reds masih belum membuat transfer besar pada bursa transfer musim panas ini. Namun, mereka punya peluang untuk menjadikan Coutinho sebagai salah satu pemain yang akan mereka datangkan.
Berikut ini adalah tiga alasan mengapa Liverpool harus memulangkan kembali Philippe Coutinho seperti dilansir Sportskeeda.
Meningkatkan Kualitas Tim

Philippe Coutinho sudah jelas akan meningkatkan tim mana pun di dunia. Terlepas dari kesuksesan mereka baru-baru ini, Liverpool masih butuh tambahan dan mereka bisa melakukannya dengan beberapa tambahan pada musim panas ini karena mereka ingin memenangkan gelar Premier League.
Fleksibilitas Coutinho akan menjadi dorongan bagi The Reds juga. Sebab, ia bisa bermain sebagai gelandang serang atau penyerang kiri.
Pemain Brasil ini adalah talenta kelas dunia sejati. Dia bisa mengubah permainan dengan kakinya yang cepat dan memiliki kemampuan untuk membuat assist dan mencetak gol.
Coutinho pernah menjadi pemain kunci di Anfield sebelum pindah ke Barcelona. Tidak diragukan lagi kalau The Reds akan mendapat manfaat dari kualitas yang dimiliki Coutinho.
Sudah Terbukti di Premier League

Jika Coutinho benar-benar kembali ke Liverpool, Jürgen Klopp tidak perlu khawatir mengenai adaptasi sang pemain di di liga terberat dunia. Beberapa pemain merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan Premier League bahkan sejumlah talenta kelas dunia tidak mampu beradaptasi sama sekali.
Bintang Barcelona itu sudah teruji selama lima tahun di Premier League bersama Liverpool. Bahkan, Coutinho adalah pemain terbaik The Reds selama beberapa tahun.
Sejak mencetak gol pada debut penuhnya melawan Swansea City, Coutinho menjadi bintang di Premier League. Dia bahkan sudah mencetak beberapa gol penting bagi The Reds.
Coutinho sudah mencetak 41 gol untuk Liverpool di liga. Dia bisa melanjutkan perkembangannya di bawah Jürgen Klopp jika memutuskan kembali ke Anfield.
Liverpool Belum Temukan Penggantinya

Sejak meninggalkan Anfield, Liverpool belum menemukan pengganti Coutinho yang sepadan. Pemain Brasil itu memang punya kemampuan yang luar biasa.
Coutinho bisa membongkar pertahanan lawan dengan mudah dan sudah dibuktikannya selama kariernya di Liverpool. Liverpool sekarang sudah tidak memiliki pemain seperti itu lagi.
The Reds sangat merindukan kemampuan Coutinho yang luar biasa dalam menguasai bola dan mencetak gol dari luar kotak penalti. Beberapa sihir dari pemain Brasil itu mungkin bisa mengubah setidaknya satu dari tujuh hasil imbang yang diraih Liverpool musim lalu sehingga mereka finis di belakang Manchester City.
Gol dari lini tengah bisa menjadi faktor penting untuk musim Liverpool dan Coutinho sering melakukannya di Liverpool. Dan dia melakukannya lebih baik daripada kebanyakan pemain lainnya di dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





