3 Alasan MU Harus Tunjuk Mauricio Pochettino
Aga Deta | 21 Januari 2019 15:48
Bola.net - Bola.net - Sejak Jose Mourinho dipecat, Manchester United sering dikaitkan dengan nama Mauricio Pochettino. Manajer Tottenham itu digadang-gadang bakal menjadi manajer berikutnya di Old Trafford.
Setan Merah sudah menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer sementara hingga akhir musim. Arsitek asal Norwegia itu berhasil memberikan hasil yang positif dengan memenangkan tujuh pertandingan beruntun di semua ajang.
Namun, karena minimnya pengalaman Ole sebagai manajer klub papan atas, mengangkatnya secara permanen akan menjadi pertaruhan besar bagi United. Klub Inggris itu harus mencari manajer yang sudah punya banyak pengalaman melatih di kasta tertinggi.
Berikut adalah tiga alasan utama mengapa Manchester United harus menunjuk Mauricio Pochettino pada musim panas seperti dilansir Sportskeeda.
Mempromosikan dan Mengembangkan Pemain Muda

Salah satu kualitas terbesar yang harus dimiliki manajer Manchester United adalah memberi pemain muda kesempatan di level tertinggi. Dari masa 'class of 92 ", Manchester United sudah memberikan kesempatan kepada lulusan akademi di tim utama. Pemain seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, Phil Neville adalah contoh klasik dalam mengembangkan dan mempromosikan lulusan akademi ke tim utama.
Mauricio Pochettino punya rekor yang sangat mengesankan dalam hal mempromosikan pemain muda ke tim utama. Ia sudah memberikan peluang kepada para pemain akademi dalam pertandingan intensitas tinggi tanpa ragu-ragu.
Pemain seperti Harry Winks, Kyle Walker-Peters, Oliver Skipp, dll sudah melakukan debut di tim utama di bawah Pochettino. Jika Manchester United menunjuk Pochettino, sang manajer pasti akan memberikan peluang kepada pemain muda dan mengembangkannya menjadi pemain kelas dunia.
Sepakbola yang Menarik

Salah satu fitur mencolok dari Pochettino adalah permainannya yang bebas dan menyerang. Manchester United di bawah manajer David Moyes, Van Gaal, dan Jose Mourinho belum mampu memainkan gaya sepakbola yang menarik.
Pochettino suka bermain dengan intensitas tinggi dan itu tidak terlihat di Manchester United selama beberapa musim terakhir. Pochettino menyukai timnya untuk terus maju dan tak takut menggempur pertahanan lawan.
Sejak kepergian Sir Alex Ferguson, para penggemar selalu disuguhkan sepakbola yang cenderung bertahan dan membosankan. Jika United menunjuk Pochettino, gaya permainan yang bagus dan positif akan terlihat di Old Trafford. Gaya permainan Pochettino akan terlihat seperti udara segar untuk klub.
Konsistensi

Sejak datang ke Inggris pada tahun 2014, Pochettino punya persentase kemenangan lebih dari 55% dalam lebih dari 212 pertandingan yang ditanganinya di klub. Pochettino sudah membuat Tottenham finis di posisi empat besar tiga kali dalam empat musim di klub.
Satu hal yang kurang dimiliki Manchester United saat ini adalah konsistensi. Dalam lima musim terakhir, klub finis di posisi besar hanya dua kali. Pengangkatan Pochettino akan memastikan bahwa klub tidak hanya secara konsisten finis di posisi empat besar, tetapi pada saat yang sama menjadi penantang gelar di setiap musim.
Video Pilihan
Berita video Paris Saint-Germain terancam kehilangan Marco Verratti akibat cedera engkel. Verratti diragukan akan tampil menghadapi Manchester United.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Derby Manchester, 13 September 2026
Liga Inggris 13 September 2026, 21:01
-
Bintang Juventus ini Masuk Daftar Belanja MU di Tahun 2027
Liga Italia 13 September 2026, 21:00
-
Link Streaming Man Utd vs Man City di EPL, 13 September 2026
Liga Inggris 13 September 2026, 20:45
-
Arsenal Susun Rencana untuk Bajak Bintang Como Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 20:30
-
Chelsea Kejar Lagi Pemain Timnas Prancis ini di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 14 September 2026, 05:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 September 2026, 05:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 September 2026, 05:19
-
Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Kalah dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 04:55
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Sebastiano Esposito
Liga Italia 14 September 2026, 04:11
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Sempat Samakan Skor 2 Kali, Bianconeri Keok
Liga Italia 14 September 2026, 03:54
-
Man of the Match Man Utd vs Man City: Erling Haaland
Liga Inggris 14 September 2026, 01:20
-
Hasil Man Utd vs Man City: 10 Pemain City Bungkam Setan Merah di Old Trafford
Liga Inggris 14 September 2026, 00:25
-
Man of the Match Levante vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 13 September 2026, 23:34
-
Hasil Levante vs Barcelona: Sengit, Barcelona Tetap Kokoh di Puncak!
Liga Spanyol 13 September 2026, 23:30
-
Hasil Persebaya vs PSIM: Alex Martins Persembahkan Kemenangan Perdana untuk Bajul Ijo!
Bola Indonesia 13 September 2026, 22:10
-
Tempat Menonton Derby Manchester, 13 September 2026
Liga Inggris 13 September 2026, 21:01
-
Bintang Juventus ini Masuk Daftar Belanja MU di Tahun 2027
Liga Italia 13 September 2026, 21:00
-
Jangan Cuma Ganti Jersey, Ini Grooming Reset yang Wajib Dilakukan Habis Olahraga
Lain Lain 13 September 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
