3 Alasan Solskjaer Adalah Pilihan yang Bagus Untuk MU
Aga Deta | 20 Desember 2018 11:20
Bola.net - Bola.net - Manchester United memecat Mourinho pada 18 Desember dan mengumumkan akan menunjuk caretaker sebelum mengangkat manajer permanen. Sehari berselang, Ole Gunnar Solskjaer kemudian diumumkan sebagai manajer sementara sampai akhir musim.
Pria asal Norwegia itu sejatinya masih terikat kontrak dengan Molde FK dan baru saja menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2021. Dengan demikian, Manchester United bisa dibilang meminjam Solskjaer dari Molde. Erling Moe akan bertanggung jawab sebagai pelatih tim utama Molde sampai Solskjaer kembali pada akhir musim.
Penunjukan Solskjaer jelas menimbulkan reaksi yang beragam. Meski hampir semua orang menyambut kembali Baby Faced Assassin dengan tangan terbuka, namun tidak sedikit yang skeptis mengenai kemampuannya menangani tim sebesar Manchester United.
Memang tidak mudah untuk menemukan seseorang yang lebih baik untuk menjadi manajer sementara. Namun, penunjukan Solskjaer bisa menjadi langkah yang tepat bagi Manchester United.
Berikut ini tiga alasan mengapa Ole Gunnar Solskjaer adalah pilihan yang bagus untuk menjadi manajer sementara Manchester United seperti dilansir Sportskeeda.
Pengetahuannya tentang Klub

Solskjaer sudah tidak asing dengan tuntutan di Premier League setelah bermain lebih dari satu dekade di sana. Meski karier singkatnya dengan Cardiff City tidak mengesankan, Solskjaer sudah akrab dengan suasana di Old Trafford.
Dia tahu klub dengan baik, tahu tuntutan dari para penggemar dan manajemen. Dia juga tahu apa yang Manchester United representasikan dan dengan demikian, dia punya modal yang bagus untuk menangani tekanan pekerjaannya. Selain itu, ini juga akan menjadi kesempatan baginya untuk menebus karir manajerialnya, sesuatu yang akan mengilhami dia untuk mendapatkan hasil.
Solskjaer juga bermain bersama Michael Carrick pada musim terakhirnya di Old Trafford, jadi keduanya juga bisa bekerja sama. Dia juga pernah bekerja dengan Pogba sebelumnya ketika menangani Tim Reserves di Manchester United dan pernah menyatakan keinginannya untuk membangun tim di sekitar gelandang Prancis itu.
Dengan demikian, Solskjaer akan merasa seperti berada di rumah sejak hari pertama dan itu akan membantunya dalam menjalani masa transisi.
Kehadiran di Ruang Ganti

Ruang ganti Manchester United membutuhkan seseorang yang sangat dikagumi oleh para pemain. Solskjaer pernah memenangkan segalanya selama berada di Old Trafford dan dengan demikian, dia akan mendapat respek dari para pemain. Dia akan mendapat dukungan manajemen dan ini bisa jadi untuk pertama kalinya sejak kepergian Sir Alex bahwa klub mungkin akan kembali menggunakan ideologi pria Skotlandia tersebut.
Namun, di ruang ganti, Solskjaer tidak akan terintimidasi oleh ego yang besar. Dia mungkin disebut Baby Faced Assassin, tetapi Solskjaer tidak akan sungkan mengeluarkan jalan pikirannya jika ada sesuatu yang tidak dia sukai, seperti yang dijelaskan oleh salah satu mantan pemain.
Setelah berada di pinggir lapangan, dia akan mendapat dukungan penuh dari para penggemar. Pelatih asal Norwegia itu mengaku telah mengumpulkan sebagian besar pengetahuan manajerialnya dengan menonton Sir Alex Ferguson dari dekat.
Dia juga membantu Sir Alex melatih striker pada musim terakhirnya sebelum pensiun. Dengan demikian, Ole punya semua bahan untuk mendapat respek dari anak buahnya.
Gaya Bermain

Masa kepemimpinan Jose Mourinho di Manchester United dipenuhi dengan sepakbola satu dimensi yang membosankan di mana lebih menekannya pada penguatan di belakang dan berhati-hati dalam menyerang.
Filosofi itu juga diterapkan oleh pendahulunya Louis van Gaal dan selama hampir 5 tahun, Old Trafford sangat merindukan sepak bola menyerang. Gaya bermain Solskjaer pasti akan cocok dengan United.
Pelatih asal Norwegia itu sudah terlihat sangat berbeda daripada saat bertugas di Cardiff City dan dia sudah belajar dari pengalamannya dengan baik. Molde FK menjalani musim yang luar biasa di bawah bimbingannya dan finis di posisi kedua di liga musim ini.
Tim asuhan Solskjaer bermain dengan kecepatan, ketepatan dan bakat dan jika bukan karena minimnya pergerakan di bursa transfer, Molde akan finis di puncak klasemen. Menariknya, tim asuhnnya mencetak gol paling banyak di liga. Itu adalah gaya bermain yang akan coba diterapkannya di Old Trafford sekarang dan itu akan sangat menguntungkan para pemain yang ada di skuat.
Manchester United punya talenta menyerang yang luar biasa dan tim harus bermain dengan kekuatann maksimal. Taktik pilihan Solskjaer akan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali musim Manchester United.
Video Menarik
Manchester United resmi menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai pengganti Jose Mourinho hingga akhir musim 2018-19.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Madrid: Giuliano Simeone
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:32
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
-
Hasil Man City vs Sunderland: Brobbey Hattrick, The Citizens Tetap Keluar sebagai Pemenang
Liga Inggris 20 September 2026, 21:59
-
Hasil Bournemouth vs Liverpool: Gol Isak Bawa The Reds Menang Tipis
Liga Inggris 20 September 2026, 21:53
-
Link Streaming Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 21:45
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
