3 Calon Pengganti Julen Lopetegui di Real Madrid
Aga Deta | 12 Oktober 2018 10:15
Bola.net - Bola.net - Menggantikan Zinedine Zidane di Real Madrid bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi, mereka sudah kehilangan sang mesin gol Cristiano Ronaldo.
Bos baru Real Madrid Julen Lopetegui bersedia menerima tantangan tersebut pada musim panas. Dan dalam lima pertandingan pertama, semuanya berjalan sesuai rencana.
Sekarang, serangkaian hasil buruk dan tidak bisa mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir membuat posisi Lopetegui terancam. Menurut beberapa laporan, pertandingan melawan Barcelona akan jadi penentu nasib Lopetegui di Santiago Bernabeu.
Berikut ini tiga calon pengganti Julen Lopetegui apabila dipecat Real Madrid seperti dilansir FTB90.
Guti

Seorang gelandang legendaris Real Madrid, Guti, bisa mengikuti jejak mantan rekan setimnya Zinedine Zidane untuk menjadi pelatih Los Blancos berikutnya. Guti saat ini bekerja sebagai asisten pelatih di Besiktas tetapi jika Los Blancos memanggil, dia pasti tidak akan menolaknya.
Pria asal Spanyol itu sudah mengenal seluk beluk klub dan juga pernah melatih tim junior klub dari 2013 hingga 2018.
Santiago Solari

Menurut laporan dari AS, Madrid juga sedang memantau pelatih Castilla mereka, Santiago Solari.
Meski sangat tidak mungkin Madrid akan langsung menawarkan Solari kontrak besar, pria Argentina itu bisa diangkat menjadi pelatih sementara jika Lopetegui gagal mendapatkan hasil positif dari Camp Nou pada tanggal 28 Oktober.
Antonio Conte

AS dan beberapa media memilih Antonio Conte sebagai pengganti favorit Julen Lopetegui. Pelatih Italia itu saat ini adalah satu-satunya pelatih papan atas yang sedang menganggur dan punya semua kualitas untuk mengubah nasib Madrid.
Mantan manajer Chelsea itu kabarnya sempat dipertimbangkan untuk menjadi pelatih Madrid sebelum Lopetegui terpilih, tetapi metode kepelatihannya yang keras membuat mereka berubah pikiran. Namun, manajemen sekarang yakin bahwa metode keras Conte akan membantu menjaga skuat tetap disiplin.
Video Pilihan
Cerahnya masa depan E-Sports di mata Hendry Johtree
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









