3 Cara Manchester United Matikan Serangan Maut Liverpool
Aga Deta | 17 Oktober 2019 14:21
Bola.net - Manchester United akan menghadapi ujian berat dalam ajang Premier League pada akhir pekan ini. Mereka akan menjamu Liverpool di Old Trafford, Minggu (20/10/2019).
Tim tamu lebih difavoritkan memenangi pertandingan tersebut. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer bisa meraih hasil positif jika fokus pada sejumlah area.
Harry Maguire dan kawan-kawan tengah berada dalam masa-masa sulit belakangan ini. Di liga domestik, mereka duduk di posisi ke-12 klasemen sementara dengan koleksi dua kemenangan saja dari delapan pertandingan.
Sebaliknya, The Reds justru dalam performa berapi-api berkat keberhasilan menyapu bersih delapan pertandingan. Nyaris seluruh lini bisa menjadi serangan mematikan buat lawan-lawannya.
Kendati demikian, bukan berarti Liverpool tak memiliki celah untuk dimanfaatkan. Berikut ini area-area yang wajib menjadi fokus utama United kala meladeni serangan Mohamed Salah dan kawan-kawan.
Pertebal Pertahanan di Sisi Lapangan

Menahan akselerasi Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson buat Manchester United bukanlah masalah sepele. Kelihaian dua bek itu dalam menyisir sisi lapangan merupakan salah satu kekuatan menakutkan Liverpool.
Itu bisa menjadi dilema buat Solksjaer dalam menentukan apakah akan menerapkan garis pertahanan. Jika ia memutuskan untuk bermain dengan pertahanan yang sempit, Alexander-Arnold dan Robertson bisa leluasa memainkan perannya dalam membantu serangan Merseyside Merah.
Sebaliknya, meladeni permainan melebar Liverpool bisa berakibat fatal buat Manchester United, kecuali jika para pemain bertahan bisa melakukan komunikasi dengan pemain di posisi sayap. Imbasnya, Setan Merah akan dipaksa memainkan serangan balik karena bakal sulit melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
Melakukan Man-marking Terhadap Mane dan Firmino

Menghadapi tim yang memiliki tiga ujung tombak tajam seperti Liverpool akan menjadi kendala berat buat Manchester United. Apalagi baik Sadio Mane, Salah dan Roberto Firmino memiliki style berbeda.
Firmino misalnya, biasa dimainkan di tengah dan bertugas merusak barisan pertahanan lawan. Tak jarang, gelandang bertahan diberikan tugas menempel penyerang asal Brasil itu agar bek tengah bisa menaruh fokus ke Mane atau Salah.
Salah, meskipun ancaman besar buat lini pertahanan, jarang menjadi perancang serangan. Lain halnya dengan Mane dan Firmino yang seringkali berperan sebagai poros serangan Liverpool.
Oleh karena itu, Solksjaer bisa menginstruksikan pemain bertahan Manchester United untuk melakukan man-marking terhadap Mane dan Firmino secara konsisten. Saat Mane menguasai bola, penjaga setianya wajib mencegah striker Senegal itu melepaskan tembakan.
Memanfaatkan Serangan Balik

Sebagian pendukung Manchester United mungkin tak akan suka melihat tim kesayangannya bermain bertahan di Old Trafford menghadapi Liverpool. Hanya saja, mungkin itu satu-satunya cara terbaik menghadapi sang rival.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memiliki Fabinho dan Gerginio Wijnaldum di lini tengah yang baik dalam melepas diri dari pressing ketat lawan dan menjaga penguasaan bola. Jika United memaksakan high-pressing, ini perjudian yang berisiko tinggi.
Komitmen Solksjaer dalam menerapkan strategi pada laga nanti sangat menarik untuk dinanti. United dituntut untuk menjaga kerapatan di tengah, namun fleksibel di kedua sisi sayap dalam bertahan dan menyerang.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Gregah/Editor Ario Yosia
Published: 17 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
-
Manchester United Menang 4-0, Bruno Fernandes Kembali Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 11 September 2026, 11:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 11 September 2026, 10:56
-
5 Pelajaran Manchester United 4-0 Sabah: Dorgu Bersinar, Fernandes Makin Panas
Liga Champions 11 September 2026, 10:35
-
Patrick Dorgu Girang Jalani Debut Liga Champions Bersama Manchester United
Liga Champions 11 September 2026, 09:55
LATEST UPDATE
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


