3 Pelecut Semangat MU untuk Kalahkan Barcelona
Aga Deta | 16 April 2019 11:39
Bola.net - Bola.net - Manchester United (MU) akan menjalani pertandingan yang sulit saat berhadapan Barcelona pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (17/4/2019) dinihari WIB. Setan Merah harus bisa menang minimal 2-0 untuk lolos ke babak berikutnya setelah kalah 0-1 di leg pertama.
Sepintas, misi ini terasa berat. Maklum, yang menjadi lawan MU adalah peraih lima gelar juara Liga Champions, Barcelona. Faktor Lionel Messi juga menyebabkan MU tak diunggulkan di laga ini.
Belum lagi, laga nanti akan berlangsung di markas Barcelona, Stadion Nou Camp. Tak heran, banyak yang memprediksi, Barcelona akan melenggang ke semifinal dengan mulus.
Namun demikian, MU tetap tak perlu berkecil hati. Pasalnya, tiga faktor ini bisa memotivasi mereka untuk tampil mengejutkan di Nou Camp.
Apa saja tiga faktor itu? Berikut pemaparannya.
Hasil Leg Pertama

Sebelum pertandingan leg pertama dimulai, banyak orang memprediksi Barcelona akan berjaya di Old Trafford. Kenyataanya, Messi dan kawan-kawan hanya mampu menang 1-0.
Gol kekalahan MU pun lahir dari gol bunuh diri Luke Shaw yang salah mengantisipasi sundulan Luis Suarez. Sepanjang pertandingan. lini belakang MU cukup solid untuk mengunci pergerakan Messi dan kawan-kawan.
Marjin satu gol inilah yang membuat MU tak perlu merunduk saat memasuki lapangan stadion Nou Camp. Kenyataannya, Romelu Lukaku dan kawan-kawan paling tidak hanya butuh satu gol untuk membuat kedudukan normal kembali.
Malah, MU bisa diuntungkan jika mencetak gol lagi. Sebab itu artinya, Barcelona mengalami defisit gol kandang lebih banyak ketimbang MU yang hanya kebobolan satu pada leg pertama.
16 Besar Melawan PSG

Kesuksesan MU melenggang ke perempat final menciptakan sejarah. MU berhasil membalikkan ketinggalan agregat 0-2 dari PSG dengan menang 3-1 pada leg kedua di Paris.
Situasinya kala itu persis seperti saat ini melawan Barcelona. PSG datang dengan reputasi sebagai klub bertabur bintang dan menang di Old Trafford 2-0.
Publik nyaris mencoret nama MU dari daftar klub yang akan lolos. Namun penampilan heroik Marcus Rashford dan kawan-kawan sukses membalikkan keadaan.
MU pun menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah kalah di kandang pada leg pertama dengan kebobolan dua gol atau lebih.
Faktor Nou Camp

Bagi MU, Nou Camp sendiri adalah stadion bersejarah. Di sinilah mereka memenangkan trofi Liga Champions pertama di masa kepelatihan Sir Alex Ferguson.
Pada musim 1998/99, MU mengalahkan Bayern Munchen 2-1 lewat gol dramatis Tedy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer. Di tahun itu pula, MU meraih treble winners.
Kini, Solskjaer kembali ke Nou Camp namun sebagai manajer MU. Pria asal Norwegia ini diprediksi bakal menggunakan pengalamannya di final untuk memotivasi Paul Pogba dan kawan-kawan.
Sebagai orang yang mengalami langsung, Solskjaer tentu tahu betul detik-detik bersejarah di Nou Camp itu tercipta 20 tahun silam.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST UPDATE
-
Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
Liga Inggris 24 Juli 2026, 06:07
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










