4 Alasan Barcelona Masih Butuh Neymar
Aga Deta | 27 September 2019 13:14
Bola.net - Barcelona pernah merasakan kesuksesan besar dengan trio MSN. Sekarang mereka kesulitan untuk menemukan kombinasi penyerang seperti itu lagi.
Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar membentuk trio yang biasa disebut MSN. Trisula maut ini sangat ditakuti karena sangat produktif menjebol gawang lawan.
Namun, trio MSN ini pada akhirnya bubar pada tahun 2017. Neymar memutuskan hengkang ke PSG dengan status pemain termahal dunia.
Barcelona kemudian menggantikan Neymar dengan Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho. Namun, performa kedua pemain tersebut justru tidak sesuai harapan.
Kedatangan Antoine Griezmann pada musim panas sepertinya juga belum menjadi solusi. Kepergian Neymar bisa dibilang merupakan kehilangan besar buat Barcelona.
Barcelona harus bereuni kembali dengan pemain asal Brasil itu. Berikut ini empat alasan pendukungnya seperti dilansir Sportskeeda.
Lini Serang Kesulitan

Pada era MSN, apakah ada tim yang bermimpi mengejar defisit 3 gol untuk menyingkirkan Barcelona dari Liga Champions? Dengan trio MSN, Barcelona bahkan bisa melakukan comeback luar biasa saat melawan PSG di Camp Nou.
Namun saat ini, Blaugrana kesulitan untuk mencetak gol. Bahkan, mereka bermain tanpa gol tiga kali dari tujuh pertandingan pada musim ini. Meskipun, masih terlalu dini untuk mengeluh tetapi Barcelona biasanya bukan tim yang kesulitan untuk mendapatkan gol.
Merekrut kembali Neymar bisa membantu mengembalikan ketajaman Suarez dan magis Messi. Trio MSN yang baru tentu bisa membuat Barca menjadi tim yang paling ditakuti di benua Eropa lagi.
Kurangi Beban Messi

Setelah Barcelona disingkirkan Liverpool di ajang Liga Champions musim lalu, beberapa penggemar ada yang menyalahkan Lionel Messi dan mempertanyakan kontribusinya. Tapi, mereka lupa bahwa dia adalah pemain terbaik mereka sepanjang musim.
Selain itu, sejak kepergian Neymar ke PSG pada musim panas 2017, Messi menjadi satu-satunya pemain yang membimbing mereka menuju kesuksesan. Sayangnya, Messi adalah manusia dan semua manusia memiliki kekurangan.
Ketika Messi tidak dalam permainan terbaiknya, Barcelona selalu tampak tidak berdaya dan tidak bersemangat. Memulangkan Neymar bisa sedikit mengurangi beban Messi. Neymar bisa menjadi pembeda ketika Messi tak bersinar.
Kembalikan Sihir MSN

Selama era MSN, trio penyerang Messi, Suarez dan Neymar sangat menyenangkan untuk ditonton. Mereka mencetak banyak gol dengan cara yang sangat mudah. Tapi saat ini, mereka bertiga punya pengalaman yang mengerikan pada musim lalu.
Selain Messi, tak satu pun dari dua anggota trio MSN yang bisa bangga dengan performanya pada musim lalu. Merekrut kembali Neymar pada akhirnya bisa menemukan kepingan yang hilang di lini depan Barcelona.
Neymar juga tidak bisa mengulagi performa impresifnya seperti di Camp Nou setelah pindah ke PSG. Neymar sepertinya merindukan kedua rekannya tersebut dan menyatukan mereka kembali bisa mengembalikan kejayaan Barcelona.
Liga Champions

Selama kesuksesan terakhir Barcelona di Liga Champions, Neymar mempunyai peran yang besar. Bahkan, pemain Brasil itu memainkan peran penting dalam kemenangan 3-1 atas Juventus di final. Namun setelah kepergiannya, Blaugrana kesulitan di Liga Champions, terutama pada babak sistem gugur.
Pada musim 2017/2018, Barcelona disingkirkan Roma setelah unggul di leg pertama. Musim lalu tidak lebih baik karena mereka didepak Liverpool dengan cara yang lebih buruk.
Merekrut kembali Neymar bisa menentukan kesuksesan Barcelona di Liga Champions. Bersama Neymar, Barcelona bukan hanya sukses di Eropa tetapi mereka bisa meraih treble.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Assist dan Titik Awal Kebangkitan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 09:30
LATEST UPDATE
-
Fakta! Semua Bek Takut dengan Lamine Yamal
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:46
-
Prediksi Benfica vs Real Madrid 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 10:28
-
Pelajaran Baru untuk Endrick: Lagi Asyik Cetak Gol, Eh Kena Kartu Merah
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:16
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
-
Masalah Arsenal di Balik Kemenangan: Martin Odegaard Dikonfirmasi Cedera
Liga Inggris 16 Februari 2026, 09:44
-
Prediksi Galatasaray vs Juventus 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 09:43
-
Cetak 5 Gol dalam 5 Laga, Donyell Malen Ungkap Rahasia Ketajamannya di Serie A
Liga Italia 16 Februari 2026, 09:39
-
Rencana Transfer Real Madrid Musim Panas 2026: 6 Wajah Baru Siap Didatangkan!
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 09:29
-
Napoli Bertarung Bak Singa: Gol Debut Santos dan Misi Penebusan Dosa Buongiorno
Liga Italia 16 Februari 2026, 09:16
-
Bukayo Saka Main di Posisi Baru: Arsenal Menang, Arteta Senang!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 09:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 16 Februari 2026, 08:54
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 16 Februari 2026, 08:54
-
Prediksi Girona vs Barcelona 17 Februari 2026
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:52
-
Vinicius Junior Mengaku jadi Agen Rahasia Kepindahan Mbappe dan Bellingham
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:47
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00



