4 Manajer Caretaker Terbaik dalam Sejarah Premier League
Aga Deta | 8 Maret 2019 14:43
Bola.net - Bola.net - Menjadi manajer di Premier League bukanlah pekerjaan yang mudah. Hal itu dibuktikan dengan adanya lima manajer yang sudah dipecat pada musim ini.
Memecat manajer pada tengah musim sepertinya sudah menjadi tren di antara klub-klub Premier League. Biasanya setelah itu mereka mengangkat manajer sementara untuk memimpin tim.
Tugas manajer sementara juga tidak kalah berat dengan manajer utama. Mereka dituntut untuk bisa mendongkrak performa tim dengan skuat yang ada.
Meskipun begitu, tidak sedikit manajer sementara yang mampu meraih prestasi yang bagus bersama timnya. Salah satunya adalah Ole Gunnar Solksjaer.
Solskjaer sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa di Manchester United setelah menggantikan Jose Mourinho pada bulan Desember lalu. Untuk itu, pria asal Norwegia itu digadang-gadang bakal menjadi manajer permanen Setan Merah berikutnya.
Berikut ini empat manajer caretaker terbaik dalam sejarah Premier League seperti dilansir Sportskeeda.
Tim Sherwood

Tottenham Hotspur tidak pernah punya masalah dengan manajer sejak Mauricio Pochettino mengambil alih pada tahun 2014. Namun, sebelum kedatangannya, Spurs pernah menunjuk mantan striker Inggris Tim Sherwood sebagai manajer sementara di White Hart Lane setelah memecat Andre-Villas Boas pada Desember 2013.
Manajer asal Portugal itu menuju pintu keluar setelah serangkaian kekalahan telak dari Manchester City dan Liverpool.
Sherwood hanya kalah enam kali dari 22 pertandingan tersisa dan memimpin mantan klubnya finis di posisi keenam pada akhir musim sehingga mereka lolos ke Liga Europa.
Sayangnya, Sherwood dipecat pada akhir musim sehingga membuka jalan bagi mantan pelatih Southampton Pochettino untuk bergabung dengan klub.
Kenny Dalglish

Legenda Liverpool Kenny Dalglish kembali ke klub lamanya pada pertengahan musim 2011-12. Ia menggantikn Roy Hodgson yang dipecat.
Ketika Dalglish mengambil alih tim utama, Liverpool kesulitan di liga dan mereka berada di urutan ke-12 di klasemen sementara Premier League.
Tetapi di bawahnya, The Reds tidak tersentuh kekalahan dalam delapan pertandingan beruntun sehingga mendongkrak posisi mereka di klasemen.
Dalglish juga menjadi saksi kedatangan salah satu penyerang terbaik di Eropa Luis Suarez di klub. Meski mendapatkan kontrak permanen selama tiga tahun, Dalglish dipecat pada 2012 kendati memenangkan Piala Liga musim itu.
Guus Hiddink

Hiddink ditunjuk sebagai manajer sementara Chelsea dua kali dalam satu dekade terakhir. Dalam dua kesempatan itu, dia meninggalkan klub dalam posisi yang lebih baik dibanding saat mengambil alih.
Pada periode pertamanya di klub tahun 2009, Hiddink memenangkan Piala FA dan hanya kalah sekali di semua kompetisi sebagai dengan di finis ketiga di Premier League.
Pada periode keduanya di klub, Hiddink menggantikan Jose Mourinho yang membuat Chelsea terpuruk di peringkat ke-16. Dia berhasil membantu klub finis di posisi keenam dan kemudian meninggalkan klub.
Roberto Di Matteo

Roberto Di Matteo ditunjuk menjadi manajer sementara Chelsea setelah Andre-Villas Boas diberhentikan pada bulan Maret.
Dia kemudian menciptakan sejarah dengan memenangkan Liga Champions setelah mengalahkan Bayern Munchen di kandangnya Allianz Arena. Itu adalah trofi Liga Champions pertama untuk Chelsea.
Atas prestasinya itu, Di Matteo mendapat kontrak permanen tetapi harus meninggalkan klub pada pertengahan musim 2012-13. Chelsea kemudian menunjuk Rafael Benitez sebagai manajer sementara yang membawa mereka meraih Liga Europa.
Video Pilihan
Berita video gol-gol unik yang tercipta di Piala Presiden 2019. Gol siapa sajakah itu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:33
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:02
-
Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 16:18
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
