5 Fakta Menarik Paulo Dybala, Sang Penghancur Barcelona
Aga Deta | 13 April 2017 11:49
Bola.net - Bola.net - Paulo Dybala menjadi bintang saat Juventus mengalahkan 3-0 dalam duel leg pertama babak perempat final Liga Champions. Dybala mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut sehingga berpotensi besar membawa timnya ke semifinal.
Penampilan cemerlang Dybala tersebut tentu saja berhasil mencuri perhatian dunia sepakbola. Terlebih ia terlihat tampil jauh lebih baik dari seniornya Lionel Messi di Juventus Stadium.
Dybala memang digadang-gadang bakal menjadi pemain besar setelah menunjukkan talenta yang luar biasa di Serie A bersama Palermo dan Juventus. Bahkan ia sering disebut sebagai penerus Messi di masa mendatang.
Berikut ini kami sajikan lima fakta tentang Paulo Dybala yang mungkin belum anda ketahui seperti dilansir Sport.
Pernah Pecahkan Rekor Kempes

Dybala bergabung dengan klub saat usia 10, dengan proses trial dan langsung direkrut oleh Santos Turza. Saya hanya menyuruhnya melepas jersey Boca, dia tidak bisa datang ke sini dengan memakai jersey klub lain, kenang Turza.
Pada usia 17 tahun, Dybala menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah klub. Dia bahkan berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Mario Alberto Kempes, legenda sepakbola Argentina yang juga lahir di wilayah Cordoba. Tak lama setelah itu, Dybala direkrut oleh Palermo sehingga dia pernah bermain di divisi atas di tanah airnya.
Drama Saat Usia 15 Tahun

Keputusan itu hanya berlangsung selama beberapa minggu. Direktur Instituto berhasil meyakinkan Dybala untuk kembali. Ia pindah ke Cordoba dan tinggal di La Agostina di dekat klub. Dybala kembali menekuni dunia sepakbola dengan lebih tekad yang lebih kuat dari sebelumnya.
Ketika saya masuk ke lapangan saya meminta kekuatan dari ayah saya dan jika saya mencetak gol, saya berterima kasih kepadanya, karena saya yakin dia pasti banyak membantu dari atas sana, kata Dybala.
Dybala memiliki dua kakak, Gustavo dan Mariano, pemain amatir yang membantu ibunya, Alicia, seorang manajer administrasi di tempat lotere di kampung halamannya, Laguna Larga. Kakeknya, Boreslaw Dybala, lahir di Polandia, sehingga Dybala memiliki paspor Polandia untuk bermain di Eropa.
Berlian dari Cordoba

Para penggemar klub menyukainya, menggunakannya di situs online dan menjadi populer. Julukan itu masih dipakai sampai hari ini dan bahkan rekan satu tim Dybala juga memanggilnya Joya. Sebelum pertandingan, Bonucci sering mengatakan kepada saya, 'vamos, Joya, hari ini kita harus menang, kata Dybala dalam sebuah wawancara dengan El Grafico.
No.21

Hal itu memberikan motivasi besar kepada Dybala. Di Instituto saya selalu bermain dengan No.9. Di Palermo juga, dan ketika saya tiba di sini itu dipakai oleh Morata dan dia ingin tetap memakainya. Pirlo baru saja pergi, seorang idola yang mengenakan [No.21]. No.21 adalah seperti No.10 di Juve, nomor penting. Itu adalah ujian karena saya ingin menguji diri saya sendiri melawan beban nomor yang telah dipakai sejumlah bintang di sini.
Idola Pertama Dybala

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Sebaiknya Pertahankan Vlahovic daripada Kejar Lewandowski
Liga Italia 1 April 2026, 00:29
-
Juventus Siap Lepas Bremer, Hanya Satu Pemain yang Tak Tersentuh
Liga Italia 31 Maret 2026, 23:27
-
Douglas Costa Sarankan Robert Lewandowski Pindah ke Juventus
Liga Italia 30 Maret 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















