
Bola.net - Klub Premier League, Tottenham, resmi menunjuk Roberto De Zerbi sebagai manajer baru mereka. Pelatih asal Italia itu langsung mencatatkan diri sebagai salah satu juru taktik dengan bayaran tertinggi di Liga Inggris setelah menandatangani kontrak jangka panjang bernilai fantastis.
De Zerbi, yang menggantikan posisi Igor Tudor, dikabarkan akan menerima gaji mencapai 12 juta poundsterling per tahun. Angka tersebut menempatkannya sebagai manajer dengan bayaran tertinggi kedua di Premier League, hanya berada di bawah Pep Guardiola yang mengantongi sekitar 20 juta poundsterling per musim bersama Manchester City.
Menariknya, pendapatan De Zerbi kini melampaui sejumlah pelatih papan atas lainnya. Mikel Arteta yang membawa Arsenal bersaing di jalur juara hanya menerima sekitar 10 juta poundsterling per tahun. Sementara itu, Unai Emery bersama Aston Villa berada di kisaran 8 juta poundsterling.
Di bawah mereka, terdapat Arne Slot yang meraih gelar liga musim lalu dengan bayaran 6,6 juta poundsterling, disusul Eddie Howe dari Newcastle United dengan 6 juta poundsterling per musim.
Nama lain seperti David Moyes (Everton) berada di angka 5 juta poundsterling, diikuti Nuno Espirito Santo dengan 4,5 juta poundsterling. Sementara dua pelatih asal London Barat, Marco Silva dan Liam Rosenior, melengkapi daftar 10 besar dengan bayaran sekitar 4 juta poundsterling.
Investasi Besar di Tengah Tekanan

Keputusan Tottenham menggelontorkan dana besar untuk De Zerbi dinilai sebagai langkah berani. Pasalnya, klub asal London Utara itu tengah terpuruk di papan bawah klasemen dan bahkan sempat berganti manajer lebih dari sekali dalam satu musim.
Manajemen klub tampak ingin bertaruh besar pada kemampuan De Zerbi untuk membalikkan situasi. Kontrak berdurasi lima tahun yang diberikan juga tidak menyertakan klausul khusus jika klub terdegradasi, sebuah bentuk kepercayaan penuh terhadap proyek jangka panjang sang pelatih.
Menariknya, De Zerbi dikenal tidak pernah bertahan lebih dari tiga tahun di satu klub sepanjang kariernya. Ia terakhir menangani Olympique de Marseille sebelum mundur pada Februari lalu akibat performa tim yang menurun.
Awal Karier yang Tak Sepenuhnya Mulus

Meski disambut sebagai solusi atas krisis tim, kedatangan De Zerbi tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sebagian suporter Tottenham melayangkan protes terkait penunjukannya, terutama karena komentarnya di masa lalu mengenai Mason Greenwood.
Greenwood sendiri sempat tersandung kasus hukum sebelum akhirnya kembali bermain dan mendapat pembelaan dari De Zerbi saat keduanya bekerja sama di Marseille. Hal ini memicu penolakan dari sejumlah kelompok fans yang menggelar aksi bertajuk “No to De Zerbi”.
Namun, pihak klub tetap teguh dengan keputusan mereka. Direktur Tottenham, Johan Lange, menegaskan bahwa De Zerbi merupakan target utama klub.
“Roberto adalah pilihan nomor satu kami untuk musim panas dan kami senang bisa membawanya sekarang. Ia adalah salah satu pelatih paling kreatif dan progresif di sepak bola saat ini,” ujar Lange.
Dengan tekanan besar serta ekspektasi tinggi, perjalanan De Zerbi bersama Tottenham kini menjadi sorotan. Ia diharapkan mampu mengangkat performa tim sekaligus membuktikan bahwa investasi besar klub bukanlah keputusan yang keliru.
Sumber: The Sun
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bolatainment 1 April 2026 21:47 -
Tim Nasional 1 April 2026 21:42 -
Tim Nasional 1 April 2026 21:28 -
Piala Dunia 1 April 2026 21:21 -
Piala Dunia 1 April 2026 20:59 -
Liga Inggris 1 April 2026 20:48
MOST VIEWED
- Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
- Gelandang Incaran Manchester United Ini Siap Pindah Klub di Musim Panas 2026, Merapat ke Old Trafford?
- Manchester United Menarik Diri dari Transfer Bruno Guimaraes, Kenapa?
- Soal Manajer Permanen MU, David Beckham Dukung Michael Carrick: Dia Opsi Terbaik!
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544101/original/018913600_1775055128-dbd577db-2564-4e3d-8764-c6f79bedf5aa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544094/original/062986300_1775052194-1000674792.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543883/original/009161700_1775038400-1001132394.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538922/original/032441900_1774583998-1001121011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3325766/original/009709700_1608119114-20201216-Pemprov-DKI-Segera-Berlakukan-WFH-hingga-75-Persen-FANANI-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4559002/original/078704300_1693485262-20230831-Anjuran_WFH-JOH_1.jpg)

