5 Kunci Sukses Barca Catatkan Treble Winners Kedua
Editor Bolanet | 7 Juni 2015 11:43
Bola.net - Bola.net - Barcelona sukses mencatatkan treble winners kedua mereka sepanjang sejarah klub usai membekuk Juventus lewat skor 3-1. Keberhasilan ini seakan membungkam kritik yang sempat ditujukan kepada Barca di awal musim.
Jalan Barca merengkuh treble tak berjalan mulus. Kasus pajak Lionel Messi, kasus transfer , kisruh di jajaran elit klub turut mewarnai pasang surutnya performa Barca musim ini.
Lalu apa yang membuat Barca bisa bangkit dan mencatatkan treble winners? Berikut 5 alasan disertai ulasan singkat versi .
1 dari 5 halaman
Barca Percaya Kepada Suarez

Suarez dibeli Barca saat sang pemain tengah berada dalam sorotan akibat aksi gigitannya kepada Giorgio Chiellini di ajang Piala Dunia. Kontan FIFA langsung menjatuhkan sanksi 4 bulan yang melarang Suarez terlibat dalam laga resmi.
Di tengah keterpurukan Suarez, Barca tetap menaruh kepercayaan kepada striker asal Uruguay tersebut dan hasilnya berbuah manis. Suarez menjelma menjadi pahlawan Barca berkat gol krusialnya.
Gol kedua Barca yang dicetak Suarez mampu membawa timnya kembali unggul setelah Alvaro Morata berhasil menyamakan kedudukan. Suarez juga mencetak gol krusial saat Barca menang 2-1 dari Real Madrid yang membuka jalan Blaugrana ke tahta La Liga.
Suarez juga mencetak dua gol di kandang Manchester City dan serta kembali mencetak gol di kandang PSG untuk membuka jalan Barca ke final Liga Champions.
2 dari 5 halaman
Barca Lebih Dari Sekedar Messi

Suksesnya Barca musim ini seringkali identik dengan penampilan gemilang Messi. Meski hal itu tidak sepenuhnya salah, tetapi nyatanya kesuksesan Barca juga dibantu performa tim secara keseluruhan.
Lihat saja di gol pertama Barca yang lahir dari assist cantik Andres Iniesta, meski saat itu Iniesta juga punya kans untuk mencetak gol. Barisan pertahanan Barca juga tampil solid untuk membendung serangan balik Juve di babak kedua.
Terakhir, Pedro mengutamakan kepentingan tim saat membantu Neymar mencetak gol ketiga Barca yang sekaligus menyegel trofi Liga Champions. Semangat kebersamaan di kubu Blaugrana menunjukkan jika tim ini tak hanya bergantung kepada Messi.
3 dari 5 halaman
Buffon Tak Cukup Tangguh Untuk Barca

Buffon membuat banyak penyelamatan di laga final, salah satunya ketika menyelamatkan gawangnya dari aksi Dani Alves dan Luis Suarez. Tetapi pada akhirnya ia tetap tanpa trofi Liga Champions, setelah sebelumnya juga gagal saat kalah melawan AC Milan di final tahun 2003.
4 dari 5 halaman
Adaptasi Neymar

Tetapi semua masalah di musim pertamanya seakan terhapus dengan penampilan apik di musim kedua. Kerjasama Neymar dengan Messi menjadi semakin padu dan mampu menjadi trisula maut di lini depan Barca seiring kedatangan Luis Suarez.
Perselisihan Neymar dengan Luis Enrique di awal musim ini malah membuatnya semakin dewasa. Tak diragukan lagi jika adaptasi Neymar di Barca pada musim keduanya ini menjadi salah satu kunci kesuksesan timnya.
5 dari 5 halaman
Rakitic Lebih Baik Dari Cesc

Tetapi nyatanya kehadiran Rakitic mampu melebur dengan baik dengan Sergio Busquets, Xavi dan Andres Iniesta di lini tengah Barca. Pergerakan serta kerjasama Rakitic di lini tengah lebih baik jika dibandingkan dengan performa Fabregas selama 3 tahun berseragam Barcelona.
Sebagai gambaran akhir, tak ada yang lebih baik menjelaskan kontribusi Rakitic selain gol cepatnya ke gawang Juventus. Penyelesaian yang apik memanfaatkan umpan manis Iniesta menjadi start bagus Barca menuju treble winners musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Arda Guler Mulai Menempatkan Pedri di Bawah Levelnya
Liga Spanyol 4 September 2026, 07:06
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




