5 Kunci Utama Luis Enrique Dalam Merevolusi Barcelona
Editor Bolanet | 2 April 2015 12:54
Bola.net - Bola.net - Saat in tengah memimpin 4 poin dari saingan terdekat mereka di La Liga, Real Madrid. Blaugrana juga nampak melaju mulus di pentas Liga Champions. Belum lagi kesempatan emas untuk menjuarai Copa Del Rey yang terbuka lebar.
Optimis memang logis, namun jangan lupakan bahwa musim lalu Barca kehilangan posisi puncak La Liga, tumbang di babak perempat final Liga Champions, dan kalah di final Copa Del Rey.
Barcelona besutan Tata Martino nampak mengawali segalanya dengan baik, namun mulai kehabisan bensin jelang akhir musim. Dan hal itu sepertinya tidak diulangi lagi oleh sosok Luis Enrique.
Meski mengawali musim dengan kurang meyakinkan dan sempat mendapat berbagai serangan akibat revolusi yang ia terapkan kepada tim, saat ini ia sudah mulai merasakan buah dari hasil jerih payahnya.
Berikut ini adalah 5 kunci utama yang dilakukan Luis Enrique dalam me-revolusi Barcelona.
Kebijakan Rotasi

Tak Terpaku Pada Tiki-Taka

Improvisasi Eksekusi Bola Mati

Hasilnya, di musim ini Barcelona sudah berhasil mencetak 8 gol dari situasi set piece.
Karakter Tanpa Kompromi dan Eksplosif

Enrique bahkan mampu merubah Barca yang musim lalu dilabeli 'pemalas' menjadi lebih bersemangat dan bertenaga, kendati hal itu harus dilakukan dengan menentang bintang utama klub, Lionel Messi.
Messi sendiri memang tampil lebih agresif dari musim lalu. Bisa jadi La Pulga sudah bangun akibat konfrontasinya dengan Luis Enrique dan tak mau menjadi bulan-bulanan Cristiano Ronaldo di ajang Ballon d'Or.
Sesi Latihan yang Lebih Lama dan Keras

Enrique selalu mengawasi latihan para pemainnya. Sebelumnya, para pemain Barca hanya melakukan latihan dalam tempo kurang dari satu jam. Kini di bawah tangan besi Enrique, sesi latihan mendapat tambahan waktu mulai 30 hingga 45 menit.
Hasrat dan kecintaan yang dimiliki Luis Enrique untuk sepak bola telah membantunya memberikan dampak besar terhada area yang oleh kebanyakan pelatih lebih dipercayakan kepada pelatih fisik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Harapan ke Kehancuran: 45 Menit yang Kelam bagi Newcastle di Camp Nou
Liga Champions 19 Maret 2026, 12:27
LATEST UPDATE
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
-
Juventus Ditahan Imbang Sassuolo, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Maret 2026, 10:52
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













