5 Mesin Gol Terbaik Milan Dua Dekade Terakhir
Editor Bolanet | 14 Juni 2015 01:58
Bola.net - Bola.net - Selama dua dekade terakhir atau sejak musim 1994/95 silam, AC Milan diperkuat sejumlah pemain yang sangat tajam di depan gawang.
Lima nama berikut adalah mesin gol terbaik yang dimiliki Milan dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Statistik yang dipakai sebagai dasar penentuannya adalah rasio gol per menit dari masing-masing pemain yang bersangkutan (minimal 10 gol) di kompetisi Serie A.
Siapa sajakah lima pemain tersebut?
Berdasarkan statistik dari Opta, berikut ulasannya.
1 dari 5 halaman
Zlatan Ibrahimovic - 127 Menit

Statistik bersama Milan di Serie A
Jumlah laga: 61
Menit bermain: 5338
Gol: 42
Rasio: 1 Gol per 127 menit.
Di urutan pertama, tak lain dan tak bukan adalah Zlatan Ibrahimovic.
Striker Swedia itu membukukan rata-rata satu gol tiap 127 menit di Serie A dalam 61 penampilannya dengan seragam Milan selama periode 2010-2012.
Ibrahimovic jugalah salah satu kunci kesuksesan Milan meraih Scudetto 2010/11.
Melihat jejak kehebatan dan keganasannya di depan gawang, wajar jika Milan dikabarkan sangat berhasrat memulangkan Ibra dari PSG demi coba memulihkan reputasi mereka musim depan.
2 dari 5 halaman
Mario Balotelli - 132 Menit

Statistik bersama Milan di Serie A
Jumlah laga: 43
Menit bermain: 3440
Gol: 26
Rasio: 1 Gol per 132 menit.
Mario Balotelli didatangkan Milan dari Manchester City pada tengah musim 2012/13. Meski performanya naik-turun, striker Italia itu tetap sanggup menempati peringkat dua dalam daftar ini.
Itu tak lepas dari performa hebat Balotelli di setengah musim terakhir 2012/13, di mana dia mencetak 12 gol dalam 13 penampilan. Di musim 2013/14, musim penuh pertama dan terakhirnya bersama Milan, Balotelli hanya bisa mencetak 14 gol dalam 30 penampilan di Serie A.
3 dari 5 halaman
Andriy Shevchenko - 135 Menit

Statistik bersama Milan di Serie A
Jumlah laga: 226
Menit bermain: 17151
Gol: 127
Rasio: 1 Gol per 135 menit.
Andriy Shevchenko jelas termasuk di daftar ini. Eks striker Ukraina tersebut berada di urutan ketiga meski jumlah golnya lebih banyak banyak dibandingkan empat nama lainnya.
Dua periode memperkuat Milan, Shevchenko mencetak total 127 gol dalam 226 penampilan dengan rata-rata 1 gol per 135 menit.
Shevchenko membantu Milan meraih Scudetto 2003/04 dan menyabet gelar pemain tertajam Serie A dua kali pada edisi 1999/00 serta 2003/04.
4 dari 5 halaman
Alexandre Pato - 151 Menit

Statistik bersama Milan di Serie A
Jumlah laga: 117
Menit bermain: 7690
Gol: 51
Rasio: 1 Gol per 151 menit.
Alexandre Pato, yang direkrut dari Internacional pada tahun 2007, adalah salah penyerang terbaik yang pernah dimiliki Milan.
Striker Brasil itu membukukan rata-rata 1 gol per 151 menit (total 51 gol) di Serie A.
Pato, yang meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Serie A 2009 dan turut membawa Milan menyabet Scudetto 2010/11, hengkang di tahun 2013 setelah kariernya di San Siro dirusak oleh cedera.
5 dari 5 halaman
Giampaolo Pazzini - 154 Menit

Statistik bersama Milan di Serie A
Jumlah laga: 74
Menit bermain: 3250
Gol: 21
Rasio: 1 Gol per 154 menit.
Kita buka daftar ini dengan pemain di peringkat lima, yakni Giampaolo Pazzini.
Striker Italia tersebut memperkuat Milan periode 2012-2015. Selama itu, dia mengemas 21 gol dalam 74 penampilan.
Rata-rata, Pazzini mencetak satu gol setiap 154 menit di Serie A dengan seragam Milan. Bersama Milan, Pazzini belum sekali pun meraih Scudetto, kecuali gelar Coppa Italia musim 2010/11.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

