5 Momen Ikonik Dalam Sejarah Barcelona
Aga Deta | 20 Desember 2016 12:00
Bola.net - Bola.net - Barcelona merupakan salah satu klub yang telah meraih kesuksesan besar dalam beberapa musim terakhir. Hal itu tentu saja tidak terlepas dari kejeniusan Lionel Messi di lapangan sehingga bisa membawa pulang berbagai macam trofi ke Camp Nou.
Sebagai klub yang telah meraih kejayaan, Barcelona tentu punya sejarah yang patut dibanggakan dan tidak bisa dilupakan begitu saja. Berikut ini lima momen ikonik dalam sejarah Barcelona seperti dikutip dari Footy Jokes.
Rijkaard Akhiri Puasa Gelar

Barcelona akhirnya kembali bangkit dengan merengkuh dua gelar liga secara beruntun pada tahun 2005 dan 2006. Mereka juga mengangkat trofi Eropa kedua pada tahun yang sama setelah mengalahkan Arsenal di final.
Trofi Piala Champions Pertama

Legenda Belanda, yang memenangkan kompetisi tersebut tiga kali sebagai pemain Ajax, mampu memimpin Blaugrana meraih Piala Eropa pertama mereka pada tahun 1992 dengan skuat yang dijuluki sebagai The Dream Team. Mereka mengangkat Si Kuping Besar setelah mengalahkan Sampdoria 1-0 di final.
Itu adalah salah satu momen terbaik dalam sejarah Barcelona, tapi mereka harus menunggu selama 14 tahun untuk meraih trofi keduanya.
Tiga Gelar Pertama

Meskipun menjalani start yang tidak mudah, tetapi Barcelona mengakhiri musim dengan meraih treble bersejarah dengan memenangkan La Liga, Copa Del Rey dan Liga Champions. Barcelona kemudian menjadi klub Spanyol pertama yang meraih prestasi hebat tersebut.
Guardiola sudah mengukir namanya dalam sejarah Barcelona, memulai revolusi sehingga membuat timnya menjadi yang terbaik antara tahun 2008 sampai 2012.
Luis Enrique Beri Treble Kedua

Tim Catalan, yang dipimpin oleh trio produktif MSN, meraih treble kedua setelah mengalahkan Juventus 3-1 di final Liga Champions. Dengan demikian, mereka menjadi tim pertama dalam sejarah Eropa yang mencapai prestasi tersebut.
Dengan meraih 50 kemenangan dari 60 pertandingan untuk menuju kejayaan, Barcelona mengungguli penampilan mereka sendiri pada tahun 2009.
Barcelona Merekrut Messi Dengan Kertas Tisu

Messi didiagnosa mengalami gangguan hormonyang membuat pertumbuhan fisiknya terhambat dan keluarganya tidak punya uang mengobatinya. Barcelona kemudian menawarkan bantuan dengan syarat ia dan keluarganya harus pindah ke Barcelona.
Pada bulan Desember 2000, Messi melakukan trial dan terpilih untuk mengikuti latihan. Empat tahun kemudian, ia membuat debut di Barcelona, dan sisanya, seperti yang kita semua ketahui, adalah sejarah.
Saya, Charly Rexach, dalam kapasitas saya sebagai direktur olahraga Barcelona, dan meski keberadaan beberapa opini yang menentang, saya berkomitmen untuk mengontrak Lionel Messi selama tercapai kesepakatan, demikian tulisan di atas kertas tisu pada 14 Desember 2000.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Sebaiknya Pertahankan Vlahovic daripada Kejar Lewandowski
Liga Italia 1 April 2026, 00:29
-
Douglas Costa Sarankan Robert Lewandowski Pindah ke Juventus
Liga Italia 30 Maret 2026, 14:22
-
Real Madrid Siapkan Perombakan Besar, Enam Pemain Baru Direncanakan
Liga Spanyol 30 Maret 2026, 14:13
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45















