5 Pelatih Terakhir yang Sukses Membawa Chelsea Juara, Pochettino Berikutnya?
Aga Deta | 30 Mei 2023 05:04
Bola.net - Chelsea resmi menunjuk Mauricio Pochettino sebagai pelatih baru. Pria asal Argentina tersebut akan memimpin The Blues mulai musim depan.
Kabar perekrutan Pochettino diumumkan Chelsea pada Senin (29/5/2023) malam WIB. Pochettino datang untuk menggantikan Frank Lampard yang sebelumnya menjadi pelatih interim The Blues.
Chelsea mengontrak Pochettino selama dua tahun. The Blues juga punya opsi untuk memperpanjang kerja sama dengan Pochettino selama setahun.
Pochettino punya tugas yang berat di Stamford Bridge. Pochettino tentu diharapkan bisa membawa The Blues kembali berprestasi setelah terpuruk pada musim ini.
Sebelum Pochettino, ada banyak pelatih yang mampu memberikan kesuksesan di Chelsea berupa trofi. Siapa saja mereka?
Berikut ini lima manajer terakhir yang sukses mempersembahkan gelar untuk Chelsea.
1. Thomas Tuchel

Thomas Tuchel dipercaya menduduki kursi kepelatihan Chelsea pada Januari 2021. Dia datang ke Stamford Bridge untuk menggantikan Frank Lampard yang dipecat.
Di bawah tangan dingin Tuchel, Chelsea mampu mengangkat trofi Liga Champions. Mereka juga memenangkan Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub.
Sayangnya, kiprah Chelsea pada awal musim 2022/2023 tidak berjalan mulus. Alhasil, pria asal Jerman tersebut harus angkat kaki dari klub pada 7 September 2022.
2. Maurizio Sarri

Karier kepelatihan Maurizio Sarri di Chelsea terbilang cukup singkat. Mantan juru taktik Napoli tersebut menangani Cesar Azpilicueta dan kolega hanya pada musim 2018/2019.
Pada musim tersebut, Sarri berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Europa. Pelatih asal Italia itu juga mampu membawa Chelsea berada di posisi ketiga klasemen Premier League.
Pada akhir musim 2018/2019, Sarri memutuskan mundur dari Chelsea untuk menerima pinangan Juventus. Dia meninggalkan tim London Biru dengan catatan 40 kemenangan dan 12 kekalahan dari 63 laga.
3. Antonio Conte

Pelatih asal Italia lainnya yang pernah menangani Chelsea adalah Antonio Conte. Mantan pelatih Juventus tersebut ditunjuk untuk memimpin The Blues pada musim 2016/2017.
Selama dua tahun menjadi juru taktik Chelsea, Conte mampu mempersembahkan dua trofi. Conte berhasil meraih trofi Premier League pada musim perdananya di Stamford Bridge.
Namun, di musim kedua, performa Chelsea turun drastis dan finis di peringkat lima. Meski The Blues berhasil mengangkat FA Cup, Conte pada akhirnya dipecat pada akhir musim.
4. Rafael Benitez

Rafael Benitez mengambil alih kursi kepelatihan Chelsea pada 21 November 2012. Dia masuk ke Stamford Bridge setelah Roberto Di Matteo dipecat.
Benitez memimpin Chelsea hanya sampai akhir musim 2012/2013. Meski kariernya bersama The Blues cukup singkat, dia mampu memberikan prestasi yang cukup bagus untuk Frank Lampard dan kolega.
Chelsea berhasil mengangkat trofi Liga Europa. Selain itu, The Blues juga finis di posisi tiga pada ajang Premier League sehingga berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions.
5. Roberto Di Matteo

Roberto Di Matteo awalnya merupakan asisten Andre Villas-Boas di Chelsea pada musim 2011/2012. Dia kemudian ditunjuk sebagai pelatih interim setelah Villas-Boas dipecat.
Namun hal yang tak terduga terjadi di bawah kepemimpinan Di Matteo. Pelatih asal Italia tersebut berhasil mengantarkan Chelsea meraih trofi Liga Champions dan FA Cup.
Musim berikutnya, Di Matteo diangkat menjadi manajer permanen Chelsea. Namun, dia dipecat pada 21 November 2012 setelah The Blues mengalami kesulitan di Premier League dan Liga Champions.
Sumber: berbagai sumber
Baca Juga:
5 Pemain yang Paling Sering Bermain Bersama Jordi Alba di Barcelona, Ada Messi!
4 Pemain yang Bisa Dikejar Liverpool Jika Mason Mount Dibajak MU
5 Transfer Mahal yang Gagal di Premier League Musim Ini
5 Calon Pengganti Luciano Spalletti di Napoli, Dari Antonio Conte Hingga Luis Enrique
5 Klub yang Menjadi Juara di Liga Top Eropa 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:45
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
-
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:04
-
Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:45
-
Arsenal Mulai Negosiasi Victor Osimhen dengan Galatasaray
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:15
LATEST UPDATE
-
Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
Bola Indonesia 14 Agustus 2026, 16:25
-
Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
Lain Lain 14 Agustus 2026, 15:04
-
Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:44
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




