5 Pelatih yang Tunjukkan Kelasnya Setelah Gagal di Premier League: Rangnick Terbang Tinggi Bareng Austria
Aga Deta | 1 Juli 2024 16:11
Bola.net - Premier League terkadang bukanlah tempat yang ramah bagi para pelatih. Tidak sedikit pelatih yang diberhentikan di tengah jalan akibat performa klub yang tidak sesuai harapan.
Josep Guardiola adalah salah pelatih yang mampu menaklukkan Premier League. Dia telah sukses membawa Manchester City merengkuh banyak gelar termasuk enam trofi Premier League.
Namun, tidak semua pelatih bisa seperti Guardiola setelah mengambil alih klub Premier League. Ada banyak yang gagal mengangkat performa timnya sehingga berujung pada pemecatan.
Gagal di Premier League tentu saja bukan berarti bencana. Tercatat sejumlah pelatih berhasil bangkit dari masa-masa sulit di Premier League.
Berikut ini lima pelatih yang mampu menunjukkan kelasnya Setelah gagal di Premier League.
1. Ralf Rangnick

Kiprah Ralf Rangnick sebagai manajer interim Manchester United tidak bisa dibilang bagus. Dia juga berselisih dengan Cristiano Ronaldo.
Rangnick hanya bekerja selama enam bulan di Old Trafford. Pria asal Jerman itu kemudian mampu membangkitkan reputasinya setelah menangani Austria.
Austria tampil cukup bagus di Euro 2024. Mereka berhasil melaju ke fase gugur sebagai juara Grup D dengan mengungguli Prancis dan Belanda.
2. Unai Emery

Unai Emery sekarang meraih kesuksesan besar bersama Aston Villa. Meskipun begitu, Emery sebelumnya pernah gagal saat menangani Arsenal.
Emery dipecat Arsenal pada November 2019 karena performa buruk klub. Setelah itu, Emery kembali ke Spanyol dengan menangani Villarreal.
Emery membawa Villarreal meraih juara Liga Europa 2020/2021. Itu merupakan trofi utama pertama dalam sejarah klub dan mengalahkan Manchester United di final.
3. Carlos Carvalhal
Carlos Carvalhal hanya bekerja selama enam bulan di Premier League. Dia tidak mampu menyelamatkan Swansea City dari degradasi setelah timnya finis di peringkat terbawah pada musim 2017/2028.
Setelah itu, Carvalhal kembali ke Portugal. Dia berhasil memimpin klub kecil Rio Ave lolos ke kualifikasi Liga Europa di tempat kelima, dengan perolehan poin terbaik mereka 55.
Carvalhal meraih kesuksesan yang lebih besar setelah menangani Braga. Mereka meraih gelar Taca de Portugal dan mencapai final Taca da Liga dan Supertaca Candido de Oliveira.
4. Louis van Gaal

Louis Van Gaal tidak sepenuhnya gagal di Premier League. Dia berhasil membimbing Manchester United kembali ke Liga Champions setelah tampil buruk di bawah asuhan David Moyes.
Namun, Van Gaal dipecat Manchester United setelah memenangkan FA Cup. Dia akhirnya kembali ke Timnas Belanda untuk terakhir kalinya.
Van Gaal membuat Belanda cukup kompetitif dan lebih meyakinkan daripada di bawah asuhan Ronald Koeman saat ini. Mereka mencatatkan rekor tidak pernah kalah dalam pertandingan Piala Dunia.
5. Luiz Felipe Scolari

Luiz Felipe Scolari tidak bertahan semusim penuh di Chelsea karena dipecat. Scolari kemudian tidak pernah bekerja di klub liga utama Eropa sejak saat itu.
Scolari kemudian mengangkat trofi di Uzbekistan, Tiongkok, dan Brasil. Dia juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Brasileirao setelah membawa Palmeiras meraih gelar liga pada tahun 2018.
Scolari merupakan salah satu pelatih paling berprestasi dalam sejarah sepak bola. Dia pernah membawa Brasil memenangkan Piala Dunia dan Piala Konfederasi.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
Piala Dunia 18 September 2026, 17:23
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Java United 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 18:48
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Hasil BRI Super League: Persik Tahan Imbang Arema FC di Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 September 2026, 17:35
-
Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
Piala Dunia 18 September 2026, 17:23
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


