5 Pemain Yang Membuat Barcelona Menyesal Telah Melepasnya

Aga Deta | 3 Agustus 2017 11:12
5 Pemain Yang Membuat Barcelona Menyesal Telah Melepasnya
Luis Figo (c) PA

Bola.net - Bola.net - Neymar akan segera meninggalkan Barcelona dengan nilai transfer sensasional 222 juta euro menuju raksasa Prancis .

Kepindahan Ini seperti menusuk jantung Barcelona dengan sebuah pisau karena Blaugrana merekrut Neymar pada 2013 dengan maksud untuk menggantikan Lionel Messi suatu saat nanti.

Advertisement

Transisi itu sudah dimulai pada musim 2016/17 ketika Messi bermain lebih ke dalam dan Neymar memainkan peran sebagai penyerang. Namun, impian Barcelona itu sepertinya harus musnah setelah PSG bersedia menebus klausul pelepasan Neymar.

Transfer ini tentu saja akan sangat menyakitkan untuk Barcelona. Dan ini bukan pertama kalinya Barcelona merasakan hal tersebut. Berikut ini lima penjualan yang membuat Barcelona menyesal seperti dikutip dari Squawka.

1 dari 5 halaman

Michael Laudrup

Michael Laudrup

Saat Neymar datang ke Barcelona, Johan Cruyff pernah mengatakan bahwa Anda tidak bisa memiliki dua kapten di kapal yang sama dan dia mengatakan hal tersebut berdasarkan pengalaman. Saat menjadi pelatih Dream Team Barcelona, akibat kuota tiga pemain asing dan kehadiran Romario, Ronald Koeman dan Hristo Stoichkov, Cruyff sering menaruh Michael Laudrup di bangku cadangan.

Karena ingin balas dendam, Laudrup akhirnya memutuskan untuk pindah ke klub rival Real Madrid. Di sana, Laudrup mengerahkan semua amarahnya dengan membantu Los Blancos memenangkan La Liga, mengalahkan Barcelona 5-0 dan mengakhiri rentetan empat gelar Blaugrana secara beruntun.

Laudrup setelah itu memudar dan meninggalkan Madrid setahun kemudian setelah mereka gagal mempertahankan gelar liga. Setelah kesulitan selama hampir setengah dekade, Barcelona akhirnya kembali ke performa terbaiknya di bawah Louis van Gaal.
2 dari 5 halaman

Ronaldo

Ronaldo

Ronaldo sepertinya memang ditakdirkan menjadi pemain terhebat dalam sejarah. Bergabung dengan Barcelona pada usia 20 tahun, Ronaldo mampu mengacak-acak pertahanan di La Liga. Ini sepertinya bisa menjadi awal dari masa depan pemain Brasil itu di Blaugrana.

Sebaliknya, ia pindah ke Inter Milan setelah hanya satu tahun di Catalunya. Barcelona merasa hancur karena Ronaldo diproyeksikan sebagai permata baru di klub setelah era Johan Cruyff. Beruntung bagi Barça, mereka memberi Luis Figo peran yang lebih penting dan berinvestasi secara bijak dengan Patrick Kluivert.

Dengan ditangani Louis van Gaal, Blaugrana memenangkan gelar La Liga berturut-turut untuk menutup milenium sedangkan Ronaldo menghabiskan waktunya di Italia dengan cedera. Tidak mungkin penggemar Barca tidak menyesali transfer ini dan apa yang bakal terjadi jika Ronaldo tidak pergi.
3 dari 5 halaman

Luis Figo

Luis Figo

Figo adalah kapten Barcelona dan pemain terbaik klub. Tapi ia memutuskan untuk menyeberang ke klub rival Real Madrid tanpa alasan. Setidaknya Michael Laudrup bisa dimengerti karena Cruyff sangat kejam kepada dirinya. Tapi Figo? Figo sangat dicintai di sana.

Barcelona adalah juara bertahan La Liga dan Copa saat Figo bergabung dengan Madrid. Mereka tidak memenangkan trofi selama setengah dekade setelah kepindahan Figo. Mereka putus asa dan kesulitan bangkit. Butuh Presiden baru, pelatih baru dan pemain Brasil ajaib untuk menghidupkan kembali Barca.
4 dari 5 halaman

Samuel Eto’o

Samuel Eto’o

Samuel Eto'o dulunya adalah striker terbaik di dunia. Kedatangannya berhasil melambungkan Barcelona. Meski sempat diganggu cedera, Eto'o berhasil membantu Pep Guardiola meraih treble pada musim 2008/09. Namun, Barca justru memilih untuk menjual sang pemai di musim panas.

Itu adalah keputusan yang langsung mereka sesali. Eto'o sangat brilian untuk Inter dan sangat penting saat mengantarkan mereka memenangkan treble pada 2009/10. Ini juga termasuk saat menyingkirkan Blaugrana di semifinal Liga Champions.

Barcelona bisa pulih setelah merekrut David Villa dan merebut kembali Liga Champions pada 2010/11. Namun dengan melepas Eto'o, Blaugrana menghancurkan peluang mereka untuk mempertahankan Liga Champions saat mereka menjadi tim terbaik di dunia.
5 dari 5 halaman

Thiago Alcantara

Thiago Alcantara

Saat Thiago dan Cesc Fabregas mengeluhkan minimnya menit bermain, Sandro Rosell memihak mantan pemain Arsenal dan Thiago harus pergi. Cesc kemudian mengalami nasib yang sama setelah dilepas Luis Enrique setahun kemudian.

Tapi keputusan melepas Thiago dianggap sangat buruk karena ia adalah masa depan Barcelona. Sang pemain ditakdirkan untuk mengambil alih posisi Xavi saat gelandang terbaik sepanjang masa itu memudar.

Saat Xavi meninggalkan klub, Luis Enrique berusaha menggantikannya dengan pemain lain. Meski mampu meraih treble dengan fokus serangan trio MSN, ketidakmampuan Barca memperkuat lini tengah berbuah petaka.

Andres Iniesta kini sudah dimakan usia dan sekarang sudah berjalan empat tahun sejak Thiago pergi dan mereka belum menemukan penggantinya. Mungkin Barcelona harus menghabiskan seluruh uang penjualan Neymar untuk memperkuat lini tengahnya.

LATEST UPDATE