5 Tugas Utama Zidane di Real Madrid

Asad Arifin | 8 Januari 2016 16:40
5 Tugas Utama Zidane di Real Madrid
Zinedine Zidane. (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Zinedine Zidane memang bukan sosok yang saing bagi Real Madrid. Pun begitu sebaliknya. Sebelum ini, ia sangat identik dengan kostum kebesaran Madrid dengan nomor 5 di punggungnya. Ya, Zizou memang memiliki kenangan indah bersama Madrid saat masih menjadi pemain.

Namun, kini era telah berganti. Kendati masih bersama Madrid, Zidane kini sudah tidak lagi menjadi pemain. Ia sudah mendapat peran baru di klub pemilik 10 gelar di Liga Champions. Pria Prancis keturunan Aljazair baru saja didaulat menjadi pelatih.

Advertisement

Zidane resmi menjabat posisi tersebut setelah kinerja Rafael Benitez dianggap tidak memuaskan. Eks pelatih Liverpool hanya bertahan selama tujuh bulan saja.

Lantas, apa saja beban berat yang akan ditanggung Zidane dalam menjalankan tugas barunya ini? mampukah ia menjawab keraguan banyak pihak terhadap kapasitasnya?

Simak selengkapnya.

1 dari 6 halaman

Harmonisasi Tim

Harmonisasi Tim

Harmonisasi Tim

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ruang ganti Real Madrid selalu penuh dengan hawa panas. Deretan pemain bintang yang ada membuat ego sektoral masing-masing pemain sangat tinggi. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa menjadi petaka.

Era Benitez contohnya, ia sering terlibat perang dingin dengan beberapa pemainnya. Ia gagal menciptakan hubungan yang baik dengan sosok-sosok seperti James Rodriguez dan Isco.

Beruntungnya, Zidane sebelum ini sempat menjadi asisten pelatih saat Carlo Ancelotti membesut Real Madrid. Don Carlo selama ini dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain dan mampu menciptakan suasana yang kondusif.
2 dari 6 halaman

Jinakkan Ronaldo

Jinakkan Ronaldo

Jinakkan Ronaldo

Lagi-lagi Zidane harus mengambil telepon genggamnya untuk mencari nomor Carlo Ancelotti. Ia mesti meminta saran kepada sang mentor untuk meracik resep cara menjinakkan Cristiano Ronaldo. Pelatih asal Italia tersebut memang memiliki hubungan yang karib dengan Ronaldo.

Kendati kerap dilabeli pemain yang individual, peran Ronaldo harus diakui sangat sentral untuk Real Madrid. Ia adalah pendulang utama sumber gol-gol Los Blancos.

Ronaldo juga memiliki peran yang kuat di tim. Tidak hanya di internal tim, ia juga memiliki banyak dukungan para fans Madrid. Jika gagal menguasai pemain asal Portugal ini, bukan tidak mungkin Zidane akan mengakhiri tugasnya lebih cepat.
3 dari 6 halaman

Racik Ulang Trio BBC

Racik Ulang Trio BBC

Racik Ulang Trio BBC

Salah satu pilar andalan Real Madrid selama ini tentu saja kehadiran trio BBC, Bale-Benzema-Cristiano Ronaldo. Kerja sama tiga pemain ini sangat diharapkan mampu menjadi mesin serangan Los Blancos.

Dalam sesi konferensi pers perdananya, Zidane usai ditunjuk sebagai pelatih Madrid berjanji akan memaksimalkan kinerja trio BBC. Hanya saja, Zidane tidak menjelaskan lebih rincinya ihwal taktik yang akan ia pakai.

Apakah Zidane akan menaruh Bale sebagai penyerang lubang di belakang Benzema dan Ronaldo, seperti era Benitez. Atau, legenda timnas Prancis akan memasang mereka sejajar seperti yang pernah diterapkan pada era Carlo Ancelotti. Simak saja pada laga kontra Deportivo La Coruna akhir pekan ini.
4 dari 6 halaman

Pikat Hati Fans

Pikat Hati Fans

Pikat Hati Fans

Tugas Zidane menjadi pelatih Real Madrid memang susah. Tidak cukup hanya bisa menguasai deretan pemain bintang dan manajemen klub, ia juga mesti merebut hati fans setia Madrid.

Selama ini, fans Madrid memang dikenal 'kejam'. Ekspektasi mereka sangat tinggi. Bagi mereka, kemenangan dan gelar juara saja tidak cukup. Dua hal tersebut wajib diraih dengan skema permainan menyerang dan menghibur.

Selain Benitez, pelatih yang pernah merasakan kerasnya perlakuan fans Madrid adalah Jose Mourinho. Kendati berhasil mempersembahkan beberapa gelar juara, Mou tetap mendapat nilai minus karena dianggap enggan menerapkan permainan menyerang.
5 dari 6 halaman

Cari Pemimpin

Cari Pemimpin

Cari Pemimpin

Sepeninggal Iker Casillas, boleh dibilang Madrid belum memiliki sosok pemimpin yang sejati di internal pemain. Sergio Ramos yang dipercaya sebagai kapten selama ini belum menunjukkan penampilan yang maksimal. Perannya sebagai kapten tidak sedominan seperti era Raul Gonzalez, Guti Hernandez atau Fernando Hiero.

Ia masih belum mampu menciptakan situasi yang harmonis antar pemain. Juga, yang paling penting, menjadi motivator kala tim sedang dalam kondisi tertekan.

Inilah tugas Zidane, ia mesti mencetak sosok panutan dalam klub. Jika melihat stok yang saat ini ada. Selain Sergio Ramos, Zidane memang tidak punya banyak pilihan, ia hanya bisa berharap pada sosok Cristiano Ronaldo, Marcelo atau Luka Modric.
6 dari 6 halaman

Ekstra

Ekstra

Menang di El Clasico

Sejatinya, inilah tugas paling penting bagi Zidane sebagai pelatih Madrid. Wajib hukumnya bagi Zidane untuk membalaskan kekalahan Madrid atas Barcelona pada putaran pertama La Liga beberapa waktu yang lalu.

Kekalahan tersebut memang meninggalkan memori kelam. Selain dengan skor yang telak, 4-0, kekalahan tersebut juga terjadi di depan publik mereka, Stadion Santiago Bernabeu.

El Clasico putaran kedua akan berlangsung pada bulan April mendatang, tepatnya tanggal 3 April 2016. So, Zidane masih memiliki waktu yang cukup lama untuk memikirkan cara yang paling ampuh untuk membalas kekalahan mereka atas Lionel Messi dkk.

LATEST UPDATE