6 Pekerjaan Rumah Luis Enrique di Barcelona
Editor Bolanet | 22 Mei 2014 19:37
Bola.net - akhirnya resmi memperkenalkan Luis Enrique sebagai pelatih anyar mereka dalam sesi presentasi resmi kemarin (21/05). Pria 44 tahun ini sebelumnya pernah sukses menangani Barcelona B, sempat mencatatkan prestasi buruk di AS Roma, dan terakhir melatih Celta Vigo musim ini.
Enrique diangkat menggantikan Gerardo Martino yang mengundurkan diri usai kegagalan mempertahankan di kandang sendiri pada pekan terakhir La Liga musim ini. Sejumlah pekerjaan berat telah menanti mantan kapten Blaugrana di awal dekade 2000-an ini.
Apa sajakah pekerjaan rumah yang harus diprioritaskan oleh Enrique? Berikut Bolanet sajikan enam masalah yang harus diselesaikan oleh Enrique, dilansir dari Bleacherreport. (br/mri)
Kemampuan Pressing Barca

Namun ternyata skema Martino yang berhasil di Newell's Old Boys tidak berjalan baik untuk Barca. Skema pressing yang kurang sempurna malah membuat garis pertahanan mereka yang tinggi kerap kali mampu dieksploitasi oleh lawan yang bermain dengan serangan balik cepat.
Enrique memiliki tugas untuk bisa membenahi kemampuan pressing dan juga menyiasati agar bagaimana garis pertahanan tinggi Barca tak lagi mudah diterobos. Dua hal tersebut merupakan konsep utama dalam gaya permainan ball possession yang menjadi ciri khas Barca.
Nasib Pemain Pinjaman

Bojan kemungkinan besar akan dilepas musim panas nanti. Sedangkan Rafinha merupakan anak emas Enrique di Celta, tentu ia harus mempertimbangkan masak-masak apakah adik Thiago Alcantara tersebut cukup layak untuk menembus skuat utama. Sementara Deulofeu yang sebelumnya tampil super bersama Barcelona B tampil biasa-biasa saja bersama Everton.
Enrique harus mempertimbangkan masak-masak nasib tiga pemain tersebut, mengingat dalam skuat masih ada beberapa pemain spesialis cadangan lainnya yang kemungkinan besar akan dijual atau dipinjamkan musim depan seperti Isaac Cuenca, Cristian Tello, dan Ibrahim Afellay.
Merebut Kepercayaan Suporter

Pelatih selanjutnya, Gerardo Martino sejak awal musim sudah dikritik karena dianggap merombak gaya permainan tiki taka peninggalan Pep. Dukungan dari fans semakin menurun usai kegagalan di ajang Copa Del Rey, Liga Champions, dan terakhir La Liga, yang berujung pada pengunduran diri pria asal Argentina ini.
Enrique sudah memiliki modal penting karena ia sudah punya tempat di hati fans sebagai mantan kapten Barcelona. Namun ia masih harus membalikkan keraguan yang dialamatkan kepadanya, mengingat track recordnya sebagai seorang pelatih tergolong biasa saja.
Masa Depan Cesc Fabregas

Saat ditanya mengenai masa depan Fabregas saat presentasi resmi, Enrique lebih memilih bungkam. Hal tersebut membuat rumor tersebut semakin kencang berhembus. Manchester United dan Arsenal disebut sebagai dua klub terdepan yang siap menebus jasa sang gelandang.
Seandainya benar dijual, Enrique harus bisa mencari pengganti yang sepadan. Reputasi Fabregas sebagai salah satu produk La Masia terbaik tentu akan menjadi nilai minus tersendiri bagi Enrique di mata fans seandainya benar-benar terjadi penjualan.
Mengembalikan Performa Messi

Beragam alasan disinyalir menjadi alasan di balik menurunnya performa La Pulga. Mulai dari situasi hati Messi yang tak lagi bahagia di Camp Nou, masalah cedera yang mengganggunya di awal musim, sampai ketidak cocokan Messi dengan sistem permainan yang diterapkan Gerardo Martino.
Apapun penyebabnya, Enrique dituntut untuk bisa menyelesaikan permasalahan terkait anak emas Barcelona ini dan membuatnya kembali produktif musim depan.
Posisi Bermain Neymar

Namun kenyataannya, skema permainan Barca kerap kali tak berjalan saat keduanya bermain bersamaan. Posisi absolut Messi sebagai penyerang tengah membuat Neymar tergeser ke sektor penyerang kiri. Kelemahan eks bintang Santos ini terlihat mencolok di sana karena ia tak memiliki kemampuan untuk melapis sektor fullback atau juga menekan lawan saat kehilangan bola.
Enrique harus memikirkan taktik yang tepat agar Messi dan Neymar bisa bermain bersama tanpa mengorbankan skema permainan tim.
Baca Juga

- Daftar Pembelian Terburuk Premier League Musim 2013-14
- Dream Team EPL 2013-14 Versi Jamie Redknapp
- FLASHBACK: Rekam Jejak Kepelatihan Luis Enrique
- James Wilson dan Barisan Pencetak Gol Termuda MU di Premier League
- Flashback: Rekam Jejak Real Madrid di 12 Laga Final Champions
- Team of The Season Bundesliga 2013-14
- Barisan Pelatih Elit Yang Tampil di Final Champions Dengan Dua Klub Berbeda
- Klub 40's, Barisan Veteran UCL Yang Masih Eksis di Usia Kepala Empat
- Barisan Manajer Dengan Kompensasi Pemecatan Termahal di Premier League
- Kumpulan Kisah Reuni di Liga Champions Musim Ini
- Deretan Klub Premier League Paling Rentan Cedera
- Deretan Klub Dengan Harga Gol Termahal di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












