6 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Gabung Tottenham, Termasuk Xavi Simons
Aga Deta | 1 September 2025 17:24
Bola.net - Xavi Simons membuat kejutan dengan memilih Tottenham, meski Chelsea sudah lama mengincarnya. Pemain Belanda ini akhirnya bergabung dengan Spurs di detik-detik akhir jendela transfer.
Keputusan ini menegaskan bahwa Spurs kini mulai menyaingi Chelsea dalam perebutan pemain berbakat. Transfer ini juga menambah daya tarik klub untuk para pemain muda dan berbakat.
Simons bukan satu-satunya yang menolak Chelsea. Ada lima nama lain yang juga memilih Tottenham, menambah daftar pemain mengejutkan yang menghindari The Blues.
Pilihan pemain ini menunjukkan perubahan lanskap transfer di London Utara. Tottenham mulai membangun reputasi sebagai klub yang kompetitif dalam merekrut pemain berkualitas.
Bagi penggemar Spurs, keenam pemain ini memberi harapan baru untuk musim mendatang. Sementara bagi Chelsea, kehilangan talenta-talenta ini menjadi sinyal untuk meningkatkan strategi transfer mereka.
1. Xavi Simons

Tottenham Hotspur resmi mendapatkan Xavi Simons dari RB Leipzig. Pemain Belanda ini sempat diminati Chelsea, namun Spurs berhasil menuntaskan kesepakatan lebih dulu.
Simons akan menempati posisi utama di tim, sesuai peran yang ditawarkan Tottenham. Sebelum pengumuman resmi, ia telah menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses transfer.
Pengumuman ini disambut gembira oleh penggemar Spurs. Keberhasilan merekrut Simons mengulang momentum penting bagi klub, seperti yang terjadi pada kasus Willian dulu.
2. Danny Rose

Danny Rose memulai perjalanan sepak bolanya di Leeds United ketika berusia 11 tahun. Pada usia 16, ia pindah ke Tottenham Hotspur untuk meniti karier lebih serius.
Rose mengaku sempat kesulitan memahami permainan dan teknik dasar saat awal-awal berlatih. Namun, perlahan ia berkembang dan menjadi pemain andalan di tim muda Leeds sebelum pindah ke Spurs.
Keputusannya menolak Chelsea dan memilih Tottenham membuahkan hasil manis. Rose tampil luar biasa, mencetak gol memorable di Derby London Utara dan membuat lebih dari 200 penampilan untuk klub.
3. Steven Pienaar

Steven Pienaar resmi pindah ke Tottenham Hotspur pada Januari 2011 dengan biaya £3 juta. Meski Chelsea juga telah mencapai kesepakatan dengan Everton, keputusan akhir tetap ada pada Pienaar.
Ia menjelaskan bahwa motivasinya adalah ambisi bermain di level tertinggi dan Liga Champions, bukan uang. Pienaar mengikuti kata hatinya dan merasa Tottenham adalah jawaban yang tepat.
Namun, kariernya di Spurs tidak sesuai harapan. Setelah tampil sedikit dalam enam bulan pertama, ia memutuskan kembali ke Everton.
4. Brennan Johnson

Chelsea disebut-sebut sebagai salah satu klub yang serius memburu tanda tangan Brennan Johnson pada musim panas 2023. Hal ini wajar mengingat strategi mereka saat itu fokus pada rekrutmen sayap muda berbakat.
Meski begitu, Johnson justru memilih bergabung dengan Tottenham Hotspur. Chelsea pun kemudian menguatkan lini serang mereka dengan mendatangkan Nkunku, Jackson, dan Palmer.
Alasan Johnson memilih Spurs adalah agar mendapat lebih banyak waktu bermain. Ia menganggap skuad Chelsea terlalu padat untuk bisa berkembang secara maksimal.
5. Mohammed Kudus

Mohammed Kudus menjadi incaran Chelsea yang rela menawarkan Kiernan Dewsbury-Hall plus tambahan £20 juta. Pemain Ghana ini terbuka untuk pindah ke Stamford Bridge dan telah sepakat soal kontrak pribadi.
Tottenham justru memenangkan persaingan dengan langkah cepat dan tegas. Strategi mereka membuat Kudus memilih bergabung dengan Spurs daripada Chelsea.
Pertanyaan pun muncul apakah Chelsea akan berhasil jika pendekatan cepat serupa diterapkan pada pemain lain seperti Gibbs-White atau Maddison. Keputusan Spurs menunjukkan pentingnya kecepatan dan determinasi dalam transfer.
6. James Maddison

James Maddison disebut sebagai salah satu target utama Chelsea dalam proyek rebuild mereka di era Boehly. Klub London Barat itu mengeluarkan dana besar, tetapi Maddison tetap menjadi perhatian utama di pasar transfer.
Chelsea dikabarkan mengutamakan pemain muda, sehingga mereka memilih Cole Palmer daripada Maddison. Strategi ini seolah menekankan fokus pada usia di bawah 25 tahun.
Namun, laporan terbaru menyebut Maddison lebih ingin pindah ke Spurs. Pilihan pemain ini menjadi salah satu alasan Chelsea melewatkan kesempatan mendapatkan Maddison.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- Manchester United: 5 Pelatih Pilihan Dan Ashworth Sebelum Ruben Amorim Terpilih
- 5 Pemain yang Harus Segera Angkat Kaki dari MU Usai Dipermalukan Grimsby
- Sayang Sekali! 10 Bintang Sepak Bola yang Tak Pernah Angkat Trofi Liga Champions
- Rodrygo Siap Tinggalkan Real Madrid? 5 Klub Ini Jadi Kandidat Pelabuhan Barunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Ramadan Penuh Makna, ASBWI Ajak Anak Putri Rusun Marunda Belajar Sepak Bola
Lain Lain 14 Maret 2026, 11:49
-
Arsenal vs Everton: Peluang Emas The Gunners Perlebar Jarak di Puncak!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 11:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 14 Maret 2026, 11:05
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Maret 2026, 11:05
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Sprint Race Seri China di Shanghai Park
Otomotif 14 Maret 2026, 11:03
-
AC Milan Tiba-Tiba Tahan Negosiasi Kontrak Christian Pulisic, Ada Apa?
Liga Italia 14 Maret 2026, 10:37
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Swiss Open 2026, 10-15 Maret 2026
Bulu Tangkis 14 Maret 2026, 10:14
-
Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di Swiss Open 2026
Bulu Tangkis 14 Maret 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54











