7 Klub Peraih Treble Winners, Manchester City Berikutnya?
Aga Deta | 9 Juni 2023 10:41
Bola.net - Manchester City akan menghadapi Inter Milan di final Liga Champions 2022/2023. Kini The Citizens hanya tinggal selangkah lagi memperoleh gelar treble winners.
Treble winners adalah istilah dalam sepak bola yang digunakan untuk sebuah klub yang berhasil menjuarai tiga turnamen berbeda sekaligus dalam satu musim. Mengutip laman UEFA, gelar-gelar itu adalah liga domestik, piala domestik, dan Liga Champions.
Musim ini Manchester City berhasil mempertahankan gelar Premier League. The Citizens finis di peringkat pertama setelah mengalahkan Arsenal yang menjadi runner up.
Setelah itu Manchester City meraih kesuksesan di ajang FA Cup. Pasukan Josep Guardiola menjadi juara setelah menundukkan sang rival sekota Manchester United dengan skor 2-1 di final.
Kini Manchester City akan menjalani laga final Liga Champions melawan Inter Milan. Laga ini akan digelar di Ataturk Olympic Stadium, Minggu (11/6/2023) dini hari WIB.
Jika berhasil mengalahkan Inter Milan, Manchester City akan mencatatkan sejarah. Mereka akan memenangkan gelar Liga Champions pertama mereka dan sekaligus meraih predikat treble winners.
Berikut beberapa klub yang pernah meraih treble winners.
1. Celtic 1966/1967
Klub Eropa pertama yang berhasil meraih treble winners adalah Celtic pada musim 1966/1967. Klub Skotlandia tersebut bahkan mampu memenangkan empat gelar pada musim itu.
Saat itu Celtic sanggup meraih Piala Liga Skotlandia, gelar Liga Skotlandia, Piala Skotlandia, serta gelar Liga Champions yang pada saat itu masih bernama Piala Champions.
Celtic meraih gelar Liga Champions setelah mengalahkan Inter Milan 2-1 di final. Itu merupakan satu-satunya trofi Si Kuping Besar yang diraih Celtic.
2. Ajax Amsterdam 1971/1972
Ajax Amsterdam mencatatkan kesuksesan yang luar biasa pada musim 1971/1972. Saat itu Ajax yang ditangani Stefan Kovacs ini berhasil meraih Liga Belanda, Piala Belanda, Liga Champions.
Di final Liga Champions, Ajax yang dimotori pemain legendaris mereka, Johan Cruyff mampu mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Ajax diborong Cruyff pada laga yang digelar di Feyenoord Stadion, Rotterdam.
Itu merupakan gelar Liga Champions kedua yang diraih Ajax. Raksasa asal Belanda tersebut total sudah mengoleksi empat trofi Si Kuping Besar.
3. PSV Eindhoven 1987/1988
PSV Eindhoven berhasil mengikuti pencapaian sang rival Ajax Amsterdam pada 1987/1988. Boeren menjadi klub Belanda berikutnya yang berhasil mencatatkan predikat treble winners.
Skuad PSV saat itu ditangani pelatih Guus Hiddink dan diisi generasi emas seperti Ronald Koeman, Eric Gerets, Soren Lerby, dan Wim Kieft. Mereka sukses mengumpulkan gelar Liga Belanda, Piala Belanda, Liga Champions dalam satu musim.
Pada laga final Liga Champions, PSV menang adu penalti melawan Benfica setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal. Kesuksesan PSV waktu itu juga menular kepada Timnas Belanda yang sukses menjuarai Euro 1988. Saat itu De Oranje diperkuat lima pemain PSV.
4. Manchester United 1998/1999

Musim 1998/1999 adalah musim yang paling bersejarah bagi Manchester United. Karena hingga saat ini, belum ada tim Inggris lainnya yang mampu meraih treble seperti yang pernah dilakukankan Setan Merah.
Nama-nama beken seperti David Beckham, Ryan Giggs dan Dwight Yorke menjadi kekuatan utama Setan Merah pada saat itu. Mereka mampu menyabet gelar Liga Inggris, FA Cup dan Liga Champions dalam satu musim.
Manchester United menjuarai Liga Champions dengan cara yang dramatis. Sempat tertinggal dari gol cepat Mario Basler, Setan Merah menjadi juara berkat dua gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer di masa injury time.
5. Barcelona (2008/2009 dan 2014/2015)

Barcelona rupanya juga tidak mau ketinggalan. Bahkan raksasa Spanyol tersebut mampu meraih treble winners sebanyak dua kali.
Barcelona menyabet treble winners pertama pada musim 2008/2009. Mereka memenangkan Liga Spanyol, Copa Del Rey, dan Liga Champions dalam satu musim di bawah asuhan Josep Guardiola.
Pada musim 2014/2015, Barcelona kembali memperoleh treble winners kedua. Prestasi itu dicapai raksasa Catalan tersebut di bawah kepelatihan Luis Enrique.
6. Inter Milan 2009/2010

Musim 2009/2010 menjadi musim tersukses dalam sejarah Inter Milan. Ketika itu, Nerazzurri berhasil meraih treble winners alias merebut tiga trofi bergengsi sekaligus.
Inter ketika itu dilatih oleh Jose Mourinho. Javier Zanetti dan kolega berhasil meraih kesuksesan dalam ajang Liga Italia, Piala Italia dan Liga Champions.
Di final Liga Champions, Inter Milan berhasil mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-0. Raihan tiga gelar itu membuat Inter menjadi tim Italia pertama yang meraih treble winners.
7. Bayern Munchen

Bayern Munchen berhasil merengkuh treble winners sebanyak dua kali. Raksasa Jerman tersebut menyamai rekor Barcelona pada 2012/2013 dan 2019/2020.
Pada musim 2012/2013, Bayern menjadi juara dalam ajang Liga Jerman, Piala Jerman, dan Liga Champions. Die Roten meraih kesuksesan tersebut bersama Jupp Heynckes.
Di bawah asuhan Hansi Flick, Bayern juga meraih tiga gelar pada kompetisi tersebut di 2019/2020. Kesuksesan itu membuat raksasa Jerman itu mengumpulkan enam trofi Liga Champions.
Sumber: UEFA
Baca Juga:
Alternatif Lionel Messi, 5 Penyerang yang Bisa Dibidik Barcelona pada Musim Panas 2023
6 Pemain Termahal dari Skuad Manchester City dan Inter Milan
11 Pemain yang Pernah Membela Manchester City dan Inter Milan
5 Striker yang Dapat Menggantikan Zlatan Ibrahimovic di Lini Depan AC Milan
5 Pemain yang Bisa Susul Lionel Messi ke Inter Miami
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




