7 Pemain yang Sempat Bermasalah dengan Erik Ten Hag Sebelum Dipecat MU
Aga Deta | 13 November 2024 08:15
Bola.net - Erik ten Hag dipecat sebagai manajer Manchester United setelah serangkaian hasil buruk. Sebelum meninggalkan klub, ia sempat berselisih dengan sejumlah pemain Setan Merah.
Di bawah kepemimpinan Ten Hag, Manchester United berhasil meraih beberapa trofi. Setan Merah memenangkan Carabao Cup dan Piala FA.
Namun, penampilan Manchester United di musim 2024/2025 sangat buruk. Alhasil, manajemen Setan Merah memutuskan untuk memberhentikan pria asal Belanda tersebut.
Dalam perjalanannya di Old Trafford, Ten Hag ternyata sempat mengalami konflik dengan para pemain Manchester United. Baik itu karena kebijakan taktisnya maupun sikap tegasnya yang kadang sulit diterima.
Perseteruan antara Ten Hag dan sejumlah pemain utama mencuat ke publik seiring menurunnya performa tim. Tidak hanya pemain muda, beberapa pemain senior juga terlibat dalam konflik yang mengganggu stabilitas tim.
Berikut adalah tujuh pemain yang mengalami masalah dengan Erik Ten Hag sebelum kepergiannya dari Manchester United.
1. Cristiano Ronaldo

Kembalinya Cristiano Ronaldo ke Manchester United pada musim panas 2021 seharusnya membawa harapan besar, namun berakhir dengan kecewa. Keputusan Ronaldo untuk kembali ke Old Trafford hanya bertahan sedikit lebih dari setahun.
Setelah wawancara yang kontroversial dengan Piers Morgan, kontrak Ronaldo pun dibatalkan. Dalam wawancara itu, Ronaldo mengkritik keadaan klub dan manajernya, Erik ten Hag. Ia menyebut Ten Hag sebagai pembohong dan menegaskan tidak memiliki rasa hormat kepadanya.
Hubungan keduanya pun berakhir dengan Ronaldo memutuskan untuk bergabung dengan Al-Nassr di Saudi Pro League. Tak lama setelah itu, Ronaldo kembali melontarkan kritik terhadap Ten Hag, menegaskan bahwa seorang manajer Manchester United seharusnya berambisi untuk memenangkan Premier League atau Liga Champions.
2. Jadon Sancho

Harga £73 juta yang dibayar Manchester United untuk Jadon Sancho seakan menjadi beban berat baginya di Old Trafford. Dua tahun setelah kedatangannya, Sancho terlibat perselisihan publik dengan manajer Erik ten Hag.
Ten Hag menepikan Sancho saat melawan Arsenal dan menyebutnya tidak memberikan performa baik dalam latihan. Pernyataan ini memicu reaksi keras dari Sancho dengan membantah tuduhan tersebut di media sosial. Hal ini membuat Ten Hag marah.
Pada Januari berikutnya, Sancho dipinjamkan kembali ke Borussia Dortmund, klub lamanya. Meskipun ia kembali ke United setelah dikabarkan berdamai dengan Ten Hag, musim ini ia kembali dipinjamkan, kali ini ke Chelsea. Ini menunjukkan bahwa hubungan antara Sancho dan Ten Hag mungkin belum sepenuhnya pulih.
3. Zidane Iqbal

pemain muda Manchester United Zidane Iqbal juga terlibat konflik dengan Erik ten Hag selama masa kepelatihannya. Pada Juli 2022, setelah tampil di beberapa laga pra-musim, Iqbal dianggap memiliki potensi besar di tim utama. Namun, ia menjadi sasaran kemarahan Ten Hag dalam sebuah latihan.
Saat itu, Ten Hag tampak marah dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada Iqbal, yang memintanya untuk menjaga bola dengan lebih baik. Meskipun diberi kesempatan tampil di pra-musim, Iqbal tak pernah dimainkan dalam kompetisi senior pada musim 2022/2023.
Keinginan Iqbal untuk dipinjamkan pada Januari 2023 tak terwujud dan ia akhirnya harus menunggu hingga musim panas 2023. Iqbal dilepas ke Utrecht secara permanen dengan biaya £850 ribu sehingga menandai berakhirnya petualangannya di United.
4. Harry Maguire

Harry Maguire sempat menjadi pilihan utama di lini belakang Manchester United di bawah Erik ten Hag meski akhirnya terpinggirkan. Ten Hag yang tidak lagi mengandalkannya, mencopot jabatan kaptennya dan menempatkannya dalam daftar jual.
Meski demikian, Maguire tetap berusaha untuk bertahan dan memperjuangkan tempatnya di tim utama. Ia bahkan menolak pindah ke West Ham pada 2023 karena keragu-raguannya. Namun, Ten Hag tak memberi kesempatan lebih dan Maguire tetap terpinggirkan hingga pemecatan sang pelatih.
Pemain asal Inggris itu juga cukup kritis terhadap Erik ten Hag yang hampir selalu berada di ambang pemecatan pada musim lalu, dengan mengatakan: "Itu sulit. Mungkin itu memang merusak penampilan dan hasil kami sepanjang musim," ujar Maguire.
5. Anthony Martial

Anthony Martial menjadi pemain lain yang terpinggirkan di bawah arahan Erik ten Hag. Pada 2023, penyerang asal Prancis ini diasingkan dari sesi latihan tim utama, bukan karena cedera, melainkan karena sakit.
Setelah absen dalam empat pertandingan karena masalah kesehatan, Ten Hag merasa Martial belum kembali bugar dan memaksanya untuk berlatih sendiri. Keputusan ini menegaskan posisi Martial yang semakin terpinggirkan dalam pandangan Ten Hag.
Memasuki tahun 2024, Martial mengalami masalah pada bagian selangkangan dan menjalani operasi pada Januari, yang secara efektif mengakhiri waktunya di Old Trafford. Dua tahun setelah masa pinjaman yang mengecewakan di Sevilla, kontraknya tidak diperpanjang dan ia akhirnya bergabung dengan AEK Athens musim panas ini.
6. Marcus Rashford

Marcus Rashford, yang menjadi bintang di musim pertama Erik ten Hag dengan mencetak 30 gol di semua kompetisi, ternyata tak terhindar dari keputusan keras pelatih asal Belanda itu. Pada 31 Desember 2022, saat Manchester United bertandang ke Molineux untuk menghadapi Wolves, Rashford tidak masuk starting XI.
Hal ini terjadi setelah Rashford terlambat hadir dalam pertemuan pra-pertandingan selama 45 detik. Ten Hag pun memutuskan untuk mencadangkannya, meskipun Rashford kemudian membela dirinya dengan mengatakan bahwa ia tidak terlambat begitu parah saat berbicara dengan Gary Neville di The Overlap.
Namun, Rashford akhirnya membuktikan kemampuannya. Ia dimasukkan pada babak kedua dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-76, membawa United meraih tiga poin penuh dari pertandingan tersebut.
7. David de Gea

David de Gea, yang sebelumnya menjadi kiper utama Manchester United, akhirnya berpisah dengan klub setelah Erik ten Hag memutuskan untuk mencari penjaga gawang baru begitu tiba di Manchester. Pembicaraan kontrak antara De Gea dan klub pun gagal pada 2023, dan sang kiper asal Spanyol meninggalkan United dengan status bebas transfer, bergabung dengan klub Italia, Fiorentina, pada tahun ini.
Andre Onana, yang sebelumnya menjadi pilihan utama Ten Hag di Ajax, segera didatangkan untuk menggantikan De Gea. Kiper asal Kamerun tersebut kemungkinan besar akan tetap menjadi pilihan pertama di bawah pelatih baru, Ruben Amorim.
Setelah pemecatan Ten Hag bulan lalu, De Gea mengunggah pesan misterius di X (sebelumnya Twitter) dengan emoji jari yang disilang. Hal itu memicu spekulasi di kalangan penggemar bahwa kiper berusia 34 tahun itu mungkin merasa senang dengan pemecatan sang manajer.
Sumber: Mirror
Baca Juga:
5 Bek Tengah yang Bisa Didatangkan Real Madrid di Januari 2025
Arne Slot Berikutnya? Ini 4 Pelatih yang Pernah Finis di Atas Josep Guardiola
Siap Dilepas! 4 Klub yang Bisa Jadi Tujuan Jarrad Branthwaite, MU atau Liverpool?
3 Trofi yang Gagal dimenangkan oleh Lionel Messi
5 Bintang Galactico yang Gagal Bersinar di Real Madrid, Kylian Mbappe Berikutnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
Prediksi Man Utd vs Brighton 17 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 12:08
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
LATEST UPDATE
-
Gabriel Jesus Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026: Dia Sangat Layak untuk Itu!
Liga Spanyol 15 September 2026, 19:30
-
Rodri Akhirnya Ungkap Alasan Pilih Barcelona Ketimbang Real Madrid: Kuncinya di Pelatih!
Liga Spanyol 15 September 2026, 19:15
-
Ipswich Town Pede Bisa Singkirkan Arsenal dari Carabao Cup
Liga Inggris 15 September 2026, 18:59
-
Lawan Ipswich Town, Arsenal Bakal Berikan Kesempatan Bermain untuk Bocah 16 Tahun Ini?
Liga Inggris 15 September 2026, 18:47
-
Main di Anfield, Liverpool Pede Singkirkan Tottenham dari Carabao Cup
Liga Inggris 15 September 2026, 18:32
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
-
Lawan Tottenham, Andoni Iraola Isyaratkan Bakal Rotasi Pemain Liverpool
Liga Inggris 15 September 2026, 18:20
-
Pesona Dimitar Mitkov Bersama Madura United: 4 Gol dan Puncaki Top Skor BRI Super League
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:47
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

