9 Pesepak Bola yang Menolak Selebrasi saat Bobol Mantan Klub
Aga Deta | 5 Mei 2025 13:37
Bola.net - Selebrasi gol merupakan momen yang paling dinanti dalam pertandingan sepak bola. Namun, tidak semua pemain memilih untuk merayakannya.
Beberapa pesepak bola ternama justru memilih untuk menahan diri saat mencetak gol ke gawang mantan klub mereka. Hal ini dianggap sebagai bentuk penghormatan atas masa lalu yang pernah mereka jalani.
Walaupun sering diejek oleh sebagian kalangan, sikap tidak selebrasi semakin umum terjadi di era sepak bola modern. Banyak pemain ingin menjaga hubungan baik dengan klub lamanya, meskipun telah berpisah jalan.
Sikap ini juga mencerminkan karakter dan empati para pemain terhadap suporter dan rekan-rekan lamanya. Meskipun kini membela panji berbeda, ikatan emosional itu tetap ada.
Berikut ini adalah sembilan pesepak bola yang memilih tidak merayakan gol mereka saat menghadapi mantan klub.
1. Yankuba Minteh

Pemain Brighton Yankuba Minteh baru saja mencetak gol ke gawang Newcastle United. Namun, ia memilih tidak merayakan gol tersebut.
Ironisnya, Minteh sebenarnya tidak pernah bermain di tim senior Newcastle. Namun, ia tetap menunjukkan sikap menghormati klub yang memilikinya secara kontrak.
Lebih menarik lagi, Minteh bahkan mengungkapkan tidak pernah ingin bergabung dengan Brighton. Suporter pun dibuat bingung dengan sikapnya.
2. Brahim Diaz

Brahim Diaz mencetak gol untuk Real Madrid ke gawang Manchester City pada 2025. Ia langsung mengangkat tangan sebagai tanda permintaan maaf.
Pemain asal Maroko itu memang tumbuh dan berkembang di akademi Manchester City. Meski kini bersinar bersama Madrid, dia tak melupakan jasa klub lamanya.
Diaz juga terlihat menahan selebrasi penuh, walau sangat gembira dengan kemenangan Real Madrid. Sebuah contoh sikap elegan dari pemain muda.
3. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo beberapa kali tidak merayakan gol saat menghadapi mantan klubnya. Hal ini terjadi saat ia membobol Manchester United pada 2013.
Ia juga bersikap sama ketika mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon pada musim 2016/2017. Dalam kedua laga itu, ia hanya mengangkat tangan sebagai tanda hormat.
Ketika ditanya alasannya, Ronaldo menjawab singkat, “Mereka membentuk saya jadi seperti sekarang.” Sebuah pernyataan yang sarat makna.
4. Frank Lampard

Frank Lampard mencetak gol penyeimbang untuk Manchester City melawan Chelsea pada 2014. Gol itu ia buat saat bermain untuk City dengan status pinjaman dari New York City FC.
Lampard adalah legenda Chelsea yang memberikan banyak gelar untuk klub. Ketika mencetak gol ke gawang mantan klubnya, ia terlihat menahan rasa bersalah.
Ia tidak melakukan selebrasi dan menunjukkan wajah yang penuh penyesalan. Penonton di Stamford Bridge pun menyambutnya dengan tepuk tangan.
5. Mohamed Salah

Mohamed Salah dikenal jarang merayakan golnya saat menghadapi mantan klub. Salah satunya terjadi saat ia membobol Chelsea pada 2017.
Ia memilih diam sebagai bentuk penghormatan, terutama karena sedang terjadi tragedi serangan di Sinai. Pada tahun berikutnya, ia mencetak gol indah lagi ke gawang Chelsea.
Namun, selebrasi yang ia lakukan saat itu adalah pose yoga, bukan selebrasi emosional. Ketika menghadapi AS Roma pada 2018, Salah juga memilih tidak merayakan dua golnya.
6. Luis Suarez

Luis Suarez mencetak gol penting untuk Atletico Madrid ke gawang Barcelona pada 2021. Meski rekan setimnya berpesta, ia hanya berdiri tenang.
Suarez menghormati masa lalu indahnya di Camp Nou. Ia tak ingin menyakiti hati para pendukung yang pernah mendukungnya sepenuh hati.
Sikap itu menuai pujian dan menunjukkan bahwa emosinya tetap melekat pada Barcelona.
7. Robin van Persie

Robin van Persie pindah dari Arsenal ke Manchester United pada 2012. Perpindahan itu sempat membuat fans Arsenal marah besar.
Saat mencetak gol ke gawang Arsenal pada November 2012, Van Persie menepati janjinya untuk tidak selebrasi. Ia hanya mengangkat tangan dan tetap tenang.
Namun, pada pertemuan tahun berikutnya, ia akhirnya merayakan golnya secara normal. Rupanya, tekanan dari fans terus bertambah.
8. Jesse Lingard

Jesse Lingard mencetak gol kemenangan Manchester United atas West Ham pada 2021. Ia memilih untuk tidak selebrasi.
Lingard sebelumnya menjalani masa pinjaman yang sukses bersama West Ham. Karena itu, ia menunjukkan sikap respek meskipun golnya sangat krusial.
Namun, tahun berikutnya, ia mendapat cemoohan setelah menolak kembali ke West Ham dan memilih Nottingham Forest.
9. Gabriel Batistuta

Gabriel Batistuta mencetak gol kemenangan untuk AS Roma ke gawang Fiorentina. Gol tersebut dibuatnya dari jarak 25 meter.
Namun, alih-alih bahagia, Batistuta justru menangis. Ia terlihat sangat sedih karena mencetak gol ke gawang klub yang sangat dicintainya.
Setelah laga berakhir, Batistuta menghampiri suporter Fiorentina dan memberi penghormatan. Malam yang emosional bagi legenda Argentina itu.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Takkan Ambil Risiko dengan Kenan Yildiz
Liga Italia 15 April 2026, 16:45
-
Alasan Manchester United Kalah dari Leeds: Kobbie Mainoo Absen
Liga Inggris 15 April 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Perkokoh Tembok Pertahanan, Manchester United Incar Bintang Bournemouth Ini
Liga Inggris 15 April 2026, 17:07
-
Kabar Buruk Untuk Liverpool, Hugo Ekitike Dikabarkan Bakal Absen 9 Bulan!
Liga Champions 15 April 2026, 17:05
-
Juventus Diyakini akan Genggam Tiket Liga Champions
Liga Italia 15 April 2026, 17:01
-
Prediksi Fiorentina vs Crystal Palace 17 April 2026
Liga Eropa UEFA 15 April 2026, 17:00
-
Dusan Vlahovic bakal Absen 3 Laga Lagi
Liga Italia 15 April 2026, 16:54
-
Usai Duel Liverpool vs PSG, Ini Kata Arne Slot Soal Cedera Hugo Ekitike
Liga Champions 15 April 2026, 16:52
-
Juventus Takkan Ambil Risiko dengan Kenan Yildiz
Liga Italia 15 April 2026, 16:45
-
Alasan Manchester United Kalah dari Leeds: Kobbie Mainoo Absen
Liga Inggris 15 April 2026, 16:33
-
Hanya Liga Champions yang Bisa Menyelamatkan Musim Real Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 16:29
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51








