Akankah Klopp Jadi Flop Bersama Liverpool?
Editor Bolanet | 11 Oktober 2015 09:37
Bola.net - Bola.net - Pagi hari beberapa waktu lalu mungkin menjadi pagi paling indah bagi para Kopites di seluruh dunia. Pasalnya, klub kebanggaan mereka, , baru saja mengonfirmasi hadirnya seorang Jurgen Klopp di Anfield.
Berita itu tentu saja membuat girang seluruh pihak yang ada di Merseyside. Klopp yang selama ini diidam-idamkan akhirnya mendarat mulus dengan seragam kebesaran The Reds.
Bersama Ian Ayre, mantan pelatih Borussia Dortmund itu kemudian mengambil sejumlah foto untuk dijadikan profile picture di akun sosial media pribadinya.
Catatan serta segala cerita mentereng mengiringi kedatangan Klopp kali ini. Dua gelar Bundesliga, satu DFB Pokal dan runner-up Liga Champions menjadi sesuatu yang menyilaukan untuk dimasukkan ke dalam CV (Curriculum Vitae) sang manajer.
Tapi, apakah Klopp akan benar-benar mampu memberikan perubahan positif bagi Liverpool?
Jika berpikir positif, pasti semua pihak akan menjawab dengan pasti 'Tentu, dia akan sukses di sana!'. Hal tersebut memang tak perlu diragukan, pasalnya selama menangani dan Borussia Dortmund, manajer 48 tahun tersebut bisa dibilang sukses.
Bersama Mainz, ia berhasil mengantarkan klub tersebut promosi ke Bundesliga pada tahun 2004 silam. Setelah 7 tahun, ia akhirnya menukangi Die Borussia.
Selama 7 tahun juga, ia sukses mempersembahkan 5 gelar bagi klub yang bermarkas di Signal Iduna Park tersebut. Hebatnya, sebelum ditangani Klopp, Dortmund merupakan klub papan tengah yang jauh dari kata persaingan di papan atas Bundesliga.
Sama halnya di dua klub terdahulu, Klopp diprediksi akan mampu melahirkan pemain-pemain muda dengan kualitas wahid di Anfield. Dia memang terkenal dengan tangan dingin handal, memoles pemain muda menjadi sebuah berlian berharga yang diperhitungkan di pasar transfer.
Untuk soal perbedaan kompetisi antara Inggris dan Jerman rasanya tidak akan ada pengaruh. Pasalnya, semasa melatih Dortmund, Klopp adalah pionir gegenpressing. Strategi tersebut mengharuskan para pemain tetap berlari kesana-kemari untuk mencari ruang serta melakukan tekanan pada pemain lawan yang sedang membawa bola.
Hasilnya, lawan dibuat bingung dan memaksa mereka untuk kehilangan bola meski masih berada di tengah lapangan. Serangan balik kemudian menjadi senjata ampuh dari strategi yang dianggap sangat cocok dipraktekkan di sepakbola Inggris.
Tak ayal jika strategi ini langsung terkenal dan dipakai sejumlah klub seperti Atletico Madrid dan Bayer Leverkusen musim lalu.
Dejavu Periode Buruk Klopp
Sebagai seorang pelatih, seorang pelatih terbaik di dunia pun pernah mengalami keanjlokan dalam karir kepelatihannya. Tak terkecuali dengan Jurgen Klopp.
Meski terbilang sukses menangani dua klub sebelumnya. Ia ternyata juga sempat menorehkan catatan buruk di Mainz dan Dortmund.
Masih ingat bagaimana musim lalu Marco Reus cs harus berjuang untuk lepas dari zona dergadasi Bundesliga? Untungnya, Klopp masih mampu menjaga trek Dortmund dengan finish di papan tengah (peringkat 7).
Pelatih yang semasa bermain hanya mengabdi pada Mainz tersebut akhirnya mengundurkan diri setelah 7 tahun perjalanannya bersama Die Borussia.
Setali tiga uang dengan kisahnya di Dortmund. Jauh mundur ke belakang, Klopp juga sempat membawa Mainz ke periode buruk, itu terjadi di musim 2006-07. Klub berjuluk Die Nullfünfer tersebut bahkan sampai harus terdegradasi dan kembali bermain di divisi dua liga Jerman.
Beruntung baginya, pihak klub masih memercayakannya sebagai tactician. Semusim berlalu, akhirnya Klopp mengundurkan diri. Kejadian ini seakan dejavu bagi pelatih yang identik dengan kacamata tebal serta topi tersebut. Tujuh tahun berlalu, ia akhirnya hengkang.
Melihat fakta tersebut, mulai memunculkan dua bayang-bayang kita terhadap nasib Liverpool ke depan. Bayangan positif serta negatif rupanya secara tidak langsung sedang ditawarkan oleh Klopp di Anfield.
Terlepas dari itu semua, Jurgen Klopp merupakan pelatih/manajer yang dinilai memiliki poin sangat baik di Eropa.
Akan tetapi, jika nantinya The Reds sudah mulai menunjukkan inkonsistensi di salah satu kompetisi, jangan ragu untuk segera menyiapkan tagar #KloppFlopp sebagai bentuk apresiasi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

