Arne Slot Berikutnya? Ini 4 Pelatih yang Pernah Finis di Atas Josep Guardiola
Aga Deta | 12 November 2024 05:18
Bola.net - Manajer Liverpool Arne Slot sedang berupaya menorehkan sejarah di Premier League. Jika berhasil, ia akan menjadi pelatih kelima yang mampu mengungguli tim asuhan Josep Guardiola.
Guardiola telah mencatat rekor luar biasa sepanjang karier kepelatihannya. Sejak melatih Barcelona, Bayern Munchen, hingga Manchester City, ia sukses meraih 12 gelar liga dalam 15 musim.
Tak hanya itu, Guardiola hanya dua kali menutup musim sebagai runner-up dan sekali di posisi ketiga. Dominasi ini menunjukkan betapa sulitnya mengalahkan tim asuhannya di liga domestik.
Namun, peluang mengalahkan Guardiola semakin terbuka pada musim 2024/2025. Manchester City sedang kesulitan tanpa Rodri, dan Guardiola telah mengalami empat kekalahan beruntun untuk pertama kalinya.
Liverpool saat ini sedang berada di puncak klasemen Premier League dan unggul lima angka dari Manchester City. Slot pun memiliki peluang besar untuk mengungguli Guardiola pada akhir musim nanti.
Inilah beberapa manajer spesial yang berhasil menaklukkan Guardiola di klasemen akhir liga.
1. Jose Mourinho - Real Madrid (2011/2012)

Josep Guardiola membawa Barcelona menjuarai liga tiga musim berturut-turut dari 2008 hingga 2011. Prestasi ini membuat Barcelona menjadi tim pertama sejak Dream Team era Johan Cruyff di awal 90-an yang mendominasi La Liga tiga musim berturut-turut.
Usai sukses meraih treble bersama Inter Milan dan mengalahkan Barcelona asuhan Guardiola di semifinal Liga Champions, Jose Mourinho bergabung dengan Real Madrid pada 2010. Ia datang dengan misi besar yaitu mengakhiri dominasi Barcelona di Spanyol.
Pada musim 2011/2012, Mourinho sukses membawa Madrid menjuarai La Liga dengan rekor 100 poin dan 121 gol. Los Blancis meninggalkan Barcelona dengan selisih sembilan poin meski Lionel Messi mencetak 50 gol di liga.
2. Antonio Conte - Chelsea (2016/2017)

Josep Guardiola tiba di Manchester City pada musim panas 2016. The Citizens memulai musim dengan impresif, memenangkan enam laga Premier League pertama, tetapi performa mereka mulai menurun pada musim gugur.
Chelsea justru mengalami cerita berbeda dengan Antonio Conte yang juga baru datang pada musim itu. Kekalahan beruntun dari Liverpool dan Arsenal mendorong Conte untuk menerapkan formasi tiga bek.
Strategi ini membuahkan hasil dengan 13 kemenangan beruntun dari Oktober hingga Desember, yang menjadi fondasi utama gelar juara mereka. Tim asuhan Conte akhirnya menjuarai liga dengan 91 poin dan unggul 15 poin dari Man City-nya Guardiola.
3. Mauricio Pochettino - Tottenham (2016/2017)

Chelsea bukan satu-satunya tim yang mengungguli Manchester City pada musim pertama Josep Guardiola. Musim 2016/2017 adalah satu-satunya musim Guardiola finis di luar dua besar liga dalam kariernya.
Tottenham asuhan Mauricio Pochettino menjadi runner-up dan menjadi satu-satunya pesaing serius Chelsea dalam perebutan gelar. Dengan serangan tajam Harry Kane, Dele Alli, Son Heung-min, dan Christian Eriksen, Spurs berhasil mencetak 69 gol dan 35 assist sepanjang musim.
Spurs menghentikan awal sempurna Man City dengan kemenangan 2-0 di bulan Oktober dan menahan imbang 2-2 pada laga tandang. Man City akhirnya finis di posisi ketiga, tertinggal delapan poin dari Tottenham.
4. Jurgen Klopp - Liverpool (2019/2020)

Jurgen Klopp akhirnya meraih gelar liga yang lama dinanti bersama Liverpool. Klopp, yang sebelumnya memimpin Borussia Dortmund, tiba di Inggris delapan bulan sebelum Josep Guardiola.
Pada musim penuh pertamanya, Klopp membawa Liverpool finis di posisi empat, hanya dua poin di belakang Manchester City. Musim berikutnya, mereka nyaris juara dengan 97 poin, hanya terpaut satu poin dari The Citizens.
Namun, Liverpool membalas dengan gelar liga yang luar biasa pada musim 2019/2020. Mereka hanya kehilangan dua poin dalam 27 laga pertama dan mengakhiri musim dengan 99 poin, unggul 18 poin dari Man City.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Duel Panas di Meazza! Inter Milan vs Atalanta, Misi Amankan Puncak Klasemen
Liga Italia 14 Maret 2026, 12:29
-
Ramadan Penuh Makna, ASBWI Ajak Anak Putri Rusun Marunda Belajar Sepak Bola
Lain Lain 14 Maret 2026, 11:49
-
Arsenal vs Everton: Peluang Emas The Gunners Perlebar Jarak di Puncak!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 11:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 14 Maret 2026, 11:05
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Maret 2026, 11:05
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Sprint Race Seri China di Shanghai Park
Otomotif 14 Maret 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54









