Ashley Cole Dan 10 Hal Gila Dalam Sejarah Sepak Bola

Editor Bolanet | 3 Maret 2011 07:19
Ashley Cole Dan 10 Hal Gila Dalam Sejarah Sepak Bola
Ashley Cole

Bola.net - Oleh: Amon Sulthan Kumbara Pemain bertahan Inggris yang satu ini tak pernah berhenti untuk membuat berita yang menggemparkan. Belum lepas dari skandal seksnya yang membuat dia harus bercerai dengan wanita terseksi dunia versi sebuah majalah pria, Cheryl, Ashley Cole kembali membuat namanya disorot media karena tindakan penembakan yang dilakukannya terhadap Tom Cowan, seorang pelajar di Universitas Loughborough. Tindakan Ashley Cole bukanlah satu-satunya hal gila yang pernah dilakukan seorang pemain bola selama ini. Berikut adalah 10 pemain bola profesional yang pernah melakukan tindakan yang di luar dugaan. 10. Paul Gascoigne dan Pembunuh Sadis Siapa yang tak kenal Paul Gascoigne? Dia merupakan salah satu pemain tengah terbaik yang pernah dimiliki timnas Inggris. Jadi, tidak bisa dipungkiri jika pria berjuluk Gazza ini merupakan legenda hidup bagi rakyat Inggris. Sayangnya, Gascoigne juga terkenal karena dua hal yaitu memiliki dunia lain dalam dirinya dan sedikit gila. Baru-baru ini, Gazza muncul di media massa Inggris terkait dengan pembunuh psikopat, Raoul Moat. Moat ditangkap karena terbukti menembak mati mantan pacarnya dan kekasih mantannya tersebut serta seorang polisi. Ketika Moat sedang diinterogasi oleh polisi, Gazza dengan santainya datang dengan beberapa ayam goreng dan sekaleng bir di tangannya untuk menenangkan keadaan. Saat interview di sebuah radio lokal, Gascoigne mengaku dalam keadaan mabuk pada saat itu. Polisi segera menghentikan Gascoigne dan memasukkannya ke pusat rehabilitasi terkait dengan masalah mabuknya itu. Lebih anehnya lagi, setalah kejadian itu, Gazza mengaku bahwa dia tidak mengenal Moat sama sekali dan kembali meneruskan kebiasaan minumnya. Mantan pemain tengah Inggris ini terakhir kali terlihat saat berjalan menuju rumah Ashley Cole sambil membawa ayam goreng. 9. Semangat Petarung Lee Bowyer dan Kieron Dyer Graeme Souness merupakan salah satu mantan petarung hebat di lapangan tengah dan tak heran jika dia memerintahkan anak asuhnya untuk menunjukkan semangat bertarungnya ketika dia melatih Newcastle United. Lee Bowyer dan Kieron Dyer tampaknya terlalu jauh menerima instruksi sang pelatih ketika Aston Villa bertandang ke Newcastle United di tahun 2005. Pertandingan sempat terhenti karena insiden saling pukul antara Bowyer dan Dyer. Insiden tersebut memunculkan pertanyaan yang menarik, "Akankah kamu membalas pukulan yang diberikan teman setimmu?" tampaknya jawabannya adalah "Iya" melihat keduanya mendapat kartu merah pada pertandingan tersebut. 8. Berkovic Dihajar Hart Striker jangkung John Hartson dan pemain tengah Eyal Berkovic adalah dua pemain kunci West Ham United pada tahun 1999. Sayang bagi pendukung The Hammers, keduanya tidak pernah bermain bersama lagi bermain bersama setelah terjadinya suatu insiden. Insiden itu bermula ketika Berkovic terjatuh dalam latihan ringan. Hartson yang bermaksud baik mencoba untuk membantu teman setimnya itu berdiri, namun tanpa diduga Berkovic menampik tangan yang diulurkan Hartson. Penyerang Wales itu langsung naik pitam dan meresponnya dengan memberikan tendangan tepat di wajah Berkovic. Pemain tengah Israel tersebut segera meninggalkan klub setelah terjadinya insiden tersebut dan berakhir di Glasgow Celtic. Delapan tahun berselang setelah kejadian itu Berkovic harus ditahan pihak keamanan karena tindakan penyerangan yang dilakukannya kepada pelatih anaknya yang berusia 9 tahun. Alasannya sepele, Berkovic marah karena sang pelatih mengganti anaknya saat pertandingan. Banyak saksi mengatakan bagaimana Berkovic menyerang sang pelatih sambil berteriak, "Aku akan mengacaukanmu! Aku akan mendapatimu habis! Kau akan berurusan denganku sepanjang karirmu!" 7. El Diego Tiba-Tiba Gila di Lapangan Diego Maradona merupakan pemain sepak bola yang gila. Saking gilanya sampai sulit untuk melepaskan gelar itu darinya. Maradona menjadi pemain muda Argentina paling bersinar ketika kemunculan pertamanya dan dia juga mempunyai hubungan dekat dengan pemimpin hooligan di Argentina. Bakatnya yang luar biasa membawanya pindah ke Eropa dan bermain untuk Liga Spanyol dan juga Liga Italia, dan dia bermain dengan sangat brilian sehingga membuat namanya semakin terkenal di dunia sepakbola internasional. Maradona semakin terkenal dengan gol legendaris yang dicetaknya dengan menggunakan tangan, sebuah gol yang terkenal hingga saat ini dengan sebutan "Gol Tangan Tuhan". Kegilaan Maradona terjadi kala mencetak gol pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Ia merayakan gol itu dengan berteriak di depan kamera dengan mata yang membelalak seperti orang kerasukan. Perayaan itu menimbulkan kecurigaan bahwa Maradona menggunakan obat-obatan terlarang selama pertandingan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terbukti benar Maradona memang menggunakannya, dan ia harus rela dipulangkan lebih awal. Maradona juga tidak segan-segan menyuarakan pandangan politiknya. Selain menjadi seorang pendukung setia Che Guevara, Maradona sangat membenci Amerika Serikat. "Saya benci dengan segala sesuatu yang berasal dari Amerika Serikat," kata Maradona di televisi nasional di Argentina. Hmm.. tampaknya Maradona masih menyimpan memori buruknya di Piala Dunia 1994.

Cuplikan saat Maradona berteriak ke arah kamera usai mencetak gol
6. Rokok Joey Barton Nama Joey Barton tentu tidak asing lagi bagi publik di Inggris, ia adalah pemain yang sering terkait berbagai masalah. Secara terbuka ia mengkritik pemain-pemain Liga Primer Inggris karena telah melupakannya sebagai bagian dari mereka. Barton juga terlibat dalam suatu perkelahian dan terekam oleh kamera CCTV. Tetapi, hal tergila yang dilakukan Barton terjadi di tahun 2004 pada pesta Natal yang diadakan Manchester City. Barton menyudut rokoknya pada mata seorang pemain muda akademi, Jamie Tandy. Beruntung setelah kejadian itu Barton masih tetap diperbolehkan untuk tetap bermain dalam Liga Inggris. Namun ia harus menyelesaikan beberapa pekerjaan sosial sebagai buntut dari tindakan gilanya. Tandy mengalami patah kaki ketika dia dipinjamkan pada klub Denmark dan sempat berniat bunuh diri karena utangnya yang menumpuk. 7. Balas Dendam Ala Roy Keane Pada tahun 1997, Roy Keane dilanggar keras oleh pemain tengah Leeds United , Alf-Inge Haaland dan membuat ligamen lututnya rusak. Haaland menghampiri dan berteriak pada Keane untuk berdiri dan berhenti berpura-pura cidera. Haaland tak tahu apa yang akan terjadi 4 tahun kemudian gara-gara ucapannya itu. Di tahun 2001, ketika Halland bermain untuk Manchester City, Keane melibas lutut kaki Halland dengan tekel yang brutal. Ketika Halland merintih kesakitan, Keane membungkuk di atasnya dan berteriak dengan omelan kasar. Roy Keane kemudian mengungkapkan dalam otobiografinya, "Aku sudah menunggu cukup lama untuk memukulnya keras. Jangan berdiri di atas saya lalu mencibirku dengan cedera palsu. Bahkan di ruang ganti setelah itu, saya tidak merasa menyesal sama sekali. Apa yang ditabur akan dituainya, ia telah mendapatkan bayarannya." Tekel brutal Keane mengakhiri karir Haaland sebagai pemain dan Keane sedikit lebih beruntung dengan larangan bermain yang cukup panjang. 4. Permintaan Lagu Steven Gerrard Pernahkah Anda pergi keluar bersama teman-teman untuk bersantai sambil mendengarkan lagu-lagu favoritmu? Apa yang terjadi saat Anda meminta lagu tersebut diputar namun ditolak? Tiap orang pasti punya reaksi yang berbeda-beda. Termasuk Steven Gerrard, ia tidak akan mau mendengar kata tidak pada permintaan lagunya. Kapten Liverpool dan beberapa temannya membuat DJ Marcus McGee mengalami luka serius ketika sang DJ menolak untuk memutar lagu yang diminta suami Alex Curran ini. Steven Gerrard harus dihadapkan pada pengadilan terkait tindakannya ini dan dia terancam 5 tahun penjara.
Adegan penyerangan yang dilakukan Gerrard yang terekam CCTV
3. Wayne Rooney dan "Auld Slapper" Kehidupan para pemain bola di Liga Inggris tak pernah lepas dari mobil mewah dan wanita cantik. Tak ketinggalan juga alkohol dan obat-obatan. Ketika Wayne Rooney pertama tersangkut pada gaya hidup yang seperti itu, dia tampaknya mengabaikan bagian wanita cantik nya. Wanita yang Rooney pilih untuk menemaninya adalah wanita tuna susila yang berusia cukup lanjut yang oleh teman kerjanya diberi julukan "Auld Slapper." Rooney adalah pemain muda yang sedang bersinar dan telah bertunangan dengan si cantik Collen McLoughin. Dengan dunia di bawah kakinya dan uang di sakunya, kenyataan bahwa dia membayar seorang nenek-nenek untuk menemaninya sangatlah mengejutkan semua orang. Sayangnya, tidak banyak yang berubah dari Rooney semenjak skandalnya terbongkar. Baru-baru ini, Rooney kembali tertangkap sedang bersama pelacur lain. 2. The Head Butt Zinedine Zidane adalah salah satu pemain sepakbola yang paling brilian dan elegan yang pernah ada. Sayangnya, bagi banyak orang dia akan dikenang bukan karena permainannya tapi karena momen kegilaannya di penghujung karirnya sebagai pemain bola. Selama Piala Dunia 2006, Zidane sedang menikmati kebangkitan karirnya, dan ingin mengakhiri karirnya dengan indah. Zidane menjadi kunci kemenangan atas Brazil di semi final dan berhasil menjadi Man of the Match. Ketika di final, Prancis bertemu dengan Italia. Dengan waktu yang tersisa hanya tinggal 10 menit, Zizou kehilangan emosinya dan menanduk dada Marco Materazzi. Zidane diganjar kartu merah dan Italia menang lewat adu penalti. Zidane mengaku bahwa dirinya diprovokasi, namun yang masih menjadi misteri hingga kini adalah apa yang Materazzi katakan pada Zidane saat itu. Zidane juga belum mau memaafkan Materazzi hingga kini. 1. Kungfu Cantona Di kehidupan sehari-hari, Anda tidak mungkin dapat dengan leluasa menghina pria dewasa tanpa ada konsekuensinya. Berbeda dengan dunia olahraga profesional, Anda bisa berkata apapun yang Anda mau, di depan layar TV ataupun di lapangan, karena para atlit dibayar untuk menerima semua itu. Tapi hal itu tidak berlaku pada Eric "The King" Cantona. Saat berjalan keluar setelah terkena kartu merah, Cantona mendengar cemoohan dari para penonton. Cantona yang tersulut emosinya langsung melompat ke kerumunan penonton dan melepaskan tendangan kungfu ke salah satu penonton. Cantona sempat memberikan beberapa pukulan sebelum akhirnya diseret oleh pihak keamanan. Seperti insiden tandukan Zidane, tidak diketahui secara pasti apa yang dikatakan oleh penonton itu. (thebr/bola)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE